Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Desa Jontona Ile Ape Lembata, Salah Satu Dari 245 Desa Se-Indonesia Yang Ikut Seleksi Desa Budaya

Seleksi 245 Desa Budaya ini dilakukan melalui proses pengusulan dari Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK)

Indonesiasurya
Jumat, 24 Mei 2024 | 08:03:26 WIB
kampung Lama Desa Lewohala Lembata

Lembata,IndonesiaSurya.Com - Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) telah mengumumkan 245 Desa Budaya terpilih dari seluruh Indonesia untuk mengikuti kegiatan Pemajuan Kebudayaan Desa Tahun 2024. Satu diantaranya adalah Desa Jontona, Kecamatan Ile Ape Timur, Kabupaten Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur. 

Baca juga ; https://indonesiasurya.com/petrus-kanisius-tuaq-kadis-pertanian-dan-ketahanan-pangan-lembata-pertanian-adalah-pemersatu-dan-pendobrak-sekat-yang-membuat-peng-kotakan 

https://indonesiasurya.com/remaja-yakin-marsianus-jawa-jadi-solusi-persoalan-di-lembata

Seleksi 245 Desa Budaya ini dilakukan melalui proses pengusulan dari Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) masing masing wilayah.

Kabupaten Lembata masuk wilayah BPK XVI NTT melalui Dinas Pemuda Olahraga dan Kebudayaan Kabupaten Lembata.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Kebudayaan Kabupaten Lembata, Apolonaris Mayan, menjelaskan pilihan desa budaya di Lembata melalui berbagai syarat, misalnya, keberadaan desa di sekitar Kawasan Cagar Budaya Peringkat Nasional, Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Indonesia, desa di sekitar titik Jalur Rempah, status sebagai desa berkembang Kemendes/PDTT, keberadaan desa di Destinasi Wisata Super Prioritas dan telah menyusun Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD) di tingkat Kabupaten/Kota.

Apol menyampaikan beberapa alasan lolosnya Desa Jontona ikut serta dalam seleksi Penetapan Desa Budaya Kegiatan Pemajuan Kebudayaan Desa Tahun 2024 ini mewakili Kabupaten Lembata.

“Untuk NTT ada 10 desa yang ditetapkan menjadi desa budaya tahun 2024. Dan Desa Jontona menjadi satu satunya Desa yang lolos seleksi menjadi Desa budaya tahun 2024″, ungkap Apol kepada wartawan di Lewoleba, 22 Mei 2024

Proses pengusulan Desa Jontona menjadi Desa Budaya berdasarkan kriteria Desa Jontona yang telah melahirkan Warisan Budaya Tak Benda Indonesia yaitu Kampung Adat Lewuhala’. Sementara itu, Kabupaten Lemah juga telah menyusun PPKD yang menjadi syarat utama ditetapkan menjadi Desa Budaya.

"“Kami pemerintah Kabupaten Lembata memberi apresiasi kepada Pandu Budaya Lembata hasil Sekolah Lapang Kearifan Lokal 2023 yang sudah membantu terlihat aktif dalam penyusunan PPKD Kabupaten Lembata tahun 2023. SLKL ini program Dirjen Kebudayaan, Direktorat KMA yang diselenggarakan di Desa Hoelea tahun 2023 lalu”", jelas Apol Mayan.

Untuk informasi, salah satu Olahraga Tradisional Kabupaten Lembata yaitu Nodihi’ telah dipentaskan saat Pekan Kebudayaan Nasional tahun 2023 dan Kampung Adat Lewuhala sudah ditetapkan menjadi Warisan Budaya Tak Benda tahun 2005.


Sebagai Desa Budaya pertama yang telah ditetapkan di Kabupaten Lembata oleh Kemendikbud Ristek, Apol Mayan  berharap Desa Jontona yang menjadi Desa Budaya nantinya bisa menjadi Desa Mandiri melalui peningkatan ketahanan budaya dan kontribusi budaya desa ditengah peradaban dunia, serta pentingnya kolaborasi antar berbagai pihak untuk menumbuhkembangkan, mengaktualisasi potensi dan mengonversi kekayaan budaya yang dimiliki sebagai modal sosial ekonomi masyarakat. Selain itu Desa Jontona juga menjadi contoh penyusunan Dokumen Pemajua Kebudayaan Desa (DPKD) untuk desa lain di Lembata.

Kegiatan Pemajuan Kebudayaan Desa ini merupakan salah satu program prioritas Kemendikbud Ristek di Bidang Kebudayaan yang bertujuan untuk membuka akses informasi, jaringan, dan pasar bagi masyarakat desa.

Program ini akan dilaksanakan dengan tiga tahapan kerja diantaranya pendampingan proses temu kenal, penyusunan rencana aksi pengembangan, dan aktivasi pemanfaatan potensi budaya desa yang diawali dengan lokakarya Daya Desa yang akan dilaksanakan di Joglo Harity, Kelurahan Bokoharjo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, DIY tanggal 27-31 Mei 2024. 


"“Dan Daya Desa Jontona yang ditetapkan berdasarkan SK Dirjen Kebudayaan adalah Krisantus Boro,, salah satu penggiat budaya Lamaholot khususnya Lewuhala. Kita usulkan beberapa nama ke BPK Wilayah XVI dan yang ditetapkan menjadi Daya Desa Jontona itu Krisantus Boro”", kata Apol. 


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Terkini

Tiga Desa Raih Predikat Perpustakaan Desa Terbaik di Lomba HUT ke-27 Otonomi Lembata

TBM Papirus menerapkan layanan terbuka. Pengunjung bebas memilih buku yang ingin dibaca atau dipinjam, lalu menghubungi

| Kamis, 15 Oktober 2026
Serah Terima Kepala Kemenag Haji dan Umrah Lembata, Wabup Nasir: Sinergi Kunci Pelayanan Terbaik

Dalam sambutannya, Wabup Nasir menegaskan pergantian ini bukan sekadar serah terima tugas rutin, melainkan momentum memp

| Kamis, 15 Oktober 2026
BLKK Otomotif Ile Lewotolok Nusantara Resmi Beroperasi: Bebas Biaya, Tanpa Batas Usia

Poin paling istimewa, pelatihan ini gratis dan tanpa batasan usia. Siapa pun yang berminat, berapapun usianya, boleh me

| Kamis, 15 Oktober 2026
HUT ke-27 Lembata, Bupati Kanis Tegaskan Pembangunan Harus Berdampak Nyata

Peringatan tahun ini mengusung tema 'Dengan Semangat Taan Tou, Melangkah Bersama Mewujudkan Pemerintahan yang Efektif, S

| Selasa, 13 Oktober 2026
Bupati Kanis Tinjau Laboratorium Kesehatan Hewan Lembata, Pastikan Siap Beroperasi

"Laboratorium ini sangat penting untuk memantau kesehatan ternak, memastikan keamanan daging yang beredar, serta mengawa

| Rabu, 14 Oktober 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 14