Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


PLN Wujudkan Aspirasi Masyarakat Adat Melalui Program Agroforestry Hetero di Desa Wewo

Masyarakat Adat Dusun Tantong, Yuliana Nirmala, mengaku bersyukur atas kehadiran program yang dinilai dapat membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat, khususnya para petani dan kelompok perempuan.

Indonesiasurya
Jumat, 12 Juni 2026 | 00:56:57 WIB
Foto

Manggarai, 5 Juni 2026 – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) resmi meluncurkan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Agroforestry Hetero di Dusun Tantong, Desa Wewo, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, Kamis (4/6).

Program ini merupakan bagian dari komitmen PLN dalam mendukung pemberdayaan masyarakat di sekitar kawasan pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Ulumbu. Program Agroforestry Hetero juga merupakan tindak lanjut dari hasil konsinyering dalam proses Free, Prior and Informed Consent (FPIC) atau Persetujuan Atas Dasar Informasi di Awal Tanpa Paksaan (Padiatapa) yang dilaksanakan bersama masyarakat adat setempat.

Melalui pemanfaatan lahan tidur menjadi kawasan pertanian produktif, program ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Masyarakat Adat Dusun Tantong, Yuliana Nirmala, mengaku bersyukur atas kehadiran program yang dinilai dapat membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat, khususnya para petani dan kelompok perempuan.

"Kami sangat bersyukur dengan kehadiran program pertanian dari PLN untuk Desa Wewo. Program ini memberi semangat baru bagi masyarakat untuk mengelola lahan dan meningkatkan hasil pertanian," ujar Yuliana.

Dalam pelaksanaannya, PT PLN (Persero) UIP Nusra memberikan dukungan menyeluruh mulai dari pembukaan lahan, penyediaan peralatan kerja, benih, pupuk, hingga pendampingan teknis pertanian secara berkelanjutan.

Kepala Teknik Panas Bumi (KTPB) Ulumbu, Roya Ginting, menjelaskan bahwa program Agroforestry Hetero diawali dengan pembukaan lahan pertanian seluas 1,5 hektare yang mengintegrasikan tanaman perkebunan, tanaman buah, dan tanaman pangan.

"Hari ini secara resmi kami meluncurkan program Agroforestry Hetero yang diawali dengan pembukaan lahan seluas lebih dari satu hektare di wilayah Tantong, Desa Wewo. PLN juga menyediakan alat kerja, pupuk, bibit tanaman, serta satu orang pendamping pertanian yang akan mendampingi masyarakat selama program berjalan," jelas Roya.

Menurutnya, konsep agroforestry hetero yang diterapkan mengombinasikan tanaman bernilai ekonomi jangka panjang seperti durian, alpukat, dan kopi dengan tanaman pangan jangka pendek seperti jagung dan kacang tanah. Pola ini diharapkan mampu memberikan manfaat ekonomi secara berkelanjutan bagi masyarakat.

Roya menambahkan, antusiasme masyarakat terhadap program tersebut sangat tinggi, termasuk dari kelompok perempuan yang terlibat langsung dalam proses pembukaan lahan dan persiapan budidaya.

"Keterlibatan ibu-ibu dalam mendukung program ini sangat luar biasa. Ini menunjukkan bahwa masyarakat memiliki semangat yang besar untuk mengembangkan sektor pertanian sebagai sumber penghidupan yang berkelanjutan," tambahnya.

Selain mendukung peningkatan ekonomi masyarakat, program ini juga menjadi bagian dari upaya PLN dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan memperkuat praktik pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan di sekitar kawasan pengembangan PLTP Ulumbu.

General Manager PT PLN (Persero) UIP Nusra, Rizki Aftarianto, mengatakan bahwa program Agroforestry Hetero merupakan wujud nyata komitmen PLN untuk menghadirkan manfaat pembangunan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar proyek.

"Melalui program ini, kami ingin mendorong pemanfaatan lahan yang lebih produktif, meningkatkan pendapatan masyarakat, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan secara berkelanjutan," ujar Rizki.

Ia menambahkan bahwa pengembangan energi bersih seperti PLTP Ulumbu harus berjalan selaras dengan pemberdayaan masyarakat dan pelestarian lingkungan.

"Kami berharap program ini dapat menjadi contoh bagaimana pembangunan energi dan penguatan ekonomi masyarakat dapat berjalan beriringan. Dengan kolaborasi yang baik antara PLN dan masyarakat, manfaat pembangunan dapat dirasakan secara luas dan berkelanjutan," tutup Rizki.


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

BMP Sorong Selatan Bagikan Bendera Merah Putih Peringati HUT RI ke 81

Pembagian dan pemasangan bendara merah putih dalam rangka memperingati HUT RI ke 81

| Rabu, 12 Agustus 2026
Karhutla Mengancam, Kapolresta Gowa Ingatkan Warga: Jangan Main Api!

masyarakat diingatkan untuk tidak membuang puntung rokok sembarangan, tidak meninggalkan api di kawasan hutan maupun lah

| Senin, 10 Agustus 2026
Gebyar Aman Calistung, Cara Patungan Pancarkan Cahaya Anak

Kegiatan tersebut dirancang sebagai gerakan sederhana untuk memprovokasi dan membiasakan anak-anak sejak dini agar akrab

| Minggu, 09 Agustus 2026
Pemkab Lembata Launching Rumah Potong Unggas, Dorong Hilirisasi Peternakan dan Ekonomi Kerakyatan

Kehadiran fasilitas ini diharapkan mampu memperkuat mata rantai produksi unggas, meningkatkan kualitas pengolahan hasil

| Minggu, 09 Agustus 2026
Polemik Bildad Thonak, KKJ NTT-AJI Kupang Dorong Dewan Pers Perkuat Pengawasan

KKJ NTT dan AJI Kupang menilai munculnya sejumlah pemberitaan yang dianggap tendensius, provokatif, dan tidak berimbang

| Minggu, 09 Agustus 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 3