LEWAJI, 27 Oktober 2026 — Suasana penuh semangat dan kebersamaan menyelimuti SMPN Satap Lewaji, yang menjadi tuan rumah Pekan Olahraga, Sains, dan Seni (PORSSENI) tingkat SMP se-Kecamatan Atadei, berlangsung 25–28 Oktober 2026. Acara ini digelar dalam rangka memeriahkan Bulan Bahasa sekaligus memperingati Hari Sumpah Pemuda.
Perhelatan tahunan ini diikuti empat sekolah: SMPN 1 Atadei, SMPN 2 Atadei, SMPN 3 Atadei Lewaji, dan SMPN Satap Ile Kimok. Kegiatan resmi dibuka oleh Kepala Desa Dori Pewut dan dihadiri para Kepala Sekolah, jajaran guru, serta ratusan siswa.
Beragam cabang lomba dipertandingkan, mencakup olahraga (Bola Mini, Bola Voli Putri, Atletik lari 60 meter, lompat jauh, tolak peluru), serta bidang sains dan seni (Cerdas Cermat, Pidato, Story Telling, dan Alunan Harmoni Kebudayaan Paduan Suara).
Sekretaris MKKS SMP se-Kecamatan Atadei, Vinsensius Pati, S.Pd., menegaskan PORSSENI bukan sekadar ajang kompetisi rutin, melainkan sarana pembinaan karakter peserta didik.
"PORSSENI merupakan program kerja wajib tahunan MKKS yang mengusung sistem 'tuan rumah bergilir' antar sekolah. Tahun ini kebanggaan menjadi tuan rumah jatuh kepada SMPN Satap Lewaji, tahun depan giliran SMPN Satap Ile Kimok."
Lebih lanjut, Vinsensius menjelaskan kegiatan ini bukan hanya soal menang-kalah, tetapi juga wadah refleksi sejarah dan peningkatan literasi bagi seluruh insan pendidikan di Atadei. Puncak acara jatuh pada 28 Oktober, ditandai upacara bendera bersama seluruh kontingen dalam rangka peringatan Sumpah Pemuda.
"Kita ingin menyalakan kembali api semangat persatuan Sumpah Pemuda di dada para generasi muda melalui karya, olahraga, dan bahasa."
Antusiasme peserta pun terpancar nyata. Mario Duan, siswa SMPN Satu Atap Lewaji, mengaku senang bisa tampil dan berkenalan dengan teman dari sekolah lain.
"Selain bertanding secara sportif, yang paling menyenangkan adalah saya bisa menjalin persahabatan baru dengan teman-teman dari sekolah lain."
Melalui PORSSENI 2026, MKKS SMP se-Kecamatan Atadei berharap lahir bibit unggul yang tidak hanya berprestasi akademik dan non-akademik, tetapi juga berkarakter: bertanggung jawab, peduli sosial, dan menjaga persatuan — cerminan semangat Sumpah Pemuda yang sesungguhnya.