Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Bupati Kanis Tinjau Laboratorium Kesehatan Hewan Lembata, Pastikan Siap Beroperasi

"Laboratorium ini sangat penting untuk memantau kesehatan ternak, memastikan keamanan daging yang beredar, serta mengawasi lalu lintas hewan dari dan ke Lembata," tegas Bupati Kanisius Tuaq.

Indonesiasurya
Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:50:30 WIB
Foto

LEWOLEBA, INDONESIASURYA.COM — Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, meninjau langsung kesiapan operasional Laboratorium Kesehatan Hewan yang berlokasi di kawasan Waikomo, Kelurahan Lewoleba Barat, Sabtu (10/10/2026). Kunjungan dilakukan tak lama setelah peresmian Mesin Pengolahan Jagung di Pasar Lamahora pada hari yang sama.

Akhirnya Tak Perlu Kirim Sampel ke Luar Daerah

Keberadaan laboratorium ini menjadi terobosan penting bagi Lembata. Selama ini, setiap ada indikasi penyakit hewan, sampel harus dikirim ke luar daerah — memakan waktu lama dan biaya besar. Kini pemeriksaan dapat dilakukan langsung di Lewoleba, sehingga deteksi dini dan penanganan wabah jauh lebih cepat dan tepat sasaran.

Saat meninjau, Bupati memeriksa kelayakan ruang, kelengkapan peralatan, serta berdialog dengan tenaga medis hewan dan penyuluh peternakan. Secara umum, fasilitas dan sebagian peralatan sudah siap beroperasi, meski masih ada beberapa kebutuhan yang akan dipenuhi bertahap.

Potensi Layani Daerah Lain dan Tambah PAD

"Laboratorium ini sangat penting untuk memantau kesehatan ternak, memastikan keamanan daging yang beredar, serta mengawasi lalu lintas hewan dari dan ke Lembata," tegas Bupati Kanisius Tuaq.

Lebih dari itu, Bupati mengungkapkan bahwa Kabupaten Flores Timur dan Maumere sudah menyatakan minat mengirimkan sampel ke laboratorium Waikomo. Jika terwujud, ini bukan sekadar pelayanan lintas daerah, tetapi juga potensi nyata penambahan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Pembenahan Bertahap dan Dinas Peternakan Baru 2027

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesejahteraan Hewan, Noibertus Bela, bersama Dokter Hewan Rismawati Yunus, menyambut baik perhatian pemerintah daerah. Beberapa hal yang akan segera disempurnakan antara lain:

- Peningkatan kenyamanan dan standar ruang pemeriksaan

- Kelengkapan alat Rapid Test Kit rabies dan uji kesehatan daging

- Penggantian alat uji penyakit HSV yang belum memenuhi standar — unit baru sudah dikirim

- Penambahan tenaga teknis lapangan

Langkah strategis lainnya, mulai Januari 2027 sektor peternakan akan berdiri sendiri sebagai Dinas Peternakan, terpisah dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan. Peraturan Daerah terkait telah disahkan bersama DPRD Lembata. Diharapkan pemisahan ini membuat perencanaan, anggaran, dan layanan semakin fokus dan responsif dalam mendukung program unggulan Nelayan Tani Ternak (NTT).

Laboratorium Waikomo kini siap menjadi garda terdepan kesehatan hewan Lembata — melindungi ternak masyarakat sekaligus membuka peluang baru kemandirian ekonomi daerah.


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Terkini

HUT ke-27 Lembata, Bupati Kanis Tegaskan Pembangunan Harus Berdampak Nyata

Peringatan tahun ini mengusung tema 'Dengan Semangat Taan Tou, Melangkah Bersama Mewujudkan Pemerintahan yang Efektif, S

| Selasa, 13 Oktober 2026
Dari Laporan Masyarakat hingga Penindakan, Satresmob Bareskrim Ungkap Kasus Curanmor

Tim Satresmob Bareskrim Polri yang dipimpin oleh Kanit 1 Satresmob Bareskrim Polri, Kombes Pol Harry Azhar, S.H., S.I.K.

| Selasa, 13 Oktober 2026
PT. Annisa Ahmada Buka Suara! Bantah Telantarkan Jemaah Umroh, Ungkap Masalah Vendor Tiket

Dalam surat klarifikasi bernomor 042/AAT/EXT/X/2026, PT Annisa Ahmada Travelindo menjelaskan kronologi permasalahan yang

| Selasa, 13 Oktober 2026
"Otonomi Harus Dirasakan Sampai ke Desa" — Lukman Laba Soroti Perayaan yang Terasa Jauh dari Masyarakat

Lukman menutup dengan harapan agar otonomi benar-benar hidup di hati setiap masyarakat, dari kota hingga ke desa-desa pa

| Senin, 12 Oktober 2026
HUT ke-27 Otonomi Lembata: Ketua DPRD Syafrudin Sira ; "Otonomi hanya judul namun, isinya nyaris tak ada"

Kita belum menjiwai secara penuh otonomi ini. Semangat Taan Tou — satu rasa — belum kita lakukan secara maksimal." U

| Senin, 12 Oktober 2026
Fransiskus Gewura akui, 27 Tahun Otonomi Lembata ada Kemajuan, tinggal Fokus ke Ekonomi Masyarakat

Poin tak kalah penting yang disampaikan Frans Gewura adalah menjaga keamanan dan ketertiban agar Lembata menjadi daerah

| Senin, 12 Oktober 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 5