Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Fres Mart PKK NTT Diluncurkan Gubernur NTT Melki Laka Lena

Acara tersebut dihadiri Staf Ahli TP PKK NTT Vera Asadoma, Kepala Dinas PMD NTT Viktor Manek, serta Kepala Dinas DP3AP2KB NTT Ruhut Laiskodat.

Indonesiasurya
Sabtu, 06 Desember 2025 | 00:51:38 WIB
Foto

Kupang,NTTPride.com - Fresh Mart PKK NTT resmi di luncurkan Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades Laka Lena di Kantor TP PKK Provinsi NTT, Sabtu (6/12/2025).

Gubernur dalam kegiatan tersebut menginstruksikan kepada seluruh ASN untuk berbelanja kebutuhan pangan di pusat penjualan produk lokal, sekaligus mewajibkan OPD dan sekolah memanfaatkan lahan mereka untuk berkebun guna memperkuat pasokan produksi daerah.

Acara tersebut dihadiri Staf Ahli TP PKK NTT Vera Asadoma, Kepala Dinas PMD NTT Viktor Manek, serta Kepala Dinas DP3AP2KB NTT Ruhut Laiskodat.

Dalam sambutannya, Gubernur Melki Laka Lena menegaskan bahwa Fresh Mart merupakan bagian dari upaya besar Pemprov NTT mendorong produksi bahan pangan sehat, efisien, dan terjangkau, yang melibatkan PKK, sekolah, OPD, dan kelompok masyarakat.

“Program ini bagus karena memastikan PKK ikut menghasilkan dan menyediakan bahan pangan yang berkualitas untuk dapur-dapur MBG, sekolah, hingga pasar modern,” ujar Gubernur.

Ia menekankan bahwa Fresh Mart bukan hanya gerai penjualan, tetapi model nyata bagaimana pemerintah dan masyarakat bekerja sama menggerakkan ekonomi dari hulu hingga hilir.

Gubernur juga mengapresiasi inisiatif PKK karena kegiatan ini dibangun secara swadaya, tanpa mengandalkan APBD.

“Biaya awalnya Rp40 juta dan itu murni swadaya pengurus. Ini bukti semangat gotong royong di NTT tidak boleh berhenti,” ujarnya.

Gubernur Melki menegaskan bahwa tantangan utama bukan pasar, melainkan produksi. Karena itu, ia menginstruksikan agar seluruh OPD, sekolah, dan ASN memanfaatkan lahan yang dimiliki untuk menanam komoditas yang dapat memasok Fresh Mart dan dapur MBG.

“Tidak boleh ada lahan kosong. Sekolah, SMA, SMK, dan OPD yang punya lahan harus menanam. Ini musim tanam. Produksi harus konsisten,” tegasnya.

Ia menyampaikan bahwa beberapa sekolah di wilayah daratan Timor telah memiliki lahan luas untuk pengembangan tanaman sayur dan bumbu. Bibitnya, kata Gubernur, dapat disiapkan oleh Dinas Pertanian.

Melki bahkan meminta ASN yang menerima gaji penuh untuk tidak bekerja tanpa produktivitas.

“ASN jangan terima gaji buta. Kalau bisa berkebun, berkebun. Semua fasilitas yang ada, kursi, meja, kantor, harus digunakan untuk mendukung gerakan produksi,” katanya.

Dalam penjelasannya, Gubernur Melki memaparkan gambaran kebutuhan bahan pangan di NTT, terutama untuk mendukung dapur MBG dan BGS. Menurutnya, kebutuhan sayur untuk siswa SD, SMP, dan SMA sangat besar.

“Total kebutuhan sayur bisa mencapai puluhan ton sehari bila dihitung dari seluruh dapur. Karena itu, produksi lokal harus digenjot,” jelasnya.

Melki menambahkan bahwa pasar modern di NTT masih mengambil sebagian besar pasokan dari luar daerah karena produksi lokal belum stabil.

“Kalau produksi kita kuat dan berkelanjutan, pasar modern pasti ambil dari kita,” tegasnya.

Gubernur menyampaikan pentingnya memanfaatkan kekuatan pasar internal pemerintah. Dengan jumlah ASN yang cukup besar, ia menilai Fresh Mart bisa memiliki pasar reguler yang sangat stabil.

“ASN di Kupang saja lebih dari dua ribu. Kalau belanja Rp100 ribu per bulan, itu bisa puluhan miliar per bulan. Ini perputaran ekonomi yang besar untuk petani dan UMKM,” kata Melki.

Untuk itu, ia berencana mengatur kebijakan agar ASN berbelanja kebutuhan pangan di Fresh Mart atau pusat distribusi pangan lokal sejenis.

Melki meminta agar Fresh Mart tidak hanya bergantung pada hasil kebun PKK, tetapi membuka kemitraan luas dengan masyarakat, karang taruna, kelompok gereja, kelompok masjid, komunitas tani, dan UMKM.

“Semua kelompok masyarakat harus diajak bekerja sama. Kalau pusatnya penuh setiap hari dan pasokan tidak putus, Fresh Mart akan jadi pusat ekonomi yang hidup,” ungkapnya.

Ketua TP PKK NTT, Asti Laka Lena, menjelaskan bahwa ide Fresh Mart berawal dari kebutuhan PKK untuk mencari sumber pendanaan yang tidak bergantung pada anggaran pemerintah.

“Awalnya ini kami rancang untuk menjawab keterbatasan anggaran. Kami ingin PKK bisa punya usaha yang berkelanjutan sekaligus memberdayakan masyarakat,” ujar Bunda Asti.

Ia menjelaskan bahwa Fresh Mart memprioritaskan produk pangan organik, termasuk sayur, buah, ayam, daging, ikan, dan telur.

“Kami ingin masyarakat lebih sehat. Karena itu Fresh Mart mengutamakan produk organik,” katanya.

Asti juga menyampaikan bahwa PKK bekerja sama dengan JS Organik dalam hal pendampingan, manajemen, dan penyediaan produk.

Lahan di sekitar Kantor PKK kini sedang digarap menjadi kebun produksi yang melibatkan masyarakat sekitar.

Untuk mempermudah layanan, Fresh Mart bekerja sama dengan Bank NTT dalam penyediaan sistem pembayaran digital menggunakan QRIS.

Asti juga menjelaskan bahwa Fresh Mart menargetkan ASN sebagai pasar utama, terutama perkantoran di sekitar Kantor PKK.

“ASN bisa memesan lewat WhatsApp. Kami siap kemas dan antar. Sampai sistem aplikasi selesai dikembangkan, pesanan akan dilayani melalui WA dan sistem slayer,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa seluruh modal usaha Fresh Mart berasal dari swadaya pengurus dan akan dikembalikan setelah usaha stabil.

Ketua Panitia menyampaikan bahwa Fresh Mart dikembangkan dengan skema investasi bersama para pengurus PKK, yang menggabungkan modal, saham, dan tata kelola usaha profesional.

“Fresh Mart lahir sebagai bagian dari upaya membangun transformasi ekonomi melalui pengolahan bahan mentah menjadi produk bernilai tambah, serta semangat Ayo Membangun NTT,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa Fresh Mart juga disiapkan untuk menjadi mitra NTT Mart, Dekranasda, dan program pengembangan ekonomi lainnya.

Panitia juga menyampaikan bahwa Grand Launching Fresh Mart direncanakan pada 9 Desember 2025 oleh Ketua Umum Dekranas Pusat, Selvie Gibran.

Soft Launching PKK NTT Fresh Mart resmi dibuka oleh Gubernur Melki Laka Lena. Pemerintah berharap Fresh Mart dapat menjadi pusat penggerak ekonomi, mendukung ketahanan pangan berbasis produksi lokal, membuka peluang pasar besar bagi petani, sekolah, UMKM, serta membangun rantai pasokan pangan yang konsisten dan sehat di seluruh NTT.


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

SMAN 1 Nagawutung Tegaskan Komitmen pada Budaya Ilmiah Lewat Ujian KTI

Karya Tulis Ilmiah adalah ajang yang sangat bermartabat dalam posisi kita sebagai orang terpelajar,” tegasnya di hadap

| Senin, 02 Maret 2026
Nasir di Balauring: Dari Mimbar Ramadan, Wabup Lembata Bicara Iman, Algoritma, dan Pancasila

Dalam kultum yang disampaikannya, Wabup Nasir mengajak jamaah menengok kembali cara para pendiri bangsa merumuskan Indon

| Senin, 02 Maret 2026
Bulan Ramadan 1447 H, PLN Hadirkan Promo Tambah Daya Melalui PLN Mobile

layanan digital PLN Mobile untuk memastikan kecukupan daya listrik di rumah, sehingga aktivitas ibadah dan kebersamaan k

| Senin, 02 Maret 2026
Target Belum Terpenuhi, PT Krakatau Steel Percepat Pembangunan SPPG di Lembata

Proyek ini merupakan kolaborasi antara Badan Gizi Nasional dan PT Krakatau Steel, dengan lingkup pengerjaan mencakup pul

| Sabtu, 28 Februari 2026
Ramadan Penuh Berkah: Kapolres Bulukumba Borong Dagangan UMKM, Bagikan Gratis ke Pengendara

Takjil yang diborong tersebut kemudian dibagikan kepada para pengendara dan masyarakat yang melintas sebagai menu berbuk

| Sabtu, 28 Februari 2026
Wujud Kepedulian Sosial, YBM PLN Salurkan 45 Ribu Paket Bingkisan Sepanjang Ramadan 1447 H,

Program ini berasal dari zakat para pegawai muslim PLN yang dikelola secara amanah melalui YBM PLN

| Sabtu, 28 Februari 2026
Dari Knalpot ke Tajwid: Cara Nyeleneh Polisi Bulukumba Tertibkan Pengendara

Para pelanggar lalu lintas, khususnya pengendara yang tidak menggunakan helm, tidak hanya diberikan teguran, tetapi juga

| Sabtu, 28 Februari 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 10