LEWOLEBA, INDONESIASURYA.COM — Manajemen KKO FC resmi melayangkan surat pernyataan sikap bernomor 11/KKO FC/KWL/X/2026 kepada Ketua PSSI ASKAB Lembata, terkait insiden pertandingan melawan Hidup FC di ajang Liga 2 Persebata. Surat bertanggal Senin, 19 Oktober 2026 ini juga ditembuskan kepada Ketua DPRD, Komisi 3, serta Kepala Dinas Porabud Lembata.
Kronologi Insiden di Stadion Dadu Beliung
Pertandingan berlangsung pada Rabu, 14 Oktober 2026 pukul 15.30 di Stadion Dadu Beliung, Kolipadan. Berikut kronologi versi KKO FC:
- Terjadi pelanggaran di area kotak penalti. Asisten Wasit 2 awalnya menyatakan pelanggaran terjadi di dalam kotak penalti, yang memicu protes berlebihan kapten Hidup FC hingga mendapat kartu kuning.
- AW2 kemudian mengoreksi pernyataan, menyatakan pelanggaran terjadi di luar kotak penalti.
- Setelah ada koordinasi dengan Inspektur Pertandingan, wasit utama kembali mengambil keputusan: "Kita sportif saja, keputusannya penalti." Pemain KKO FC pun bersiap mengeksekusi penalti.
- Alih-alih menerima keputusan, pemain Hidup FC menolak dan meninggalkan lapangan, sehingga pertandingan terhenti.
Tiga Tuntutan KKO FC
Dalam pernyataan sikapnya, KKO FC menegaskan beberapa hal penting:
1. Sanksi untuk Hidup FC
Berdasarkan MCM Pasal 8 Ayat 8, Kode Disiplin PSSI 2023 Pasal 28 Ayat 1 & 2, serta Pasal 58 tentang sikap tidak sportif/menolak bertanding, KKO FC meminta ASKAB Lembata segera menjatuhkan sanksi tegas kepada Hidup FC.
2. Hentikan Jadwal Lanjutan
KKO FC mendesak ASKAB Lembata untuk tidak melanjutkan pertandingan babak delapan besar sebelum persoalan ini diselesaikan secara tuntas dan adil.
3. Surat Keputusan dalam 1×24 Jam
Hingga surat ini dikirim, belum ada surat resmi dari Komisi Disiplin terkait kesepakatan tiga pihak yang terjadi di hari pertandingan. KKO FC meminta keputusan resmi tertulis dari ASKAB dalam waktu 1×24 jam.
"Kami meminta penyelesaian yang adil, objektif, dan profesional, demi menjaga marwah serta integritas sepak bola Kabupaten Lembata," tegas penutup surat yang ditandatangani Manajer KKO FC, Kamarudin Ahmad.