Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Wisatawan Festival Lamaholot diajak tour ke Komunitas Adat Atadei

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lembata, Jack Wuwur menjelaskan, memasuki hari kedua, fokus kegiatan beralih pada eksplorasi budaya di Desa Wisata Atakore dan Lusilame.

Indonesiasurya
Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:32:04 WIB
Foto

Lembata - Hari kedua Festival Lamaholot 2026, Kamis 2 Juli 2026 para pengunjung dan wisatawan diajak mengikuti post tour ke Komunitas adat Lamaholot Atadei.

Di komunitas Lamaholot Atadei, para pengunjung dan wisatawan berwisata ke Desa wisata Atakore dan Desa wisata Lusilame, kecamatan Atadei kabupaten Lembata.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lembata, Jack Wuwur menjelaskan, memasuki hari kedua, fokus kegiatan beralih pada eksplorasi budaya di Desa Wisata Atakore dan Lusilame.

Pada hari kedua Festival Lamaholot, para pengunjung dan wisatawan melakukan kunjungan ke rumah adat dan dapur alam karun di desa adat Atakore, wisatawan juga diajak mengexplore rumah adat suku dan situs budaya di kampung adat lewogolen desa Lusilame.

Wisatawan juga mengunjungi aktivitas tenun khas Lusilame, kerajinan anyam dari daun lontar dan tempurung kelapa.

“Wisatawan mancanegara disambut dengan tarian Holo Beba sebelum diajak mengunjungi dapur alam geothermal Karun Watuwawer, salah satu potensi wisata unik yang dimiliki Lembata”, ungkapnya.

“Mereka juga menyaksikan secara langsung aktivitas menenun kain tradisional, kerajinan anyaman lontar, serta menikmati beragam kuliner khas masyarakat setempat”, tandasnya.

Interaksi tersebut memberikan pengalaman autentik mengenai kehidupan masyarakat adat yang masih menjaga tradisi leluhur.

Perjalanan budaya kemudian dilanjutkan ke Kampung Adat Lewogolen. Di lokasi ini, para wisatawan diperkenalkan dengan permainan rakyat Gese dan Erak, serta pertunjukan tari tradisional Dua Bolo yang sarat makna kebersamaan dan penghormatan terhadap warisan budaya.

Selain menyaksikan pertunjukan seni, para pengunjung memperoleh pengalaman langsung hidup bersama masyarakat dan mengenal nilai-nilai budaya Lamaholot dari dekat.

Untuk diketahui, pentas seni budaya di Festival Lamaholot seperti tarian Dua Bolo dan Pole Walang dan tarian Polewalang secara khusus dihubungkan dengan kebersamaan dan harkat martabat masyarakat Lembata.

Persatuan di bawah payung budaya adalah kunci kemenangan. “Nama Lamaholot dijelaskan sebagai Lama (kampung) dan “Holot (bersambungan), mengandung makna bahwa meskipun terdapat perbedaan kultur dan budaya, tujuan bersama adalah membangun peradaban dan kampung.

Maka perlu ada upaya untuk menggali dan merevitalisasi budaya melalui tarian, nyanyian, dan bentuk lain agar dapat dipromosikan sebagai daya tarik ke mancanegara.

Festival Lamaholot juga merupakan evaluasi berkelanjutan untuk mempromosikan Kabupaten Lembata sebagai destinasi wisata budaya.

Meskipun menghadapi keterbatasan anggaran, kolaborasi dianggap esensial untuk membangun Lembata.

Masyarakat juga diajak untuk bersama-sama merekatkan budaya dalam konteks Lamaholot, membangun kultur budaya yang baik demi mencapai visi Indonesia Emas 2045 dan memajukan Lembata. ***


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Terkini

HUT ke-27 Lembata, Bupati Kanis Tegaskan Pembangunan Harus Berdampak Nyata

Peringatan tahun ini mengusung tema 'Dengan Semangat Taan Tou, Melangkah Bersama Mewujudkan Pemerintahan yang Efektif, S

| Selasa, 13 Oktober 2026
Bupati Kanis Tinjau Laboratorium Kesehatan Hewan Lembata, Pastikan Siap Beroperasi

"Laboratorium ini sangat penting untuk memantau kesehatan ternak, memastikan keamanan daging yang beredar, serta mengawa

| Rabu, 14 Oktober 2026
Dari Laporan Masyarakat hingga Penindakan, Satresmob Bareskrim Ungkap Kasus Curanmor

Tim Satresmob Bareskrim Polri yang dipimpin oleh Kanit 1 Satresmob Bareskrim Polri, Kombes Pol Harry Azhar, S.H., S.I.K.

| Selasa, 13 Oktober 2026
PT. Annisa Ahmada Buka Suara! Bantah Telantarkan Jemaah Umroh, Ungkap Masalah Vendor Tiket

Dalam surat klarifikasi bernomor 042/AAT/EXT/X/2026, PT Annisa Ahmada Travelindo menjelaskan kronologi permasalahan yang

| Selasa, 13 Oktober 2026
"Otonomi Harus Dirasakan Sampai ke Desa" — Lukman Laba Soroti Perayaan yang Terasa Jauh dari Masyarakat

Lukman menutup dengan harapan agar otonomi benar-benar hidup di hati setiap masyarakat, dari kota hingga ke desa-desa pa

| Senin, 12 Oktober 2026
HUT ke-27 Otonomi Lembata: Ketua DPRD Syafrudin Sira ; "Otonomi hanya judul namun, isinya nyaris tak ada"

Kita belum menjiwai secara penuh otonomi ini. Semangat Taan Tou — satu rasa — belum kita lakukan secara maksimal." U

| Senin, 12 Oktober 2026
Fransiskus Gewura akui, 27 Tahun Otonomi Lembata ada Kemajuan, tinggal Fokus ke Ekonomi Masyarakat

Poin tak kalah penting yang disampaikan Frans Gewura adalah menjaga keamanan dan ketertiban agar Lembata menjadi daerah

| Senin, 12 Oktober 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 3