Riaraja, 12 Juni 2026 – Mahasiswa Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Katolik Widya Mandira Kupang melaksanakan kegiatan sosialisasi bertema "Stop Bullying" di SMPK Wawonato, Desa Riaraja, Kabupaten Ende, pada Jumat (12/6/2026).
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa-siswi mengenai bahaya perundungan (bullying), dampaknya terhadap korban, serta cara mencegah dan mengatasi tindakan bullying di lingkungan sekolah. Sosialisasi berlangsung secara interaktif melalui penyampaian materi, diskusi, dan tanya jawab yang melibatkan para peserta.
Sebanyak 20 siswa-siswi SMPK Wawonato mengikuti kegiatan tersebut dengan penuh antusias. Para peserta tampak aktif memberikan pendapat serta berbagi pengalaman terkait perilaku bullying yang sering terjadi di lingkungan sekolah maupun pergaulan sehari-hari.
Dalam pemaparannya, mahasiswa MBKM FISIP UNWIRA menjelaskan bahwa bullying dapat terjadi dalam berbagai bentuk, seperti bullying fisik, verbal, sosial, maupun melalui media digital. Oleh karena itu, diperlukan kesadaran bersama untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan saling menghargai.
"Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan sikap saling menghormati antar teman serta membangun keberanian untuk melaporkan tindakan perundungan yang terjadi di lingkungan sekolah," ujar salah satu mahasiswa pemateri.
Pihak sekolah menyambut baik pelaksanaan sosialisasi tersebut karena dinilai memberikan edukasi yang penting bagi para siswa. Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa-siswi SMPK Wawonato semakin memahami pentingnya membangun budaya pergaulan yang positif, menghargai perbedaan, dan menolak segala bentuk bullying.
Kegiatan sosialisasi ditutup dengan ajakan kepada seluruh peserta untuk menjadi pelopor dalam menciptakan lingkungan sekolah yang ramah, aman, dan bebas dari perundungan, sehingga tercipta suasana belajar yang kondusif bagi seluruh warga sekolah.