Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


BMP Sorsel Kecam Aksi KKB di Papua Sasar Warga Sipil

Kekerasan semacam ini tidak dapat dibenarkan dalam bentuk apa pun karena menimbulkan korban jiwa, trauma, serta ketakutan di tengah masyarakat

Indonesiasurya
Senin, 23 Februari 2026 | 12:47:03 WIB
Foto

Sorong - Pemerintah pusat terus berupaya mendorong pembangunan sumber daya manusia di Papua. Namun program unggulan pemerintah pusat tersebut terhalang adanya kehadiran kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang coba mengganggu upaya pemerintah tersebut.

"Komitmen pemerintah pusat sangat jelas dalam membangun Indonesia secara luas termasuk tanah Papua. Salah satunya diantaranya mendorong percepatan pembangunan dari bidang infrastruktur hingga sumber daya," kata Ketua Barisan Merah Putih (BMP) Sorong Selatan, Nikodemus Konjol kepada wartawan, Senin (23/2/2026).

Ia mengatakan kehadiran KKB dianggap menentang misi pemerintah Indonesia dalam membangun tanah Papua secara menyeluruh.

“Hampir setiap hari korban terus berjatuhan akibat ulah KKB. Patut disayangkan korban yang berjatuhan itu merupakan masyarakat biasa atau warga sipil," tegasnya.

Ia menegaskan masyarakat Papua butuh hidup aman, damai serta pendidikan dan kesehatan yang layak dalam bingkai NKRI.

"Keberadaan KKB menjadi ancaman dan momok menakutkan bagi masyarakat Papua. Bertahun-tahun kelompok ini dianggap melakukan tindakan kriminal mengakibatkan adanya kroban jiwa," bebernya.

“Kami mohon negara hadir dan tegakan hukum melindungi warga Papua secara khusus di daerah-daerah konflik di tanah Papua,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan keprihatinan mendalam dan menolak dengan tegas tindakan kekerasan bersenjata yang menyasar warga sipil, fasilitas umum, serta infrastruktur sosial.

"Kekerasan semacam ini tidak dapat dibenarkan dalam bentuk apa pun karena menimbulkan korban jiwa, trauma, serta ketakutan di tengah masyarakat," terangnya.

Ia juga mendukung langkah penegakan hukum yang tegas dan profesional, serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga persatuan dan mendorong terciptanya perdamaian yang berkelanjutan di Tanah Papua.


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Terkini

HUT ke-27 Lembata, Bupati Kanis Tegaskan Pembangunan Harus Berdampak Nyata

Peringatan tahun ini mengusung tema 'Dengan Semangat Taan Tou, Melangkah Bersama Mewujudkan Pemerintahan yang Efektif, S

| Selasa, 13 Oktober 2026
Bupati Kanis Tinjau Laboratorium Kesehatan Hewan Lembata, Pastikan Siap Beroperasi

"Laboratorium ini sangat penting untuk memantau kesehatan ternak, memastikan keamanan daging yang beredar, serta mengawa

| Rabu, 14 Oktober 2026
Dari Laporan Masyarakat hingga Penindakan, Satresmob Bareskrim Ungkap Kasus Curanmor

Tim Satresmob Bareskrim Polri yang dipimpin oleh Kanit 1 Satresmob Bareskrim Polri, Kombes Pol Harry Azhar, S.H., S.I.K.

| Selasa, 13 Oktober 2026
PT. Annisa Ahmada Buka Suara! Bantah Telantarkan Jemaah Umroh, Ungkap Masalah Vendor Tiket

Dalam surat klarifikasi bernomor 042/AAT/EXT/X/2026, PT Annisa Ahmada Travelindo menjelaskan kronologi permasalahan yang

| Selasa, 13 Oktober 2026
"Otonomi Harus Dirasakan Sampai ke Desa" — Lukman Laba Soroti Perayaan yang Terasa Jauh dari Masyarakat

Lukman menutup dengan harapan agar otonomi benar-benar hidup di hati setiap masyarakat, dari kota hingga ke desa-desa pa

| Senin, 12 Oktober 2026
HUT ke-27 Otonomi Lembata: Ketua DPRD Syafrudin Sira ; "Otonomi hanya judul namun, isinya nyaris tak ada"

Kita belum menjiwai secara penuh otonomi ini. Semangat Taan Tou — satu rasa — belum kita lakukan secara maksimal." U

| Senin, 12 Oktober 2026
Fransiskus Gewura akui, 27 Tahun Otonomi Lembata ada Kemajuan, tinggal Fokus ke Ekonomi Masyarakat

Poin tak kalah penting yang disampaikan Frans Gewura adalah menjaga keamanan dan ketertiban agar Lembata menjadi daerah

| Senin, 12 Oktober 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 9