Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Pemkab Lembata-PT Prime Timor Teken MoU Pengembangan Sektor Perikanan dan Peternakan, Tekankan Standar Ekspor dan Produk Babi Lokal Organik

Tim investor PT. Prime Timor juga turut hadir bersama jaringan diaspora yang turut serta mendukung pengembangan sektor ini.

Indonesiasurya
Jumat, 30 Januari 2026 | 08:08:33 WIB
Foto

LEWOLEBA - Pemerintah Kabupaten Lembata menggelar pertemuan strategis dengan investor dan tim PT. Prime Timor, bersama diaspora Nusa Tenggara Timur (NTT), di Rumah Jabatan Bupati Lembata, pada Rabu malam (28/1/2026). 

Pertemuan ini membahas rencana kerja sama pengembangan sektor perikanan dan peternakan, khususnya ternak babi, yang diharapkan dapat memperkuat pasar lokal, antardaerah, hingga membuka peluang ekspor.

Acara ini dihadiri oleh Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, Ketua dan Anggota DPRD Kabupaten Lembata, Sekretaris Daerah Paskalis Ola Tapobali, serta pimpinan perangkat daerah terkait.

Tim investor PT. Prime Timor juga turut hadir bersama jaringan diaspora yang turut serta mendukung pengembangan sektor ini.

Dalam pernyataannya, perwakilan investor PT. Prime Timor, Ny. Yuli, menyampaikan bahwa kehadiran mereka tidak hanya didukung oleh PT. Prime Timor, tetapi juga oleh mitra usaha dan jaringan diaspora yang memiliki akses ke pasar-pasar besar di Indonesia, seperti Jakarta, Bali, dan Surabaya. 

Investor mengapresiasi sambutan hangat dari Pemerintah Kabupaten Lembata dan menunjukkan minat besar terhadap potensi perikanan dan peternakan di daerah tersebut.

Tim investor yang telah melakukan kunjungan lapangan menilai Lembata memiliki potensi besar di sektor perikanan, dengan produk-produk unggulan seperti ikan, kepiting, dan rumput laut yang siap untuk diekspor.

Tak cuma itu, di sektor peternakan babi, investor juga mencatat potensi yang tinggi setelah melakukan peninjauan langsung ke kawasan Bukit Hog dan berdialog dengan para peternak setempat. 

Mereka juga mengunjungi fasilitas Rumah Potong Hewan (RPH) dan menilai bahwa meskipun rantai produksi sudah ada, beberapa perbaikan masih diperlukan untuk memenuhi standar ekspor, terutama dalam aspek perizinan, sertifikasi, dan ketertelusuran ternak.

Investor juga menegaskan komitmennya untuk mendukung penguatan pasar lokal dan antardaerah sebelum ekspor dimulai.

Salah satu inisiatif penting yang digariskan adalah percepatan operasional kawasan karantina di Bukit Hog dan penyerapan hasil ternak masyarakat. 

Melalui jaringan diaspora, investor juga membuka peluang akses pasar ke kota-kota besar di Indonesia, termasuk Jakarta, Bali, dan Surabaya. Mereka juga merencanakan branding produk 'Babi Lokal Organik Lembata' untuk menambah daya saing di pasar.

Selain itu, investor menekankan pentingnya penguatan sumber daya manusia (SDM) lokal dan UMKM melalui pelatihan vokasi, pendampingan usaha, serta pengolahan hasil yang dapat meningkatkan nilai tambah dan menyerap tenaga kerja lokal.

Dalam sesi diskusi, beberapa masukan penting disampaikan oleh anggota DPRD, akademisi, dan perangkat daerah terkait, antara lain mengenai penguatan pengawasan sektor perikanan, ketersediaan pakan ternak, dan peningkatan kualitas SDM untuk mendukung program-program ini.

Ketua DPRD Lembata, Syafrudin Sira, menyatakan dukungannya terhadap program yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa sektor perikanan dan peternakan merupakan potensi unggulan daerah yang harus dikelola secara terintegrasi. 

Pemda Lembata siap mendukung melalui penguatan regulasi, sertifikasi peternak, peningkatan fasilitas RPH, dan penerapan standar operasional yang sesuai dengan ketentuan ekspor.

Sebagai langkah konkret, di akhir pertemuan, Bupati Lembata P. Kanisius Tuaq menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) kerja sama dengan PT. Prime Timor. 

Acara penandatanganan ini juga disaksikan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Lembata, Paskalis Ola Tapobali, dan Ketua DPRD Lembata, Syafrudin Sira.

MoU ini menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Lembata bersama PT. Prime Timor untuk mengembangkan sektor perikanan dan peternakan secara berkelanjutan, berorientasi ekspor, serta memberi dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Lembata.

Kerja sama ini diharapkan dapat membuka peluang baru dalam peningkatan ekonomi daerah, menciptakan lapangan kerja, dan memperkuat daya saing produk Lembata di pasar internasional. (Prokompimkablembata)


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Terkini

ALFAMART BEROPERASI DI LEMBATA

Peduli Pengentasan Stunting, Buka Perdana di Lembata Alfamart Bagi-bagi Telur & Paket Sembako Gratis

| Jumat, 16 Oktober 2026
GRAND OPENING ALFAMART Bermitra Pasarkan Produk UMKM Lembata

Regional Corporate Communications Manager Alfamart, Firly Firlandi mengatakan, kehadiran sejumlah produk UMKM di jaringa

| Jumat, 16 Oktober 2026
Tiga Desa Raih Predikat Perpustakaan Desa Terbaik di Lomba HUT ke-27 Otonomi Lembata

TBM Papirus menerapkan layanan terbuka. Pengunjung bebas memilih buku yang ingin dibaca atau dipinjam, lalu menghubungi

| Kamis, 15 Oktober 2026
Serah Terima Kepala Kemenag Haji dan Umrah Lembata, Wabup Nasir: Sinergi Kunci Pelayanan Terbaik

Dalam sambutannya, Wabup Nasir menegaskan pergantian ini bukan sekadar serah terima tugas rutin, melainkan momentum memp

| Kamis, 15 Oktober 2026
BLKK Otomotif Ile Lewotolok Nusantara Resmi Beroperasi: Bebas Biaya, Tanpa Batas Usia

Poin paling istimewa, pelatihan ini gratis dan tanpa batasan usia. Siapa pun yang berminat, berapapun usianya, boleh me

| Kamis, 15 Oktober 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 6