Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Bupati Lembata Petrus Kanisius Tuaq Jadi Responden Pertama Sensus Ekonomi BPS 2026

Bupati Lembata menyampaikan apresiasi atas kerja BPS yang secara konsisten melaksanakan pendataan statistik sebagai dasar penyusunan perencanaan pembangunan

Indonesiasurya
Senin, 22 Juni 2026 | 00:24:48 WIB
Foto

Lembata - Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, menjadi responden pertama pendataan Sensus Ekonomi 2026. Kepala dan Tim BPS Kabupaten Lembata mendatangi Rumah Jabatan Bupati, Kamis 18/6/2026 malam, untuk melakukan wawancara langsung.

Pendataan itu bagian dari upaya BPS memperoleh gambaran menyeluruh kondisi sosial dan ekonomi masyarakat Lembata. Bupati menegaskan data akurat adalah fondasi kebijakan pembangunan, sehingga ia mengajak seluruh warga membuka pintu dan memberi data benar saat petugas BPS datang.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Kanis  menjadi responden dan mengikuti seluruh proses wawancara yang dilakukan petugas BPS. Berbagai aspek didata secara rinci, mulai dari kondisi rumah tangga, kepemilikan aset, aktivitas usaha, pertanian, perkebunan, peternakan, hingga sumber pendapatan keluarga.

Kepala Tim Statistik BPS Kabupaten Lembata, Muhammad Sukin, menjelaskan bahwa pendataan saat ini telah menggunakan perangkat digital berbasis telepon genggam sehingga proses pengumpulan data menjadi lebih cepat, efisien, dan akurat. Apabila jaringan internet tidak tersedia, data tetap dapat direkam secara offline dan akan diunggah setelah koneksi tersedia.

“Kami memastikan seluruh data yang dikumpulkan bersifat rahasia dan hanya digunakan untuk kepentingan statistik. Kami juga memohon dukungan masyarakat karena seluruh rumah tangga akan kami datangi untuk memperoleh gambaran kondisi sosial ekonomi yang sebenarnya,” jelasnya.

Dalam wawancara tersebut, Bupati Kanis memaparkan berbagai aktivitas usaha, pertanian, perkebunan, dan peternakan yang dikelola keluarga. Ia menjelaskan bahwa dari hasil pertanian dan perkebunan, hasil panen tidak seluruhnya dipasarkan karena sebagian dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. Selain itu, Bupati juga menjelaskan pola distribusi dan pemasaran yang selama ini dijalankan.

Petugas BPS melakukan pendataan secara mendalam terkait berbagai aspek usaha, antara lain jenis usaha yang dijalankan, tahun mulai usaha, biaya operasional dan perawatan, penggunaan internet, listrik dan air, jumlah tenaga kerja, besaran upah, sarana produksi, penggunaan pupuk dan pestisida, biaya transportasi, pajak tanah, hasil panen, hingga saluran pemasaran produk.

Selain usaha pertanian dan perkebunan, BPS juga mendata berbagai aset rumah tangga yang memiliki nilai ekonomi, seperti tanah, bangunan, kendaraan, tabung gas, kulkas, perhiasan emas, serta aset lainnya. Luas kepemilikan lahan dan perkiraan nilai aset turut dicatat guna memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai kondisi ekonomi rumah tangga.

Pada sektor peternakan, petugas mencatat jumlah dan jenis ternak yang dimiliki. Sementara itu, pada sektor usaha lainnya, pendataan mencakup Nomor Induk Berusaha (NIB), laporan keuangan, laba-rugi usaha, kemitraan usaha, serta nilai aset usaha.

Bupati Lembata menyampaikan apresiasi atas kerja BPS yang secara konsisten melaksanakan pendataan statistik sebagai dasar penyusunan perencanaan pembangunan. Menurutnya, data yang akurat sangat penting untuk menghasilkan kebijakan yang tepat sasaran dan sesuai dengan kondisi riil masyarakat.

“Masyarakat Lembata saat ini memahami pentingnya memberikan informasi yang benar kepada petugas. Karena itu saya mengajak seluruh masyarakat dan pelaku usaha untuk menerima petugas BPS serta memberikan data yang akurat sehingga hasil pendataan benar-benar dapat menjadi dasar pembangunan daerah yang lebih baik,” ujar Bupati.

Setelah seluruh proses pendataan selesai dilakukan, Bupati menandatangani dokumen pendataan sebagai bentuk verifikasi atas data yang telah diberikan. Sebagai tanda bahwa rumah tangga tersebut telah didata, stiker pendataan ditempel secara langsung oleh Bupati pada bagian pintu rumah.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Lembata menegaskan dukungannya terhadap seluruh program statistik yang dilaksanakan BPS. Data yang dihasilkan diharapkan menjadi fondasi penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan yang lebih terarah, terukur, dan berkelanjutan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Lembata.**ProkompimPemkabLembata**


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

BMP Sorong Selatan Bagikan Bendera Merah Putih Peringati HUT RI ke 81

Pembagian dan pemasangan bendara merah putih dalam rangka memperingati HUT RI ke 81

| Rabu, 12 Agustus 2026
Karhutla Mengancam, Kapolresta Gowa Ingatkan Warga: Jangan Main Api!

masyarakat diingatkan untuk tidak membuang puntung rokok sembarangan, tidak meninggalkan api di kawasan hutan maupun lah

| Senin, 10 Agustus 2026
Gebyar Aman Calistung, Cara Patungan Pancarkan Cahaya Anak

Kegiatan tersebut dirancang sebagai gerakan sederhana untuk memprovokasi dan membiasakan anak-anak sejak dini agar akrab

| Minggu, 09 Agustus 2026
Pemkab Lembata Launching Rumah Potong Unggas, Dorong Hilirisasi Peternakan dan Ekonomi Kerakyatan

Kehadiran fasilitas ini diharapkan mampu memperkuat mata rantai produksi unggas, meningkatkan kualitas pengolahan hasil

| Minggu, 09 Agustus 2026
Polemik Bildad Thonak, KKJ NTT-AJI Kupang Dorong Dewan Pers Perkuat Pengawasan

KKJ NTT dan AJI Kupang menilai munculnya sejumlah pemberitaan yang dianggap tendensius, provokatif, dan tidak berimbang

| Minggu, 09 Agustus 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 11