Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Herman Haron Tadon Ketua KPU Lembata "Tidak benar saya ketuk palu setelah lerai ricuh di pleno perhitungan suara pemilihan kepala daerah "

Herman Tadon , tidak benar saya ketuk palu usai lerai kericuhan

Indonesiasurya
Jumat, 06 Desember 2024 | 07:20:43 WIB
Ketua KPU Lembata

Lewoleba,Indonesiasurya.com - Ketua KPU Lembata Hermanus Haron Tadon tegas menapik tudingan bahwa palu pengesahan rekapitulasi perhitungan suara pemilihan bupati dan wakil bupati Lembata untuk kecamatan Buyasuri diketuk usai lerai kericuhan saat pleno berlangsung.

Palu saya ketuk setelah ketua Bawaslu sampaikan pendapat dan saya bertanya pada saksi ujar Herman kepada Indonesiasurya.com melalui pesan singkat Whatsup (wa) 5/12/20224

"Saya ketuk palu setelah keributan selesai dan setelah Ketua Bawaslu Lembata menyampaikan pendapat dan sebelum palu di ketuk pun saya masih bertanya pada para Saksi bagaimana dengan hasil dari Kecamatan Buyasuri ? Sebagian Saksi setuju terus saya tanya Bawaslu juga sepakat dan anggota KPU Lembata juga sepakat selanjutnya saya langsung ketua palu pengesahan"terang Tadon

Penyampaian ketua KPU Lembata ini untuk meluruskan pemberitaan media ini pada, Rabu (4/12/2024) dengan judul, https://indonesiasurya.com/ppk-buyasuri-ngamok-kpu-lembata-diduga-tidak-netral-benarkah.

untuk diketahui bahwa pleno perhitungan suara pemilihan bupati dan wakil bupati Lembata, diwarnai kericuhan setelah anggota PPK Buyasuri ngamok saat dinamika rapat sedang berlangsung.

Tindakan anggota ppk Buyasuri ini kemudian membersihkan pertanyaan para saksi, jangan-jangan dugaan pengelembungan suara itu benar adanya?

Doni Kares Astrianus, salah satu saksi pada pleno tersebut tegas mengatakan, dalam urusan pilkada Lembata kali ini pihaknya menduga PPK kecamatan Buyasuri berkontribusi dalam kecurangan ini. ujar Asten. 

Selain itu, Kares menyoroti  oknum penyelenggara di kecamatan Buyasuri bergaya preman. 

"Penyelenggara pemilu haruslah orang yang paham dan mengerti adab berargumentasi di forum. Kalau bergaya preman tidak perlu jadi penyelenggara. 

Kedua, kami soroti dugaan ketidaknetralan bawaslu dan Panwaslu. Tadi malam sebelum pleno rekapitulasi, ada dugaan pertemuan dengan tim paket tertentu untuk mencocokan data. Sehingga selama ini dugaan Kecurangan dari tingkat bawah ini bisa benar dan menjadi masif," ujar Asten Kares.

Dikatakan, di TPS Ile Ape Timur, Desa Lamatokan, jumlah yang memilih, lebih banyak dari daftar hadir, sehingga dirinya meminta cek kembali di aplikasi sirekap, ternyata ditolak juga oleh KPU. 

"KPU diduga tidak fair dan lebih cenderung memihak ke paket tertentu. Kami juga Sayangkan saksi dari paslon 4 mengabaikan dugaan penggelembungan suara. Beliau bahkan mendukung untuk tidak buka kotak suara. 

Kares menegaskan, akan adukan Bawaslu dan KPU Lembata ke DKPP.


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Terkini

Pemkot Denpasar Salurkan Bantuan Rp700 Juta untuk Korban Gempa NTT

Gubernur Bali, I Wayan Koster, mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan oleh pemerintah daerah di seluruh Bali yang de

| Senin, 31 Agustus 2026
Bupati Lembata Resmikan Pemanfaatan Sumur Bor, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Kekeringan

Peresmian tersebut menjadi salah satu langkah nyata pemerintah daerah dalam menjawab kebutuhan mendasar masyarakat terha

| Minggu, 30 Agustus 2026
KISRUH UMRAH JOMBANG! Travel Bantah Keras Tuduhan, Sebut Tiket Sudah Disiapkan

PT Annisa Ahmada Travelindo menegaskan: tiket telah disiapkan, pihak travel telah berada di bandara, dan perusahaan meny

| Minggu, 30 Agustus 2026
Bupati Lembata Serahkan SK Kepala Sekolah dan Guru, Tegaskan Jabatan Bukan Akhir Pengabdian

Dalam arahannya, Bupati Kanis Tuaq menegaskan bahwa jabatan kepala sekolah bukan sekadar posisi administratif, melainkan

| Sabtu, 29 Agustus 2026
Akhiri Ketidakpastian Pengukuran Tanah, BPN Lembata Luncurkan Sistem FIFO Terjadwal

Pengukuran bidang tanah, yang menjadi salah satu tahapan penting dalam menghasilkan data pertanahan, kini dikelola berda

| Jumat, 28 Agustus 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 10