Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Hadapi PPDB, Dinas Pendidikan Pemprov Sulawesi Selatan Objektif Laksanakan Tugas Dengan Komitmen Dan Berpatok Pada Regulasi.

Kebijakan yang diambil oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bapak H. Iqbal Nadjamuddin, S.E., diharapkan bisa membantu masyarakat khususnya masyarakat tidak mampu agar bisa bersekolah di sekolah negeri.

Indonesiasurya
Rabu, 17 Juli 2024 | 00:12:30 WIB
Foto bersama

MAKASSAR, SULSEL,Indonesia Surya.Com  - Dinas pendidikan provinsi Sulawesi Selatan pastikan tidak Ada Siswa Siluman dalam PPDB 2024, hal ini oleh dinas sejak awal dilakukan pemetaan agar tidak ada siswa menumpuk pada satu lembaga pendidikan tapi terjadi pemerataan pada semua jenjang pendidikan sekolah menengah atas.

Pemetaan dan langkah pemerataan yang dilakukan dinas pendidikan Sulawesi Selatan ini dimaksudkan agar, pada proses penerimaan peserta didik baru, bisa dilaksanakan secara baik. selain itu dinas juga melakukan evaluasi pada ketersediaan ruangan juga kesiapan guru dan tenaga pengajar. Jika kemudian ada keluhan maka dapat disalurkan melalui helpdesk.

Dinas Pendidikan tetap memantau tahapan PPDB 2024 baik jalur Prestasi SMA, dimana pemetaan awal sudah dilakukan terhadap sejumlah sekolah diantaranya SMAN 6, SMAN 7, SMAN 10, SMAN 13, SMAN 15, SMAN 18, SMAN 19, SMAN  20, dan SMAN 22, agar tidak memiliki kelebihan kuota. 

sementara itu ada siswa juga disalurkan melalui jalur pemenuhan, namun terkendala daya tampung. Hal ini jelas karena hingga kini masih terdapat 1.772 calon siswa yang belum tertampung pada lembaga pendidikan.  

Berdasarkan pemetaan terkait kondisi guru dan ketersediaan ruangan belajar, Dinas Pendidikan setelah bersurat ke BBPMP Provinsi Sulawesi Selatan melakukan penambahan rombongan belajar pada seluruh SMAN terkecuali pada SMAN 9 dan 21 yang secara aturan sudah mencapai batas maksimal. Hal ini semua dilakukan tidak luput dari tingginya selisih antara siswa yang tidak lulus dan kuota yang tersedia. 

Penambahan rombongan belajar tidak serta merta dilakukan, akan tetapi dimulai berdasarkan kajian teknis mulai dari pemetaan potensi jumlah casis yang tidak tertampung dalam tahapan prestasi dan pemenuhan kuota, kemudian dilakukan pemetaan kondisi guru dan sarana prasarana sekolah, juga berdasarkan Perda nomor 2 Tahun 2017 tentang wajib belajar menengah dimana Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan wajib menjamin keberlangsungan keberlanjutan pendidikan hingga 9 (Sembilan) tahun. 

Dinas Pendidikan melakukan penyaluran calon siswa yang belum lulus dalam tahapan prestasi dan pemenuhan kuota ke sekolah-sekolah berdasarkan pemetaan terhadap pengaduan. Penambahan ruangan belajar yang merupakan solusi akhir terhadap calon siswa yang belum lulus, Dinas Pendidikan melakukan secara optimal dan berusaha memenuhi seluruh ketentuan yang berlaku.

Jumat 12 Juli 2024 Dinas Pendidikan kembali melakukan rapat dengan seluruh SMAN yang ada di Kota Makassar dimana ditemukan masih ada sekolah yang kuotanya belum terisi disebabkan calon siswa yang bersangkutan melakukan pengunduran diri ataupun tidak mendaftar ulang. Maka dengan kewenangannya Dinas Pendidikan kembali melakukan penyaluran terhadap peserta didik yang belum tertampung pada sekolah-sekolah yang masih memiliki daya tamping.

Kebijakan yang diambil oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bapak H. Iqbal Nadjamuddin, S.E., diharapkan bisa membantu masyarakat khususnya masyarakat tidak mampu agar bisa bersekolah di sekolah negeri.

Walaupun kebijakan ini pasti menuai pro dan kontra, akan tetapi langkah yang dilakukan sepenuhnya agar semua anak Sulawesi Selatan tetap bersekolah minimal menamatkan hingga jenjang SMA/SMK.

Kabid SMA HM Nur Kusuma dengan tegas membantah semua dugaan terkait siswa siluman, langkah-langkah yang dilakukan semua sesuai dengan koridor, daya tampung dan melalui persetujuan pimpinan.**


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Terkini

Front keadilan rakyat Lembata gelar aksi, pemerintah diminta turunkan harga es batu, DPRD jangan diam.

Terkait Alfamart, Pemerintah berada pada posisi yang tidak bisa menolak dan tidak mudah menerima. Pemerintah mengambi

| Senin, 28 September 2026
Kampar B Juara Waijarang Cup, Kalahkan Kwela Watukobu 6-2 di Final

Klub yang dilatih oleh Mitos Latif dengan manajer Yonas Magang — seorang anggota Polri aktif — tampil solid sepanjan

| Senin, 28 September 2026
Kabar baik bagi 255 PPPK Paruh Waktu Lembata: Tetap Bekerja, TPP Dikaji

Meski anggaran terbatas, Bupati mengingatkan seluruh aparatur agar tidak menurunkan kualitas pelayanan. "Bekerjalah deng

| Minggu, 27 September 2026
Bupati Lembata Kaji Peluang Pemberian TPP ke 255 PPPK Paruh Waktu.

Selama saya memimpin bersama Wakil Bupati H. Muhamad Nasir, kami tidak akan memberhentikan PPPK Paruh Waktu, sepanjang

| Sabtu, 26 September 2026
Dinas Kesehatan Lembata gelar berbagai Kegiatan Peringati HKN ke-62 Tahun 2026

Peringatan ulang tahun kesehatan ini menjadi pengingat bagi kita semua, bahwa kesehatan adalah tanggung jawab bersama, b

| Sabtu, 26 September 2026
Dinas Pendidikan Lembata diduga Jebak Bupati terkait Mutasi Kepala Sekolah di Lembata.

Kondisi data yang tidak valid di Dapodik membawa dampak serius bagi nasib guru. Data yang tidak sinkron menyebabkan stat

| Jumat, 25 September 2026
Ground breaking KNMP Lembata Dimulai, Enam Lokasi Disiapkan, Target Rantai Ekonomi Nelayan Terintegrasi

Program tersebut menjadi bagian dari agenda KKP untuk membangun kawasan pesisir yang lebih produktif melalui penguatan s

| Jumat, 25 September 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 11