Denpasar, - Sebagai bentuk kepedulian sosial, Pemerintah Kota Denpasar turut menyalurkan bantuan logistik bagi korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur. Pemberangkatan bantuan dilakukan di Makorem 163/Wira Satya, Senin (31/8), dan dihadiri langsung oleh Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara didampingi Sekda Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya.
Pada kesempatan itu, total bantuan yang diserahkan mencapai Rp700 juta, yang terdiri dari dana tunai senilai Rp550 juta dan paket sembako senilai Rp150 juta. Bantuan ini merupakan wujud gotong royong Pemerintah Kota Denpasar bersama ASN dalam wadah Korpri dan CSR Perumda Kota Denpasar.
Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, menyampaikan rasa prihatin dan solidaritas Pemkot Denpasar kepada saudara-saudara di NTT.
"Atas nama Pemerintah Kota Denpasar dan seluruh masyarakat, kami turut berduka cita dan prihatin atas musibah gempa di NTT. Bantuan ini semoga dapat meringankan beban para korban dan menjadi bukti bahwa Kota Denpasar selalu hadir untuk sesama dalam suka maupun duka sesuai dengan spirit Vasudhaiva Kutumbakam," tutur Jaya Negara.
Gubernur Bali, I Wayan Koster, mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan oleh pemerintah daerah di seluruh Bali yang dengan tanggap mengumpulkan bantuan bagi korban gempa di NTT dan berharap bantuan ini dapat segera disalurkan tepat sasaran.
"Saya mengapresiasi dan mengucapkan terimakasih kepada para Bupati, Walikota, serta beberapa pihak terkait yang bergerak cepat membantu mengumpulkan bantuan bagi saudara kita yang terdampak bencana gempa bumi di NTT, semoga sinergi antar daerah ini memperkuat semangat kebangsaan dan kepedulian kita kepada saudara di NTT yang sedang mengalami musibah," tegas Wayan Koster.
Sementara itu, Danrem 163/Wira Satya, Brigjen TNI. Ida I Dewa Agung Hadisaputra, yang memfasilitasi pemberangkatan bantuan ini menegaskan kesiapan TNI untuk mendukung distribusi.
"Makorem 163/Wira Satya siap bersinergi dengan pemerintah daerah dalam penyaluran bantuan. Kami akan memastikan bantuan ini sampai ke lokasi terdampak dan tepat guna bagi masyarakat yang membutuhkan," ungkapnya.
Brigjen Dewa Agung menambahkan, bantuan ini seluruhnya akan dikirimkan dengan menggunakan total 9 buah truk yang akan menuju ke Labuan Bajo sebagai titik yang dikonsentrasikan sebelum didistribusikan ke wilayah terdampak.
"Mengingat situasi dan kondisi di wilayah NTT gempa kecil masih sering terjadi, kemungkinan situasi tanggap darurat akan diperpanjang, setelah ini akan dilakukan tahapan rekonstruksi berupa pembangunan fasilitas umum maupun rumah-rumah warga, harapannya dengan bantuan ini dapat membantu meringankan beban bagi musibah bencana NTT," tutupnya.