Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Target Keuangan Sehat 2026, PDAM Lembata Catat Tingkat Kehilangan Air Sebanyak 24,65 Persen Dari Kapasitas Sumber Sebesar 92 Liter Per Detik

Saat ini, kapasitas sumber air PDAM tercatat sebesar 92 liter per detik. Namun, kapasitas terpasang baru mencapai 55 liter per detik, dengan produksi aktual 36 liter per detik

Indonesiasurya
Rabu, 06 Mei 2026 | 17:22:22 WIB
Ilustrasi

Lewoleba - Perusahan Daerah air minum (PDAM), satu-satunya perusahan Daerah Lembata yang masih bertahan hingga kini menargetkan keuangan yang sehat pada tahun 2026 ini.

Target ini disampaikan oleh direktur PDAM, Lambertus Ola Hara saat rapat kerja anggaran perusahan tahun anggaran 2026 bersama pemerintah daerah.

Rapat yang terjadi di aula kantor Bupati, 5 Mei 2026 merupakan lanjutan pemaparan RKAP, PDAM Kabupaten Lembata.

Rapat dipimpin Yohanes Berchamans Daniel Dai, S.IP Asisten III yang menangani, Administrasi Umum Sekretariat Daerah dan didampingi Direktur PDAM Olahara Lambertus Ola Hara, ST, serta Komite Audit Mateus Mas Belalawe, S.Kom., MT.

Tampak hadir pada kegiatan tersebut, kepala Inspektorat, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Pertanahan, Dinas Perhubungan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kesehatan, Badan Keuangan dan Aset Daerah, Badan Pendapatan Daerah, RSUD Kabupaten Lembata, serta Bagian Hukum Setda Lembata.

Lambertus Ola Hara, direktur PDAM dalam pemaparannya menjelaskan bahwa, perusahaan menargetkan kondisi keuangan yang lebih sehat pada Tahun Anggaran 2026 melalui strategi efisiensi, peningkatan pelayanan, dan optimalisasi sumber daya. Fokus utama diarahkan pada penurunan tingkat kehilangan air atau Non-Revenue Water (NRW), peningkatan jumlah pelanggan aktif, optimalisasi kapasitas produksi, serta penguatan manajemen keuangan perusahaan.

Saat ini, kapasitas sumber air PDAM tercatat sebesar 92 liter per detik. Namun, kapasitas terpasang baru mencapai 55 liter per detik, dengan produksi aktual 36 liter per detik. Dari jumlah tersebut, distribusi kepada pelanggan baru mencapai 23,60 liter per detik, dengan rata-rata jam operasi 12 jam per hari.

Tingkat kehilangan air masih berada pada angka 24,65 persen, sementara jumlah pelanggan aktif sebanyak 6.623 sambungan rumah.

Manajemen PDAM menilai masih terdapat kesenjangan antara potensi sumber air dan tingkat pemanfaatannya.

Beberapa persoalan utama yang dihadapi di antaranya tingginya NRW, distribusi air yang belum merata, tekanan air yang belum stabil, jaringan pipa yang mulai menua, serta pertumbuhan pelanggan yang belum optimal.

Untuk Tahun 2026, PDAM memproyeksikan pendapatan sebesar Rp5,14 miliar dengan total beban operasional Rp5,08 miliar. Dari perhitungan tersebut, perusahaan diperkirakan memperoleh surplus awal sebesar Rp59,93 juta.

Melalui sejumlah langkah perbaikan seperti penurunan NRW, peningkatan efektivitas penagihan rekening pelanggan, dan efisiensi biaya operasional, perusahaan menargetkan tambahan perbaikan keuangan sebesar Rp355,56 juta. Dengan demikian, proyeksi surplus aman usaha diperkirakan meningkat menjadi Rp415,49 juta pada akhir tahun.

Selain itu, PDAM juga menyiapkan strategi investasi bertahap senilai Rp3,6 miliar. Prioritas investasi meliputi program penurunan NRW sebesar Rp200 juta, pengadaan meter pelanggan Rp100 juta, serta pemeliharaan instalasi pengolahan air sekitar Rp115 juta.

Dalam presentasi tersebut, saldo akhir kas pada Desember 2026 diproyeksikan mencapai Rp1,37 miliar.

Kondisi ini dinilai menunjukkan likuiditas perusahaan yang aman serta kemampuan membiayai investasi secara bertahap tanpa tekanan keuangan yang berat.

Komite Audit PDAM, Mateus Mas Belalawe, dalam arahannya menegaskan bahwa PDAM memiliki peran strategis sebagai wadah utama pembangunan sistem pelayanan air minum di daerah. Menurutnya, hingga saat ini Kabupaten Lembata belum memiliki Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) maupun UPTD Air, sehingga PDAM masih menjalankan fungsi ganda dalam pelayanan publik sektor air minum.

Ia juga menyoroti pentingnya tata kelola perusahaan yang baik, pembaruan dokumen RKAP, serta evaluasi kinerja secara menyeluruh berdasarkan empat aspek penilaian, yakni operasional, keuangan, sumber daya manusia, dan pelayanan.

Sementara itu, Asisten Administrasi Umum Yohanes Berchamans Daniel Dai menyampaikan sejumlah poin strategis hasil diskusi bersama peserta rapat sebagai bahan masukan kepada pimpinan daerah untuk memetakan arah kebijakan PDAM ke depan.

Beberapa poin penting tersebut antara lain rencana pemindahan lokasi kantor pusat PDAM, penataan aset, sinkronisasi pengelolaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), kerja sama pemanfaatan mata air bersama desa, kontribusi desa melalui BUMDes, kontribusi keuangan PDAM kepada pemerintah daerah, serta evaluasi terhadap tugas-tugas masa lalu sebagai dasar perbaikan di masa mendatang.

Ia berharap seluruh pemangku kepentingan dapat membangun sinergi dan merasa memiliki tanggung jawab bersama dalam memajukan PDAM.

"PDAM harus tetap berpijak pada pelayanan publik yang profesional dalam pemenuhan kebutuhan air bersih untuk masyarakat Lembata" ujar Bracmans Wuntun.


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

Operasi Tim SAR Gabungan Berhasil Temukan Greis, Korban Tenggelam Di Danau Ranamese Manggarai Timur.

Peristiwa terjadi pada tanggal 4 Mei sekitar pukul 13.00 WITA. Korban bersama rekannya pergi ke Danau Rana Mese untuk be

| Rabu, 06 Mei 2026
Dinilai Merosot, Kamad MTs GUPPI Malintang Diduga Jarang Hadir dan Layak Diganti.

Kita minta agar posisi Amir Mahmud ini bisa dievaluasi dan segera diganti karna dinilai tidak amanah lagi dalam kepemimp

| Selasa, 05 Mei 2026
Empat Kandidat Resmi Berebut Kursi Direktur Politani Kupang 2026–2030

Kepemimpinan yang akan datang diharapkan mampu memperkuat kualitas lulusan, meningkatkan kolaborasi dengan dunia indust

| Senin, 04 Mei 2026
Video MBG Berulat di Mandailing Natal Viral, Publik Soroti Pengawasan Dapur SPPG Panggorengan

Ini bukan sekadar soal teknis dapur. Ini menyangkut keamanan konsumsi siswa dan tanggung jawab moral penyelenggara progr

| Senin, 04 Mei 2026
Mafia Tambang Emas Madina Dapat Backing yang Kuat , Apakah negara kalah ? ...

Jika benar ada oknum aparat yang terlibat, ini bukan hanya pelanggaran hukum, tetapi bentuk pengkhianatan terhadap rakya

| Senin, 04 Mei 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 19