Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Membongkar Dugaan Penggelapan Mobil Hilux Double Cabin di Lembata

Harus besar hati untuk kembalikan mobil Hilux ini karena, Itu barang milik orang jadi mesti di kembalikan" ujar Don Bosco

Indonesiasurya
Selasa, 10 Juni 2025 | 21:46:27 WIB
Yasinta Asa

Lewoleba,Indonesiasurya.com -  Yasinta Asa mantan istri Yonas Karangora yang hari ini Selasa, 10 Juni 2025 dipanggil penyidik polres Lembata terkait somasi yang pernah dilayangkan dirinya atas dugaan penggelapan mobil Hilux Double Cabin yang merupakan harta bersama mantan suaminya.

Yasinta yang didampingi pengacara Yohanes Don Boco kepada media ini mengungkapkan,, Hari ini dirinya dipanggil untuk memberikan keterangan tambahan kepada penyidik.

"Saya ketemu penyidik Pak Rocky Lomi untuk memberikan keterangan tambahan atas laporan saya terkait dugaan penggelapan mobil Hilux Double Cabin milik mantan suami saya Almarhum Yonas Karangora"

Lanjut Yasinta bahwa, mobil hilux double cabin EB.8898f merupakan harta bersama dirinya dan almarhum Yonas Karangora yang adalah mantan suaminya. Lagi pula ada ahli waris dari almarhum yakni anak dari pernikahan saya dan Yonas tutur Yasinta

Mobil yang kini jadi sengketa ini, diduga melibatkan, sepupu dari almarhum Yonas yang adalah anggota DPRD Lembata ujar Yasinta..

Yasinta dalam pembicaraan dengan media ini mengatakan, tadi saat di penyidik dirinya diminta untuk menyampaikan perihal kronologis dugaan penggelapan mobil Hilux Double Cabin tersebut

Lanjut Yasinta Asa, pada tanggal, 18 mei 2025 lalu, dirinya pernah datang namun, menurutnya, ketika itu LK orang yang kini menguasai mobil tersebut terkesan menghindar dan sepertinya tidak ada itikad baik ungkap Yasinta.

Ketika saya dan almarhum bercerai, kami belum mengurus soal harta goni gini, tetapi saya datang ini, mengurus hak ahli waris karena, saat ini anak saya lagi di Jerman kisah Sinta Asa.

"Saya ditanya 19 pertanyaan, termasuk soal kerugian yang anak saya derita karena, hak warisnya tidak di kembalikan" ungkap Yasinta.

Saya juga serahkan ke penyidik berbagai bukti salah satunya adalah bukti transfer yang dilakukan oleh LK ke mantan suami saya sebab, kesepakatan mereka sebelum Yonas ke Kalimantan dan meninggal yakni setiap bulan satu juta.

Saya disampaikan oleh mantan adik ipar saya, Yati Karangora, bahwa, setelah tiga bulan di Kalimantan alm Yonas sakit, jadi mereka hendak membeli alat terapi, sehingga Yonas mau jual mobil Hilux dengan harga, 250 juta tapi LK yang adalah pejabat publik di Lembata ini, tawar mau beli,  dan sudah ada kesepakatan namun, dalam perjalanan uang yang kirim setengah mati

Di Oktober 2023 dikirim 1 juta, lalu bulan mei 2024, dikirim lagi 2 5 juta dan Saat almarhum sakit parah dan mau rujuk dibulan, Agustus 2024 dikirim 7 juta sehingga, total semua 10 juta 500 dan bukti sudah ada sama saya dan udah diserahkan ke penyidik ujar mantan istri almarhum Yonas.

"Mobil Itu harta bersama, mestinya tidak bisa di jual tanpa sepengetahuan saya karena mobil diperoleh saat kami masih terikat perkawinan" ujar Yasinta.

Diakhir pembicaraan dengan media ini, Yasinta meminta agar ada itikad baik dari LK kader salah satu partai besar, untuk mengembalikan mobil Hilux yang kini ada padanya. Demikian juga anak saya yang di jerman  ingin tetap menjaga hubungan silaturahmi dengan bapak kecilnya sehingga meminta agar mobil almarhum bapaknya bisa dikembalikan.

Sementara itu, Yohanes Don Bosko penasihat hukum yang mendampingi Yasinta saat menghadap pihak menyidik mengatakan, di Polres ada ruang mediasi jadi kita minta agar para pihak yang kini menguasai mobil tersebut untuk bisa manfaatkan kesempatan ini dengan baik.

"Harus besar hati untuk kembalikan mobil Hilux ini karena, Itu barang milik orang jadi mesti di kembalikan" ujar Don Bosco

Kita hanya minta itikad Baik,. Jika kemudian mobil ini tidak dikembalikan maka proses hukum akan terus berlanjut tegas Don Bosco.


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

Hari Keempat TMMD : Pembukaan Jalan di Desa Sijarango Capai 41,50 Persen*

Dari pantauan di Lapangan, sejak pagi para anggota Satgas sudah melakukan berbagai persiapan untuk mengejar target pembu

| Minggu, 19 Juli 2026
Dibalik Seragam Loreng, Satgas TMMD Kodim 0210/TU Tingkatkan Keimanan Melalui Ibadah Minggu

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan emosional dan sosial antara TNI dan warga di lokasi pelaksan

| Minggu, 19 Juli 2026
PLN UIP Nusra Gelar Rapat Konsinyering, Kinerja Semester I 2026 Lampaui Target

General Manager PT PLN (Persero) UIP Nusra, RDW. Manurung, menyampaikan bahwa Nilai Kinerja Organisasi (NKO) Semester I

| Minggu, 19 Juli 2026
Listan Ingatkan Waspadai "Penumpang Gelap" dalam Perjuangan Provinsi Luwu Raya!

semakin dekat sebuah cita-cita diwujudkan, semakin besar pula kemungkinan munculnya pihak-pihak yang mencoba mengganggu

| Minggu, 19 Juli 2026
Tingkatkan Pelayanan Kepada Pasien, RSU Bukit Lewoleba Lembata, Padukan dua Dokter Muda

"Kami dua bulan tanpa dokter spesialis dan sekarang kita sudah punya"ungkap Mantan Deken Lembata dengan senyum.

| Sabtu, 18 Juli 2026
Mahasiswa KKN Unwira Kupang Gelar Sosialisasi Anti - Cyberbullying di SMPN 1 Lewolema

Langkah preventif ini diharapkan mampu mempertahankan "rekor bersih" SMP Negeri 1 Lewolema dari kasus perundungan secara

| Jumat, 17 Juli 2026
Penumpang KM. Lambelu Loncat dari Kapal, Tim SAR Lakukan Pencarian di Perairan Pulau Pemana Sikka.

Lokasi kejadian diperkirakan berada di sekitar Perairan Pulau Pemana, Kabupaten Sikka, NTT, pada koordinat 8° 22.310'S

| Kamis, 16 Juli 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 14