Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Soal DAS Waikomo, Muhamad Nasir ini niat baik saya karena permintaan masyarakat. Elias Making, Wakil Bupati terpilih belum bisa mewakili pemerintah

Elias Keluli Making, Kondisi itu belum bisa dilakukan normalisasi karena butuh perencanaan dan perhitungan yang matang. Kalau dilihat dari model penanganan yang ada terlihat tidak ada perencanaan yang baik.

Indonesiasurya
Kamis, 16 Januari 2025 | 11:17:46 WIB
Abrasi ancam sawah warga di das waikomo

Lewoleba,Indonesiasurya com - Pengambilan material galian c di daerah aliran sungai (DAS) waikomo kelurahan Lewoleba barat, kecamatan Nubatukan kabupaten Lembata NTT masih menjadi diskusi hangat banyak kalangan atas topik normalisasi.

Kritik pedas tidak hanya disampaikan ke pihak ketiga yang diduga mengeruk material galian c tanpa ijin namun, juga tertuju pada calon wakil bupati terpilih yang juga diduga membuat kebijakan untuk kepentingan daerah padahal dirinya belum di Lantik menjadi wakil bupati.

Catatan kritis juga diberikan kepada anggota DPRD Lembata Capt.David Vigis yang terlibat dalam upaya normalisasi tanpa perhitungan teknis tersebut

Sekretaris LBH Aldiras, Elias Keluli Making, usai melakukan investasi lapangan pada DAs waikomo kepada awak media menjelaskan bahwa, memang terpantau ada sedimentasi di beberapa titik Utara, selatan seputaran jembatan namun, untuk normalisasi belum terlalu dibutuhkan saat ini. tetapi jika untuk pencegahan terhadap bahaya bencana boleh dilakukan dengan syarat pelaksanaan berdasarkan perhitungan teknis sehingga tidak berdampak pada ikutan kerusakan yang lainnya. 

“Kondisi itu belum bisa dilakukan normalisasi karena butuh perencanaan dan perhitungan yang matang. Kalau dilihat dari model penanganan yang ada terlihat tidak ada perencanaan yang baik. Lebih tampak pada aksi sepihak oleh oknum tertentu dalam hal ini Anggota DPRD Vigis David dan Muhamad Nasir Laode, Wakil Bupati Lembata terpilih”, ungkap Elias Keluli.

Banyak informasi yang kami dapatkan bahwa kegiatan ini merupakan inisiatif anggota DPRD Lembata David Vigis dan Calon wakil bupati Lembata terpilih Muhamad Nasir.

“Menjadi pertanyaan adalah, apakah benar penanganan ini atas suruhan oknum DPRD dan Wakil Bupati terpilih ini? jika benar mengapa tidak melibatkan pemerintah? yang menjadi perhatian serius adalah kegiatan tersebut tanpa perhitungan teknis yang jelas karena, jika normalisasi dilakukan. material dalam DAS sangat banyak dibutuhkan lantas mengapa di bawah keluar? ujar Elias. 

Elias menegaskan keliru jika wakil Bupati terpilih membuat kebijakan mewakili pemerintah.

Mungkin niatnya baik tapi mesti diingat bahwa wakil terpilih belum dilantik menjadi wakil bupati lantas mengapa mewakili pemerintah? bagi kami ini mengindikasikan kurangnya pemahaman tentang tupoksi pemimpin dalam urusan pemerintahan. Elias berharap aksi ini tidak terulang lagi dikemudian hari, tegas Keluli di kediamannya (14/1/2025) 

Sementara itu, penjabat Bupati Lembata, Paskalis Ola Tapobali kepada awak media diruang kerjanya (14/1/2025) menyayangkan pihak ketiga membawa keluar material galian c dari das waikomo.

Menurut mantan Kepala dinas PUPR Lembata ini bahwa, normalisasi itu membutuhkan material galian c yang tidak sedikit. mungkin juga yang ada di das saat ini kurang namun, akan dilakukan perhitungan dan kajian teknis sebelum dilaksanakan normalisasi.

Tapobali menuturkan bahwa pemerintah daerah melalui BPBD telah mengajukan proposal ke BNPB pusat sebesar 26 miliar untuk kegiatan normalisasi  

Sementara itu Muhamad Nasir wakil bupati terpilih melalui sambung telp seluler (12/1/2025) kepada media ini menjelaskan bahwa ini niat niat baiknya karena banyak warga yang menghubungi dirinya dan meminta bantuan.

Hujan awal januari itu mengakibatkan banyak wilayah terendam banjir dan saya ditelpon oleh warga yang alami musibah sehingga saya turun lapangan melihat langsung.

Di lewoleba kami ke Lamahora, juga ke TPI, SMA Negeri satu Nubatukan, dan berbagai tempat lain termasuk DAs Waikomo karena, abrasi telah membuat beberapa fasilitas umum rusak termasuk amblasnya sawah milik masyarakat.

Di das waikomo saat kami turun, tampak ada sedimentasi di beberapa titik sekitar jembatan, abutment juga sudah gantung, diperparah dinding bagian timur bawah alami abrasi yang mengakibatkan sawah warga amblas.

"kemarin kami dipilih oleh masyarakat jadi kami punya Tangungjawab ketika ada masyarakat minta bantuan dan bagi saya urusan masyarakat itu nomor satu " ungkap Nasir.

Lebih jauh Nasir menjelaskan karena situasi ini kemudian dirinya berkoordinasi dengan dinas terkait namun, ketika itu alat berat pemerintah juga sedang tangani longsor dan belum bisa dimobilisasi kembali karena terkendala biaya. jadi Nasir berinisiatif karena niat baiknya untuk membantu masyarakat.

"langkah cepat ini untuk membuat jalan air, dengan mengeruk sedimentasi dan ini merupakan upaya untuk mengurangi resiko bencana" ungkap wakil terpilih.

Nasir menjelaskan ketika itu dirinya menghubungi Rahman di BPBD namun di jawab bahwa tidak ada alat sehingga wakil terpilih menghubungi langgeng untuk minta bantuan dan mereka bersedia makanya ada alat berat turun ke das Waikomo

"kita belum dilantik dan belum punya kewenangan tapi kemarin masyarakat sudah memilih kita karenanya, kita punya Tangungjawab sehingga ketika ada masyarakat butuh itu  P1 yang wajib kami layani" ungkap Nasi


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

SMAN 1 Nagawutung Tegaskan Komitmen pada Budaya Ilmiah Lewat Ujian KTI

Karya Tulis Ilmiah adalah ajang yang sangat bermartabat dalam posisi kita sebagai orang terpelajar,” tegasnya di hadap

| Senin, 02 Maret 2026
Nasir di Balauring: Dari Mimbar Ramadan, Wabup Lembata Bicara Iman, Algoritma, dan Pancasila

Dalam kultum yang disampaikannya, Wabup Nasir mengajak jamaah menengok kembali cara para pendiri bangsa merumuskan Indon

| Senin, 02 Maret 2026
Bulan Ramadan 1447 H, PLN Hadirkan Promo Tambah Daya Melalui PLN Mobile

layanan digital PLN Mobile untuk memastikan kecukupan daya listrik di rumah, sehingga aktivitas ibadah dan kebersamaan k

| Senin, 02 Maret 2026
Target Belum Terpenuhi, PT Krakatau Steel Percepat Pembangunan SPPG di Lembata

Proyek ini merupakan kolaborasi antara Badan Gizi Nasional dan PT Krakatau Steel, dengan lingkup pengerjaan mencakup pul

| Sabtu, 28 Februari 2026
Ramadan Penuh Berkah: Kapolres Bulukumba Borong Dagangan UMKM, Bagikan Gratis ke Pengendara

Takjil yang diborong tersebut kemudian dibagikan kepada para pengendara dan masyarakat yang melintas sebagai menu berbuk

| Sabtu, 28 Februari 2026
Wujud Kepedulian Sosial, YBM PLN Salurkan 45 Ribu Paket Bingkisan Sepanjang Ramadan 1447 H,

Program ini berasal dari zakat para pegawai muslim PLN yang dikelola secara amanah melalui YBM PLN

| Sabtu, 28 Februari 2026
Dari Knalpot ke Tajwid: Cara Nyeleneh Polisi Bulukumba Tertibkan Pengendara

Para pelanggar lalu lintas, khususnya pengendara yang tidak menggunakan helm, tidak hanya diberikan teguran, tetapi juga

| Sabtu, 28 Februari 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 4