Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Menjadi Garam dan Terang Menjelang Natal: Rekoleksi Rohani Siswa Katolik SMAN 1 Nagawutung

Mengangkat tema “Menjadi Garam dan Terang Dunia” (bdk. Mat. 5:13–16), rekoleksi ini mengajak para siswa untuk merenungkan kembali jati diri mereka sebagai pribadi beriman yang dipanggil untuk memberi makna, rasa, dan terang bagi lingkungan sekitar

Indonesiasurya
Sabtu, 20 Desember 2025 | 16:42:39 WIB
Foto

Nagawutung, Indonesiasurya.com – Menjelang perayaan Natal dan penutupan Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2025/2026, SMAN 1 Nagawutung Lembata NTT, memberikan ruang khusus bagi penguatan iman dan karakter peserta didik melalui kegiatan rekoleksi rohani bagi siswa beragama Katolik.

Kegiatan ini berlangsung khidmat di Aula Sekolah pada Sabtu, 20 Desember 2025, sebelum agenda pembagian rapor bersama orang tua dan wali siswa digelar.


Rekoleksi tersebut dipandu langsung oleh Fr. Yohanes Don Bosco Belawa Teluma, Frater TOP yang saat ini melayani di Paroki Kristus Raja Wangatoa.

Kehadirannya membawa suasana yang hangat, reflektif, sekaligus dekat dengan realitas kehidupan remaja masa kini. Para siswa tampak mengikuti setiap sesi dengan serius, namun tetap penuh kegembiraan dan antusiasme.

Mengangkat tema “Menjadi Garam dan Terang Dunia” (bdk. Mat. 5:13–16), rekoleksi ini mengajak para siswa untuk merenungkan kembali jati diri mereka sebagai pribadi beriman yang dipanggil untuk memberi makna, rasa, dan terang bagi lingkungan sekitar—baik di keluarga, sekolah, maupun masyarakat.
Dalam suasana hening dan reflektif, para siswa diajak untuk “berani merindu pada sunyi”, sebuah ajakan untuk menata batin dan mendengarkan suara Tuhan di tengah hiruk-pikuk dunia modern.
Dalam pendalaman materi, Frater Yohanes menegaskan bahwa menjadi garam berarti berani menjaga nilai, memurnikan relasi, serta menghadirkan kebijaksanaan di tengah persoalan hidup, sementara menjadi terang berarti menolak kegelapan dalam berbagai bentuknya, seperti kebohongan, kekerasan, perundungan, kemalasan, dan penyalahgunaan media sosial.
Terang iman, menurutnya, harus tampak nyata dalam tindakan sederhana: sikap jujur, kepedulian terhadap sesama, keberanian meminta dan memberi maaf, serta komitmen untuk hidup beretika dan bermoral.

Koordinator Kerohanian SMAN 1 Nagawutung, Hironimus Hali, S.Ag., dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan rekoleksi ini merupakan bagian integral dari proses pendidikan di sekolah. “

Aspek rohani siswa harus mendapat porsi yang seimbang dengan aspek akademik. Rekoleksi ini dimaksudkan agar siswa tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara spiritual dan moral,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa momentum menjelang Natal menjadi waktu yang tepat bagi siswa untuk melakukan refleksi diri, mengevaluasi perjalanan hidup selama satu semester, serta menyiapkan hati untuk menyambut kelahiran Kristus dengan semangat pembaruan.
Harapannya, nilai-nilai yang diperoleh dalam rekoleksi tidak berhenti pada tataran pemahaman, tetapi diwujudkan dalam sikap dan perilaku nyata sehari-hari.

Kegiatan rekoleksi ini menjadi bukti nyata komitmen SMAN 1 Nagawutung dalam membangun pendidikan yang utuh dan berkarakter. Di tengah tantangan globalisasi dan derasnya arus media sosial, para siswa diajak untuk tetap berpijak pada iman, menjaga integritas diri, serta berani menjadi pelaku iman dan moral di tengah dunia yang terus berubah.

Menjelang Natal, para siswa pun diajak untuk kembali kepada sumber terang sejati, Yesus Kristus, dan menjadikan hidup mereka sebagai sarana kehadiran kasih Allah bagi sesama. Dengan demikian, Natal tidak hanya dirayakan sebagai peristiwa liturgis, tetapi juga sebagai panggilan untuk hidup yang lebih bermakna—menjadi garam yang memberi rasa dan terang yang membawa harapan. (Hans/Humas SMANSA Naga)


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Terkini

Enam Unit Motor Terbakar di Depan SPBU Balauring Lembata, Polisi Masih Dalami Pelaku dan Motifnya

Sebagian besar motor tersebut sengaja ditinggal pemiliknya di sekitar SPBU karena digunakan untuk antri bahan bakar miny

| Selasa, 20 Oktober 2026
Warga Alap Atadei Lembata Hilang di Laut, Pencarian Masih Berlangsung

Warga melakukan pencarian dan menemukan sampan milik korban dalam keadaan kosong. Peralatan memancing masih ada di dalam

| Selasa, 20 Oktober 2026
Keuskupan Agung Ende Gugat Penetapan Flores Sebagai Pulau Panas Bumi

Ketua Komisi Keadilan, Perdamaian dan Integritas Keuskupan Agung Ende, Tigor Naingolang, menjelaskan ketiga kebijakan in

| Senin, 19 Oktober 2026
PERPAMSI NTT Dorong Advokasi dan Kemitraan untuk Memperkuat BUMD Air Minum

Dalam pemaparannya bertajuk “Advokasi dan Kemitraan untuk Memperkuat BUMD Air Minum di NTT”, Olahara menyampaikan ra

| Sabtu, 17 Oktober 2026
Bharatu Valdo Dimakamkan di San Dominggo: Keluarga Yakini Ini Pembunuhan Berencana

Pengacara keluarga, Petrus Bala Pattyona, mengatakan saat ini timnya masih mengumpulkan informasi dan bukti terkait kasu

| Minggu, 18 Oktober 2026
Palkostrad Bangun 24 Sumur Bor di Larantuka, Kodim 1624 Flotim Fasilitasi Penempatan

"Banyak warga dan sekolah yang menyampaikan permohonan karena mereka telah merasakan langsung kehadiran dan manfaat kebe

| Minggu, 18 Oktober 2026
KARHUTLA ADALAH BUKTI KEGAGALAN PEMERINTAH AN PRABOWO GIBRAN.

_Egidius Ronikung ketua lembaga hukum dan HAM PP PMKRI periode 2026-2028._

| Jumat, 16 Oktober 2026
ALFAMART BEROPERASI DI LEMBATA

Peduli Pengentasan Stunting, Buka Perdana di Lembata Alfamart Bagi-bagi Telur & Paket Sembako Gratis

| Jumat, 16 Oktober 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 13