Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


KPH Lembata: Karhutla 2026 Diproyeksikan Lebih Luas, Ini Penyebabnya

Sebagian besar pemicu kebakaran berkaitan dengan aktivitas manusia. Namun penyebab pasti setiap titik api tetap harus diverifikasi langsung di lokasi," tegas Linus.

Indonesiasurya
Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:56:21 WIB
Kondisi usai kebakaran di waijarang

LEMBATA — Ancaman kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, tampaknya semakin nyata. Kepala Kesatuan Pengelolaan Hutan Lembata, Linus Lawe, mengungkapkan bahwa luas kebakaran yang terjadi sepanjang tahun 2026 ini diperkirakan akan lebih besar dibandingkan capaian tahun sebelumnya.

Data Masih Diproses, Tren Mengkhawatirkan

Hingga bulan Agustus 2026, data sudah berhasil direkapitulasi melalui pemeriksaan langsung ke lapangan (ground check). Sementara itu, data bulan September dan Oktober masih dalam proses tabulasi karena kendala teknis pada perangkat pemantauan.

"Data sampai Agustus sudah hasil pemeriksaan lapangan. Untuk September dan Oktober baru sebagian yang lengkap, masih kami proses karena ada kendala pada perangkat," jelas Linus.

Meski data belum lengkap, pihaknya memperkirakan luas kebakaran pada tahun ini akan lebih besar dibandingkan tahun 2025. Sebagai pembanding, data hingga September 2025 mencatat estimasi luasan mencapai 2.372,24 hektare, dengan rincian:

- 695,22 hektare di dalam kawasan hutan

- 1.677,02 hektare di luar kawasan hutan

Empat Dugaan Penyebab Utama

KPH Lembata mengidentifikasi empat dugaan penyebab yang dominan memicu terjadinya kebakaran:

1. Sabotase — dugaan perbuatan oknum yang tidak bertanggung jawab

2. Pembukaan lahan — pembakaran untuk membersihkan area pertanian dan perkebunan

3. Pakan ternak — pembakaran agar tumbuh rumput muda untuk pakan hewan ternak

4. Berburu — penggunaan api dalam aktivitas berburu hewan liar

"Sebagian besar pemicu kebakaran berkaitan dengan aktivitas manusia. Namun penyebab pasti setiap titik api tetap harus diverifikasi langsung di lokasi," tegas Linus.

Edukasi dan Pencegahan Diperlukan

Dengan potensi luasan yang diprediksi meningkat, KPH Lembata menekankan pentingnya langkah pencegahan:

- Memperketat pemantauan titik panas di seluruh wilayah

- Melakukan pemeriksaan rutin ke lapangan

- Memberikan edukasi luas kepada masyarakat tentang bahaya pembakaran lahan

- Memperkuat koordinasi antarinstansi terkait

Pihaknya berharap kesadaran bersama dapat menekan angka karhutla di Lembata, sehingga kerusakan lingkungan dan kerugian yang lebih besar dapat dicegah.


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Terkini

Total Luas Lahan Terbakar di Lembata Capai 2.372,24 Hektare hingga September 2026

Pemantauan titik panas perlu diikuti dengan pemeriksaan langsung di lokasi. Upaya pencegahan dan penanganan harus meliba

| Kamis, 22 Oktober 2026
KKO FC Kirim Surat Tegas ke ASKAB Lembata : Minta Sanksi Untuk Hidup FC dan Hentikan Jadwal Lanjutan

Berdasarkan MCM Pasal 8 Ayat 8, Kode Disiplin PSSI 2023 Pasal 28 Ayat 1 & 2, serta Pasal 58 tentang sikap tidak sportif/

| Rabu, 21 Oktober 2026
KISRUH LIGA II PSSI LEMBATA: KKO FC LAYANGKAN PENGADUAN, ASKAB DINILAI TIDAK PROFESIONAL

Syukur menjelaskan, saat wasit memutuskan penalti untuk KKO, pihak lawan memprotes. Seharusnya, jika wasit ragu, dapat m

| Rabu, 21 Oktober 2026
Ahmad Yohan: Politik Indah Jika Kita Bersama, Jangan Biarkan Syahwat Politik Rusak Pembangunan Lembata

Ahmad Yohan mengingatkan seluruh elemen bangsa agar tidak membiarkan kepentingan politik sesaat menghambat kemajuan daer

| Selasa, 20 Oktober 2026
Rakerda dan Pelantikan DPC PAN Lembata Resmi Digelar, Ahmad Yohan Hadir Langsung

Rakerda ini menjadi wadah penting bagi PAN Lembata untuk memperkuat soliditas organisasi, mengevaluasi program kerja yan

| Selasa, 20 Oktober 2026
Enam Unit Motor Terbakar di Depan SPBU Balauring Lembata, Polisi Masih Dalami Pelaku dan Motifnya

Sebagian besar motor tersebut sengaja ditinggal pemiliknya di sekitar SPBU karena digunakan untuk antri bahan bakar miny

| Selasa, 20 Oktober 2026
Warga Alap Atadei Lembata Hilang di Laut, Pencarian Masih Berlangsung

Warga melakukan pencarian dan menemukan sampan milik korban dalam keadaan kosong. Peralatan memancing masih ada di dalam

| Selasa, 20 Oktober 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 13