Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Bupati Kanis Tuaq Sebut Pemerintah Tetapkan 3 Pilar Pembangunan Pendidikan Lembata Dalam Pidato Hardiknas

Bupati menyoroti peran guru di era saat ini semakin kompleks. Guru tidak lagi hanya sebagai penyampai ilmu, tetapi juga sebagai fasilitator, inovator, dan inspirator bagi peserta didik.

Indonesiasurya
Minggu, 03 Mei 2026 | 21:19:57 WIB
Bupati Lembata Petrus Kanisius Tuaq

Lembata - Pemerintah kabupaten Lembata terus berupaya mendorong transformasi pendidikan guna meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan Lembata ke arah lebih baik di masa depan 

Pada puncak perayaan hari Pendidikan nasional (Hardiknas) ke-66 di desa Roho kecamatan Buyasuri kabupaten Lembata provinsi NTT, Bupati Petrus Kanisius Tuaq, menegaskan pentingnya transformasi pendidikan berbasis inovasi, digitalisasi, dan penguatan karakter.

Hal ini tegas di sampaikan Bupati saat berpidato, pada 2 Mei 2026.

Dalam pidatonya, Bupati menyoroti peran guru di era saat ini semakin kompleks. Guru tidak lagi hanya sebagai penyampai ilmu, tetapi juga sebagai fasilitator, inovator, dan inspirator bagi peserta didik. 

Karena itu, pemerintah terus mendorong peningkatan kompetensi guru melalui berbagai program, termasuk workshop Calistung bagi guru kelas awal serta pengenalan teknologi seperti coding dan kecerdasan artifisial (AI).

“Adaptasi terhadap perkembangan teknologi, termasuk digitalisasi pembelajaran, menjadi tuntutan yang harus kita hadapi bersama,” ujar Bupati.

Ia juga mengungkapkan, pemerintah daerah akan segera melantik 179 guru sebagai kepala sekolah sesuai amanat regulasi terbaru.

Pelantikan tersebut terdiri dari jalur reguler, non-reguler, serta mutasi dan rotasi, yang diharapkan membawa energi baru bagi kemajuan sekolah-sekolah di Lembata.

Dalam pidatonya, Bupati memaparkan capaian sektor pendidikan yang menunjukkan tren positif.

Angka kekerasan fisik di sekolah mengalami penurunan dari 62,49 persen pada 2024 menjadi 61,43 persen pada 2025. 

Upaya pencegahan terhadap narkoba, rokok, dan minuman keras juga mengalami peningkatan signifikan.

Selain itu, kemampuan literasi siswa meningkat dari 63,09 persen menjadi 69,38 persen. Meski demikian, ia mengakui adanya penurunan pada kemampuan numerasi yang menjadi perhatian serius pemerintah ke depan.

Untuk menjawab tantangan tersebut, pemerintah menetapkan tiga pilar utama pembangunan pendidikan tahun 2026. 

Pertama, penguatan jenjang PAUD, SD, dan SMP, termasuk dorongan wajib belajar satu tahun prasekolah melalui PAUD Holistik Integratif.

Kedua, penguatan infrastruktur dan digitalisasi pendidikan, dengan program rehabilitasi sekolah dan penyediaan papan interaktif serta perangkat teknologi.

Di jenjang SMP, pada 2025 telah dilakukan rehabilitasi delapan sekolah dan meningkat menjadi 17 sekolah pada 2026, disertai dukungan 52 unit papan interaktif. 

Sementara itu, distribusi perlengkapan pendidikan juga menyasar sekitar 300 sekolah di daerah terpencil.

Ketiga, kolaborasi lintas sektor. Pemerintah daerah menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, seperti Dinas Kesehatan melalui Posyandu Sekolah, Dinas P2PA untuk pencegahan kekerasan anak, PLAN Indonesia dalam pendidikan karakter, serta Kementerian Agama untuk penguatan peran guru agama.

Bupati juga menegaskan bahwa tema Hardiknas tahun ini, “Lembata Berinovasi, Cerdas Digital, Berakar Budaya”, menjadi arah kebijakan pendidikan daerah.

Tema tersebut mengandung semangat untuk mendorong generasi muda agar terus berinovasi tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya lokal.

“Pendidikan adalah tanggung jawab bersama. Kita ingin anak-anak Lembata tidak tertinggal, tetapi mampu bersaing dengan tetap berakar pada budaya,” tegasnya.

Peringatan Hardiknas ke-66 ini menjadi momentum refleksi sekaligus komitmen bersama untuk memperkuat kualitas pendidikan di Lembata menuju masa depan yang lebih maju dan berdaya saing.


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Terkini

HUT ke-27 Lembata, Bupati Kanis Tegaskan Pembangunan Harus Berdampak Nyata

Peringatan tahun ini mengusung tema 'Dengan Semangat Taan Tou, Melangkah Bersama Mewujudkan Pemerintahan yang Efektif, S

| Selasa, 13 Oktober 2026
Bupati Kanis Tinjau Laboratorium Kesehatan Hewan Lembata, Pastikan Siap Beroperasi

"Laboratorium ini sangat penting untuk memantau kesehatan ternak, memastikan keamanan daging yang beredar, serta mengawa

| Rabu, 14 Oktober 2026
Dari Laporan Masyarakat hingga Penindakan, Satresmob Bareskrim Ungkap Kasus Curanmor

Tim Satresmob Bareskrim Polri yang dipimpin oleh Kanit 1 Satresmob Bareskrim Polri, Kombes Pol Harry Azhar, S.H., S.I.K.

| Selasa, 13 Oktober 2026
PT. Annisa Ahmada Buka Suara! Bantah Telantarkan Jemaah Umroh, Ungkap Masalah Vendor Tiket

Dalam surat klarifikasi bernomor 042/AAT/EXT/X/2026, PT Annisa Ahmada Travelindo menjelaskan kronologi permasalahan yang

| Selasa, 13 Oktober 2026
"Otonomi Harus Dirasakan Sampai ke Desa" — Lukman Laba Soroti Perayaan yang Terasa Jauh dari Masyarakat

Lukman menutup dengan harapan agar otonomi benar-benar hidup di hati setiap masyarakat, dari kota hingga ke desa-desa pa

| Senin, 12 Oktober 2026
HUT ke-27 Otonomi Lembata: Ketua DPRD Syafrudin Sira ; "Otonomi hanya judul namun, isinya nyaris tak ada"

Kita belum menjiwai secara penuh otonomi ini. Semangat Taan Tou — satu rasa — belum kita lakukan secara maksimal." U

| Senin, 12 Oktober 2026
Fransiskus Gewura akui, 27 Tahun Otonomi Lembata ada Kemajuan, tinggal Fokus ke Ekonomi Masyarakat

Poin tak kalah penting yang disampaikan Frans Gewura adalah menjaga keamanan dan ketertiban agar Lembata menjadi daerah

| Senin, 12 Oktober 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 6