Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Dihadapan Wakil Bupati Muhamad Nasir, Formalen Usir Kapal ASDP Dan Ancam Segel Kantor ASDP Lembata

Anggota formalen, secara tegas mengatakan, jika hari ini kapal gagal sandar, sebaiknya kapal tidak usah saja masuk Lewoleba

Indonesiasurya
Jumat, 10 April 2026 | 15:37:03 WIB
Foto

Lembata - Forum parlemen jalan (Formalen) dan Axel, usir kapal ASDP agar tidak lagi sandar di Lembata, bahkan ancam akan segel kantor ASDP Lembata di waijarang kecamatan Nubatukan kabupaten Lembata, saat bersama, Wakil Bupati Lembata dan kepala ASDP unit Lembata di dermaga waijarang (9/4/2026)

Formalen yang hadir dipelabuhan waijarang bersama wakil Bupati Lembata Muhamad Nasir untuk melihat uji coba sandar kapal Roro di dermaga yang rusak akibat ditabrak kapal Inerie 2, terlihat kesal.

Pantauan media ini, Kapal Roro milik ASDP sempat merapat ke wilayah dermaga. Ketika itu kapal Roro milik ASDP tersebut, telah berada kurang lebih 200 meter dari dermaga waijarang namun, kemudian memilih batal Sandar  dengan alasan arus kuat padahal saat itu posisi laut tenang, arus slack water atau slack current (arus lenyap / arus tenang).

Ada dugaan, tidak sandarnya kapal feri Roro milik pemerintah tersebut karena, perang dagang terselubung.

Ditengah gundah gulana ekspedisi karena ketiadaan kapal Antar pulau, Formalen bergerak menyuarakan kegelisahan tersebut namun, diwaktu yang sama, formalen yang menggandeng ekspedisi Lembata (Axel) menganulir kesepakatan yang telah tandatangani bersama bupati, wakil bupati, Kapolres, koordinator Formalen, dan ketua Axel.

Dalam berita acara kesepakatan bersama itu, pada poin satu dan dua oleh pemerintah sudah dilaksanakan dan pada poin ketiga, formalen mementahkan sendiri saat kapal Roro batal Sandar di pelabuhan waijarang (9/4/2026) kurang lebih pukul : 17 : 20.

Anggota formalen, secara tegas mengatakan, jika hari ini kapal gagal sandar, sebaiknya kapal tidak usah saja masuk Lewoleba 

Pernyataan ini memicu reaksi banyak pihak, karena di satu sisi, formalen sedang meminta pemerintah berupaya  agar kapal ASDP bisa sandar di Lembata, bahkan formalen meminta pemerintah untuk membangun plengsengan. Nah kalau kapal dilarang masuk Lembata lantas untuk apa di bangun plengsengan? Bagimana nasib ekspedisi jika kapal di larang masuk?

Bahkan formalen secara terang-terangan mengatakan akan menyegel kantor ASDP, dan meminta Nandar, kepala ASDP Lembata untuk kembali ke Kupang.

"Pa Nandar kalau cari aman pulang ke Kupang dulu. Besok kalau kami ke kantor repot lagi. Ujar Heri tana tawa disambung Pedro Lerek, kami segel kantor repot lagi. biar kami berhubungan dengan pak Nandar punya atasan saja.

Heri di hadapan Wakil Bupati Muhamad Nasir mengatakan, Pokoknya kalau masuk dia selesai. Kita sudah buang, pikiran, uang, tenaga, dan waktu tapi kalau manja begini tidak usah masuk ke Lewoleba saja.

Ia mengatakan, Pokoknya dia masuk dia selesai. Apapun namanya kapal feri jangan masuk Lembata sebelum ini diperbaiki.  Percuma juga masuk bikin orang sengara.

Wakil Bupati Muhamad Nasir yang saat itu berada di lokasi, bersama formalen tidak membatasi pernyataan formalen, entah kenapa.


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Terkini

HUT ke-27 Lembata, Bupati Kanis Tegaskan Pembangunan Harus Berdampak Nyata

Peringatan tahun ini mengusung tema 'Dengan Semangat Taan Tou, Melangkah Bersama Mewujudkan Pemerintahan yang Efektif, S

| Selasa, 13 Oktober 2026
Bupati Kanis Tinjau Laboratorium Kesehatan Hewan Lembata, Pastikan Siap Beroperasi

"Laboratorium ini sangat penting untuk memantau kesehatan ternak, memastikan keamanan daging yang beredar, serta mengawa

| Rabu, 14 Oktober 2026
Dari Laporan Masyarakat hingga Penindakan, Satresmob Bareskrim Ungkap Kasus Curanmor

Tim Satresmob Bareskrim Polri yang dipimpin oleh Kanit 1 Satresmob Bareskrim Polri, Kombes Pol Harry Azhar, S.H., S.I.K.

| Selasa, 13 Oktober 2026
PT. Annisa Ahmada Buka Suara! Bantah Telantarkan Jemaah Umroh, Ungkap Masalah Vendor Tiket

Dalam surat klarifikasi bernomor 042/AAT/EXT/X/2026, PT Annisa Ahmada Travelindo menjelaskan kronologi permasalahan yang

| Selasa, 13 Oktober 2026
"Otonomi Harus Dirasakan Sampai ke Desa" — Lukman Laba Soroti Perayaan yang Terasa Jauh dari Masyarakat

Lukman menutup dengan harapan agar otonomi benar-benar hidup di hati setiap masyarakat, dari kota hingga ke desa-desa pa

| Senin, 12 Oktober 2026
HUT ke-27 Otonomi Lembata: Ketua DPRD Syafrudin Sira ; "Otonomi hanya judul namun, isinya nyaris tak ada"

Kita belum menjiwai secara penuh otonomi ini. Semangat Taan Tou — satu rasa — belum kita lakukan secara maksimal." U

| Senin, 12 Oktober 2026
Fransiskus Gewura akui, 27 Tahun Otonomi Lembata ada Kemajuan, tinggal Fokus ke Ekonomi Masyarakat

Poin tak kalah penting yang disampaikan Frans Gewura adalah menjaga keamanan dan ketertiban agar Lembata menjadi daerah

| Senin, 12 Oktober 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 8