Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Grand Finalis L-Men dari NTT: dr. Geta Ajak Warga Lembata Kendalikan Hipertensi dengan Gaya Hidup Sehat

dr. Geta juga melatih para kader kesehatan lokal untuk mampu melakukan pengukuran tekanan darah secara mandiri.

Indonesiasurya
Sabtu, 17 Mei 2025 | 19:46:38 WIB
Foto bersama

Lembata, Indonesiasurya.com — Dalam rangka memperingati World Hypertension Day 2025, Dokter Puskesmas Autaqnapoq yaitu dr. Geta Okta Prayogi kembali menunjukkan dedikasinya di garis depan pelayanan kesehatan di daerah terpencil.

Bertempat di Kantor Desa Peusawah, Kecamatan Omesuri, Kabupaten Lembata, NTT, dokter muda inspiratif yang juga Grand Finalist The New L-Men of The Year 2025 ini memimpin rangkaian kegiatan edukatif bertajuk “Hypertension Under Control: Measure Your Blood Pressure, Eat Healthy, Move Easily.”

Tak hanya dikenal sebagai dokter penugasan khusus dari Kementerian Kesehatan RI, dr. Geta juga merupakan anggota REDUKASI The New L-Men of The Year, sebuah gerakan yang fokus pada edukasi kesehatan berbasis komunitas. Dalam kegiatan ini, ia memberikan edukasi mengenai pola makan sehat DASH (Dietary Approaches to Stop Hypertension), memimpin sesi workout ringan untuk penderita hipertensi, serta menggelar pemeriksaan tekanan darah gratis bagi masyarakat desa.

Yang tak kalah penting, dr. Geta juga melatih para kader kesehatan lokal untuk mampu melakukan pengukuran tekanan darah secara mandiri.

“Deteksi dini adalah kunci utama. Hipertensi sering disebut sebagai silent killer, dan satu-satunya cara untuk mengendalikannya adalah dengan kebiasaan hidup sehat dan pemeriksaan rutin,” tegasnya di hadapan para peserta.

Dengan latar belakang sebagai seorang dokter yang pernah mengalami obesitas dan berhasil mengubah gaya hidupnya, dr. Geta menyampaikan pesan kuat: perubahan itu mungkin, dan kesehatan adalah hak semua orang — termasuk mereka yang tinggal di pelosok.

Kehadiran dr. Geta di acara ini menjadi bukti nyata bahwa semangat membangun Indonesia sehat tak mengenal batas wilayah. Melalui pendekatan yang edukatif dan humanis, ia membuktikan bahwa menjadi dokter bukan sekadar profesi, tapi panggilan untuk mengabdi dan menginspirasi.

 “Saya percaya bahwa perubahan besar dimulai dari langkah kecil, seperti memeriksa tekanan darah atau memilih makanan yang lebih sehat. Saya ingin masyarakat di pelosok juga memiliki kesadaran itu.” – dr. Geta Okta Prayogi


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Terkini

Rehabilitasi Pelabuhan Waijarang Lembata Belum Rampung, Masyarakat Mendesak Penyelesaian Cepat

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lembata, Yohanes Arimon Dedeo, membenarkan pihaknya terus berkoordinasi dengan pihak

| Rabu, 23 September 2026
Dinas Kesehatan Lembata Gelar Kampanye Ibu Hamil Sehat : Sehat Ibunya, Sehat Bayinya

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Dinas Kesehatan, dr. Bernadus B. Punang. Dalam sambutanny

| Rabu, 23 September 2026
Tiga Agenda Besar PP PMKRI 2026–2028

Yohanes Tola, ketidakadilan dapat dimaknai sebagai situasi ketika perangkat negara tidak bekerja atau tidak ditempatkan

| Rabu, 23 September 2026
Infulenza meningkat Dinas Kesehatan Lembata ambil langkah antisipasi

Meskipun aktivitas influenza nasional masih berada pada kategori rendah, kondisi ini tetap perlu menjadi perhatian semu

| Selasa, 22 September 2026
Dugaan Tambang Batu Bara Ilegal di Bone Disorot, Nama Herman Disebut

Seorang narasumber yang meminta identitasnya dirahasiakan menyebut, solar subsidi yang digunakan untuk menunjang operasi

| Selasa, 22 September 2026
DPRD Lembata desak Dinas Pendidikan Segera Bereskan Sengketa SD Inpres Hama Hena Ileape.

Menurut FGL, warga Korban Bencana Tidak Boleh Dibebani Masalah Baru "Ingatlah, warga yang menempati lokasi ini adalah

| Senin, 21 September 2026
PLN UID Sulselrabar Disorot! AMPERA Pertanyakan Nasib Hak Pelanggan di Tengah Pemadaman Bergilir

AMPERA menilai persoalan tersebut tidak semestinya berhenti sebagai pembahasan di ruang rapat. Di tengah pemadaman yang

| Sabtu, 19 September 2026
Festival Sastra Kepulauan IX, Panggung Kebudayaan yang Menyatukan Beragam Suara

Pembukaan festival dilakukan Wahida, S.S., M.A., yang mewakili Kepala Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Selatan, Toha Machs

| Sabtu, 19 September 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 3