Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Pemkab Lembata Launching Rumah Potong Unggas, Dorong Hilirisasi Peternakan dan Ekonomi Kerakyatan

Kehadiran fasilitas ini diharapkan mampu memperkuat mata rantai produksi unggas, meningkatkan kualitas pengolahan hasil ternak, sekaligus membuka peluang usaha baru bagi peternak dan pelaku ekonomi masyarakat di Kabupaten Lembata.

Indonesiasurya
Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:15:22 WIB
Foto

Lembata — Pemerintah Kabupaten Lembata mulai memperkuat fondasi hilirisasi sektor peternakan melalui pengoperasian Rumah Potong Unggas (RPU) Waikomo, Kelurahan Lewoleba Barat, Kecamatan Nubatukan.

Fasilitas milik pemerintah daerah tersebut resmi dilaunching oleh Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, Sabtu (8/8/2026), sebagai langkah strategis membangun ekosistem peternakan lokal yang lebih baik, higienis, dan bernilai tambah.

Pengelolaan RPU Waikomo selanjutnya dipercayakan kepada Kelompok PSE Banneux sebagai mitra pengelola. Kehadiran fasilitas ini diharapkan mampu memperkuat mata rantai produksi unggas, meningkatkan kualitas pengolahan hasil ternak, sekaligus membuka peluang usaha baru bagi peternak dan pelaku ekonomi masyarakat di Kabupaten Lembata.

Bupati Lembata P. Kanisius Tuaq mengatakan, pemanfaatan RPU merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mengoptimalkan aset daerah sekaligus mendukung program prioritas pembangunan, khususnya sektor peternakan dalam kerangka visi “Lembata yang Maju, Lestari, dan Berdaya Saing” melalui penguatan sektor unggulan Nelayan, Tani, dan Ternak (NTT).

“Pemanfaatan Rumah Potong Unggas ini menjadi langkah nyata Pemerintah Kabupaten Lembata dalam membangun ekosistem peternakan yang lebih produktif dan berdaya saing,” ujar Bupati Kanis.

Menurutnya, perjalanan menghadirkan fasilitas tersebut tidak terlepas dari berbagai tantangan, terutama karakteristik Lembata sebagai daerah kepulauan yang menghadapi keterbatasan dalam penyediaan pakan ternak. Namun, melalui kerja sama pemerintah daerah dan Gereja, berbagai hambatan tersebut dapat dilewati hingga fasilitas RPU dapat dimanfaatkan bersama.

“Banyak hambatan yang kita hadapi, tetapi semuanya bisa dilalui karena ada kerja sama dan kolaborasi. Hari ini kita bisa memanfaatkan dua gedung ini untuk penampungan, pemotongan, hingga pemasaran,” kata Bupati.

Bupati menegaskan, pemerintah daerah terus berupaya membangun kemandirian sektor peternakan, termasuk mendorong pengembangan industri pakan ternak lokal agar keberlanjutan produksi dapat terjamin.

“Kendala utama kita memang pakan ternak. Tetapi pemerintah sedang berupaya membangun sistem pakan ternak di Lembata. Kita harus percaya bahwa dengan semangat bersama, kerja keras, dan memulai dari langkah kecil, sesuatu yang besar dapat diwujudkan,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar ketersediaan bahan baku unggas yang telah berkembang di masyarakat terus dijaga kesinambungannya. Menurutnya, keberhasilan sektor peternakan tidak hanya bergantung pada fasilitas, tetapi juga pada konsistensi produksi dan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan.

Sementara itu, Uskup Larantuka Mgr. Yohanes Hans Monteiro mengapresiasi kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Lembata dan Gereja dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat. Ia mengatakan, Keuskupan Larantuka pada tahun 2026 mengusung tema 'Pemberdayaan Ekonomi sebagai Ekspresi Iman' yang menempatkan penguatan ekonomi umat sebagai bagian dari perwujudan iman dalam kehidupan nyata.

“Gereja dan umat tidak berjalan sendiri, tetapi berkolaborasi dengan pemerintah daerah demi kesejahteraan masyarakat. Gereja tidak membangun ekonomi umat secara eksklusif, tetapi terbuka bagi semua pihak karena kemajuan ekonomi Lembata harus dibangun bersama,” kata Uskup Hans Monteiro.

Menurutnya, pembangunan ekonomi daerah membutuhkan kerja sama lintas sektor. Kemajuan Lembata, kata dia, tidak dapat bergantung pada satu bidang saja, melainkan harus ditopang oleh berbagai sektor yang bergerak secara bersama.

“Hari ini ekonomi umat perlu digerakkan dan diberdayakan demi kemajuan masyarakat Lembata,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Lembata juga menyerahkan satu unit alat pertanian cultivator kepada pihak Gereja yang diterima oleh Pastor Paroki St. Maria Banneux Lewoleba sebagai bagian dari dukungan terhadap program pemberdayaan ekonomi umat.

Kegiatan launching tersebut turut dihadiri Uskup Larantuka Mgr. Yohanes Hans Monteiro, Romo Deken Lembata, Pastor Paroki St. Maria Banneux Lewoleba, sejumlah pimpinan perangkat daerah, Kepala Bank NTT Cabang Lewoleba, Lurah Lewoleba Barat, mitra program Makan Bergizi Gratis (MBG), serta sejumlah pelaku usaha ayam lokal.

Melalui pengoperasian Rumah Potong Unggas ini, Pemerintah Kabupaten Lembata berharap sektor peternakan lokal tidak hanya menjadi pemasok bahan baku, tetapi berkembang menjadi industri produktif yang mampu menciptakan nilai tambah, memperluas lapangan usaha, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (Prokompimkablembata)


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Terkini

Kolaka Melepas AKBP Yudha W. Nugraha: Jabatan Berganti, Kenangan Tetap di Hati

Kalimat sederhana itu seolah mewakili perasaan dalam sebuah perjalanan pengabdian. Selama berada di Kolaka, berbagai pen

| Sabtu, 12 September 2026
Bersama Masyarakat Adat dan Kaum Muda, Plan Indonesia Reaktivasi 969 Hektare Zona Muro di Lembata

Dari total 969,33 hektare wilayah Muro yang berhasil diaktivasi, 190,96 hektare ditetapkan sebagai zona inti dan 775,3

| Jumat, 11 September 2026
11 Kawasan Kumuh Jadi Pekerjaan Rumah, Lembata Susun Peta Jalan Hunian 20 Tahun

RP3KP menjadi dokumen strategis pembangunan sekaligus syarat penting bagi Lembata untuk mengakses Dana Alokasi Khusus Te

| Kamis, 10 September 2026
Ini pesan Bupati Lembata saat tutup Lokakarya desiminasi capaian dan proyek pantai Kerjasama YBS dan Plan

Adaptasi harus menjadi bagian yang tak terpisahkan dari seluruh langkah kita: mulai dari penyusunan rencana pembangunan,

| Rabu, 09 September 2026
Liga Persebata 2026 Resmi Bergulir, Wabup Nasir Tekankan Sportivitas, Disiplin, dan Persatuan

Wakil Bupati Lembata H. Muhamad Nasir, menegaskan bahwa sepak bola mengajarkan nilai penting dalam kehidupan, yakni kerj

| Rabu, 09 September 2026
MAJELIS HAKIM MENYATAKAN BERSALAH! H. Asmar Lambo Dijatuhi Hukuman 3 Tahun Penjara

Selain barang bukti dari penuntut umum, majelis hakim juga mempertimbangkan alat bukti yang diajukan pihak terdakwa, di

| Rabu, 09 September 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 10