BALAURING, INDONESIASURYA.COM — Enam unit sepeda motor milik warga hangus terbakar di jalan menuju SPBU 56.862.03 Balauring, Desa Balauring, Kecamatan Omesuri, Kabupaten Lembata. Kejadian diperkirakan berlangsung pada malam Minggu, 18 Oktober 2026. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa pelaku dan apa motif di balik peristiwa ini.
Kronologi Kejadian
Informasi yang dihimpun media ini, Berdasarkan pantauan CCTV SPBU, keenam motor tersebut terparkir terpisah di luar area SPBU sejak sore hari. Sekitar pukul 21.30 malam mulai terlihat cahaya api yang memantul ke kamera, dan pada pukul 21.48 nyala api semakin terang. Menjelang pukul 22.00, cahaya api mulai meredup dan motor-motor tersebut diduga sudah habis terbakar.
Keesokan paginya, sekitar pukul 04.30 wita, warga pertama yang melintas hanya melihat sisa-sisa kebakaran tanpa api maupun asap. Pengawas SPBU baru dikabari sekitar pukul 07.30 pagi oleh warga sekitar.
Kerugian Korban Capai Puluhan Juta
Para pemilik motor yang menjadi korban mengalami kerugian materiil yang cukup besar, antara lain:
Nama Korban Jenis Motor dan Kerugian
1 Ali Akbar Apenobe Honda Win 100 ±Rp5.000.000
2 Zainuddin Musbah Jupiter Z ±Rp7.500.000
3 Abdul Samsu Thunder & Mega Pro Prime ±Rp15.000.000
4 Musbah Abdullah Paokuma Yamaha Vixion ±Rp7.500.000
5 Pati Vixion belum diketahui
Sebagian besar motor tersebut sengaja ditinggal pemiliknya di sekitar SPBU karena digunakan untuk antri bahan bakar minyak yang stoknya terbatas.
Dugaan dan Analisis Polisi
Polsek Omesuri menduga pelaku pembakaran lebih dari satu orang dan memahami kondisi lingkungan sekitar SPBU yang minim penerangan pada malam hari. Beberapa hal yang menjadi catatan penting antara lain:
- Motor-motor ditinggal tanpa pengawasan dalam waktu lama oleh pemiliknya
- Area luar SPBU gelap dan tidak terpantau CCTV dengan jelas pada malam hari
- SPBU sedang tidak melayani pengisian BBM karena stok kosong
- Kemungkinan adanya gesekan antar warga terkait penyerobotan antrean BBM
Langkah yang Telah Diambil
Polisi telah menerima laporan pengaduan dari para korban, mengumpulkan keterangan saksi, meninjau lokasi kejadian, serta memeriksa rekaman CCTV SPBU. Penanganan kini juga telah diserahkan ke Sat Reskrim Polres Lembata untuk penyelidikan lebih lanjut.
Polisi mengimbau masyarakat agar tidak meninggalkan kendaraan tanpa pengawasan di tempat umum. Sementara itu, Bhabinkamtibmas dan personel Polsek Omesuri telah meningkatkan patroli malam di kawasan objek vital Balauring.