Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Kado Spesial HUT ke-27 Lembata: RSUD Lewoleba Siapkan Layanan Cuci Darah, Ditargetkan Beroperasi Februari 2027

Kehadiran layanan ini menjadi salah satu wujud nyata pembangunan kesehatan daerah sebagaimana diarahkan dalam RPJMD Lembata 2025–2029.

Indonesiasurya
Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:03:21 WIB
Foto

LEWOLEBA, INDONESIASURYA.COM — Kabar gembira bagi warga Lembata penderita gangguan ginjal. Menjelang peringatan HUT ke-27 Kabupaten Lembata, RSUD Lewoleba secara resmi menyiapkan instalasi hemodialisis atau layanan cuci darah yang ditargetkan mulai beroperasi pada Februari 2027. Langkah ini diharapkan mengakhiri ketergantungan pasien yang selama ini harus menempuh perjalanan jauh ke Kupang demi mendapatkan terapi rutin.

 

Peninjauan Langsung Pimpinan Daerah

 

Peninjauan kesiapan fasilitas dilakukan langsung oleh Bupati Lembata P. Kanisius Tuaq, Wakil Bupati H. Muhamad Nasir, Ketua TP PKK Ursula Surat Bayo Tuaq, serta Plt. Kepala Dinas Kesehatan, pada Senin (12/10/2026). Kehadiran layanan ini menjadi salah satu wujud nyata pembangunan kesehatan daerah sebagaimana diarahkan dalam RPJMD Lembata 2025–2029.

 

Kerja Sama Penuh untuk Layanan Berkualitas

 

Pada 6 Agustus 2026, Pemkab Lembata telah menandatangani nota kesepahaman dengan PT Internusa Jaya Raya melalui skema Kerja Sama Operasional (KSO). Pihak mitra menyediakan peralatan, sementara RSUD Lewoleba menyiapkan sumber daya manusia, ruang, dan standar teknis pelayanan.

 

Direktur RSUD Lewoleba, drg. Yoseph Freinademets Paun, menegaskan layanan hemodialisis memiliki karakteristik khusus dan tidak bisa tergesa-gesa. "Proses hemodialisa itu tidak seperti pelayanan lainnya. Dia memiliki spesifikasi dan karakteristik yang berbeda," ujarnya.

 

Persiapan Bertahap: SDM, Ruang, dan Perizinan

 

Beberapa tahapan krusial yang sedang berjalan:

- Pelatihan Tenaga Kesehatan: Dua perawat dikirim berlatih ke RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta dan RSPAD Gatot Soebroto Jakarta. Dokter penanggung jawab juga dalam proses penempatan dan pelatihan.

- Penataan Ruang: Bekas ruang ICU akan direvitalisasi menjadi instalasi hemodialisis sesuai standar teknis.

- Kerja Sama BPJS: Setelah fasilitas dan SDM siap, rumah sakit akan mengajukan izin pembukaan layanan kepada BPJS Kesehatan.

 

Beban Pasien Berkurang Secara Signifikan

 Selama ini, pasien Lembata yang membutuhkan cuci darah harus rujuk ke rumah sakit di Kupang — biaya transportasi, akomodasi, serta kelelahan fisik dan mental menjadi beban tambahan yang berat. Kehadiran layanan di Lewoleba tidak sekadar mendekatkan akses pengobatan, tetapi juga meningkatkan harapan hidup dan kualitas hidup pasien.

 

"Pelayanan ini spesifik dan tidak serta-merta dibuka. Kita berproses sampai semua sumber daya manusia siap, termasuk dokter penyakit dalam," tegas drg. Yoseph.

 

Di usia ke-27 kemandirian Lembata, fasilitas cuci darah adalah kado yang paling bermakna — bukan sekadar bangunan dan mesin, tetapi jaminan nyawa yang lebih dekat dijangkau oleh masyarakat. Semua pihak berkomitmen memastikan layanan ini tidak hanya berdiri, tetapi berjalan aman, berkualitas, dan berkelanjutan.


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Terkini

HUT ke-27 Lembata, Bupati Kanis Tegaskan Pembangunan Harus Berdampak Nyata

Peringatan tahun ini mengusung tema 'Dengan Semangat Taan Tou, Melangkah Bersama Mewujudkan Pemerintahan yang Efektif, S

| Selasa, 13 Oktober 2026
Bupati Kanis Tinjau Laboratorium Kesehatan Hewan Lembata, Pastikan Siap Beroperasi

"Laboratorium ini sangat penting untuk memantau kesehatan ternak, memastikan keamanan daging yang beredar, serta mengawa

| Rabu, 14 Oktober 2026
Dari Laporan Masyarakat hingga Penindakan, Satresmob Bareskrim Ungkap Kasus Curanmor

Tim Satresmob Bareskrim Polri yang dipimpin oleh Kanit 1 Satresmob Bareskrim Polri, Kombes Pol Harry Azhar, S.H., S.I.K.

| Selasa, 13 Oktober 2026
PT. Annisa Ahmada Buka Suara! Bantah Telantarkan Jemaah Umroh, Ungkap Masalah Vendor Tiket

Dalam surat klarifikasi bernomor 042/AAT/EXT/X/2026, PT Annisa Ahmada Travelindo menjelaskan kronologi permasalahan yang

| Selasa, 13 Oktober 2026
"Otonomi Harus Dirasakan Sampai ke Desa" — Lukman Laba Soroti Perayaan yang Terasa Jauh dari Masyarakat

Lukman menutup dengan harapan agar otonomi benar-benar hidup di hati setiap masyarakat, dari kota hingga ke desa-desa pa

| Senin, 12 Oktober 2026
HUT ke-27 Otonomi Lembata: Ketua DPRD Syafrudin Sira ; "Otonomi hanya judul namun, isinya nyaris tak ada"

Kita belum menjiwai secara penuh otonomi ini. Semangat Taan Tou — satu rasa — belum kita lakukan secara maksimal." U

| Senin, 12 Oktober 2026
Fransiskus Gewura akui, 27 Tahun Otonomi Lembata ada Kemajuan, tinggal Fokus ke Ekonomi Masyarakat

Poin tak kalah penting yang disampaikan Frans Gewura adalah menjaga keamanan dan ketertiban agar Lembata menjadi daerah

| Senin, 12 Oktober 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 8