Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Calon Imam Katolik Dari, Seminari Tinggi St. Paulus Ritapiret Maumere, Belajar Nilai Sosial Dan Spiritualitas Langsung Dari Masyarakat Lewoleba.

Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap frater-frater dapat belajar langsung dari masyarakat tentang kesederhanaan, gotong royong, serta semangat kebersamaan yang menjadi kekuatan kita,” ujar Suciadi

Indonesiasurya
Minggu, 12 April 2026 | 20:02:57 WIB
Foto

Lembata - Program pastoral Seminari Tinggi St. Paulus Ritapiret Maumere bagi para calon Imam Katolik, dengan melibatkan mereka, belajar tentang nilai sosial dan spiritualitas langsung di tengah masyarakat. Memberi ruang bagi mereka mempelajari kehidupan masyarakat dalam interaksi langsung dengan umat di setiap wilayah lingkungan di paroki Sta. Maria Banneux Lewoleba

Kegiatan Malam Pentas Seni bersama para  Frater Seminari Tinggi St. Petrus Ritapiret di Aula Serbaguna SMPK St. Pius X, Lewoleba, Jumat (10/4) malam, tidak hanya menjadi ajang menampilkan kreativitas para frater, tetapi juga sebagai sarana pembelajaran nilai sosial dan spiritual.

Kegiatan ini menekankan pentingnya kesederhanaan, gotong royong, dan semangat kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.
Bupati Lembata, Petrus Kanisius Tuaq, yang diwakili oleh Asisten I Sekda Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Quintus Irenius Suciadi.

Dalam sambutan Bupati yang dibacakannya, Asisten I Quintus Irenius Suciadi menegaskan bahwa kegiatan pentas seni merupakan kesempatan bagi para Frater untuk memahami kehidupan masyarakat secara nyata, sekaligus menumbuhkan nilai pelayanan, kerendahan hati, dan kepedulian sosial.

“Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap frater-frater dapat belajar langsung dari masyarakat tentang kesederhanaan, gotong royong, serta semangat kebersamaan yang menjadi kekuatan kita,” ujar Suciadi.

Ia menambahkan bahwa pengalaman ini akan menjadi bekal penting dalam perjalanan panggilan hidup para frater, khususnya dalam melayani umat dan masyarakat.

Kegiatan ini juga mendapat sapaan dari para tokoh keagamaan. Romo Pedro Sina, Pembimbing Tingkat IV Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif (IFTK) Ledalero, menegaskan bahwa seni memiliki karakter indah bermanfaat,

Seni menawarkan keindahan, dan menawarkan juga kebermanfaatan,” ungkapnya.

Selain itu, Romo Pedro juga menekankan pentingnya pembinaan spiritual yang berpadu dengan kreativitas dan kepedulian sosial yang memiliki kepekaan terhadap sesama, alam dan dunia ini.

Sementara Romo Deken Lembata, RD. Blasius Masang Kleden, menekankan bahwa pentas seni menjadi media untuk mengekspresikan bakat sekaligus memperkuat persaudaraan di tengah masyarakat.

Kehadiran para frater di paroki Sta. Maria Banneux Lewoleba bagi Romo Blas, dimaknai sebagai sebuah spirit baru kehidupan iman di paroki ini.

“Semoga kehadiran para Frater ini membawa sukacita bagi kita semua, terlebih motivasi untuk anak-anak kita bisa mengikuti mereka, minimal mempersiapkan diri mereka untuk masa depan kemandirian mereka semua,” pesan Romo Blas.

Para frater ini juga berkolaborasi dengan kalangan muda katolik, remaja, dan sekami serta para calon suster menampilkan berbagai karya seni, mulai dari musik, drama, hingga tari, yang tidak hanya memperlihatkan kemampuan artistik, tetapi juga menyampaikan pesan moral dan nilai-nilai kehidupan yang luhur, penuh persaudaraan dan kebersamaan.

Pentas seni ini diharapkan dapat menumbuhkan kreativitas, kepekaan sosial, budaya, dan spiritual yang kuat dalam diri para frater.
Hadirin yang datang menyaksikan malam pentas seni ini tampak antusias, ini mencerminkan hubungan harmonis antara pendidikan keagamaan dan masyarakat.

Kehadiran seluruh peserta yang mengikuti Pentas ini memberikan energi positif bagi para frater sekaligus mempererat tali persaudaraan di tengah kehidupan bermasyarakat di Kabupaten Lembata.
“Pentas seni bukan sekadar hiburan, tetapi juga wadah untuk mengekspresikan bakat dan nilai-nilai luhur. Semoga pengalaman ini semakin menumbuhkan semangat pelayanan dan kebersamaan di tengah masyarakat,”kata Suciadi menutup sambutannya. **ProkompimPemKabLembata**


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Terkini

HUT ke-27 Lembata, Bupati Kanis Tegaskan Pembangunan Harus Berdampak Nyata

Peringatan tahun ini mengusung tema 'Dengan Semangat Taan Tou, Melangkah Bersama Mewujudkan Pemerintahan yang Efektif, S

| Selasa, 13 Oktober 2026
Bupati Kanis Tinjau Laboratorium Kesehatan Hewan Lembata, Pastikan Siap Beroperasi

"Laboratorium ini sangat penting untuk memantau kesehatan ternak, memastikan keamanan daging yang beredar, serta mengawa

| Rabu, 14 Oktober 2026
Dari Laporan Masyarakat hingga Penindakan, Satresmob Bareskrim Ungkap Kasus Curanmor

Tim Satresmob Bareskrim Polri yang dipimpin oleh Kanit 1 Satresmob Bareskrim Polri, Kombes Pol Harry Azhar, S.H., S.I.K.

| Selasa, 13 Oktober 2026
PT. Annisa Ahmada Buka Suara! Bantah Telantarkan Jemaah Umroh, Ungkap Masalah Vendor Tiket

Dalam surat klarifikasi bernomor 042/AAT/EXT/X/2026, PT Annisa Ahmada Travelindo menjelaskan kronologi permasalahan yang

| Selasa, 13 Oktober 2026
"Otonomi Harus Dirasakan Sampai ke Desa" — Lukman Laba Soroti Perayaan yang Terasa Jauh dari Masyarakat

Lukman menutup dengan harapan agar otonomi benar-benar hidup di hati setiap masyarakat, dari kota hingga ke desa-desa pa

| Senin, 12 Oktober 2026
HUT ke-27 Otonomi Lembata: Ketua DPRD Syafrudin Sira ; "Otonomi hanya judul namun, isinya nyaris tak ada"

Kita belum menjiwai secara penuh otonomi ini. Semangat Taan Tou — satu rasa — belum kita lakukan secara maksimal." U

| Senin, 12 Oktober 2026
Fransiskus Gewura akui, 27 Tahun Otonomi Lembata ada Kemajuan, tinggal Fokus ke Ekonomi Masyarakat

Poin tak kalah penting yang disampaikan Frans Gewura adalah menjaga keamanan dan ketertiban agar Lembata menjadi daerah

| Senin, 12 Oktober 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 2