Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


"Dari yang kotor menghasilkan kota yang bersih, hati yang bersih" Bupati Lembata Sebut Pekerjaan Bank Sampah Sangat Mulia dan Bermakna

"Saya suka anak -anak muda ini, mereka tidak malu memungut sampah pekerjaan yang dianggap orang lain kotor, namun bank sampah ini telah menginspirasi kita, karena dari yang kotor menghasilkan kota yang bersih, hati yang bersih," ujar Bupati Kanis Tuaq.

Indonesiasurya
Selasa, 23 Juni 2026 | 20:15:25 WIB
Bupati Lembata saat berikan sambutan di misa syukur bank sampah

Lewoleba – Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, menyampaikan apresiasi yang mendalam dan pujian setinggi-tingginya kepada seluruh pengurus serta anggota Bank Sampah Cahaya Agate Waikomo. 

Hal ini disampaikannya saat menghadiri Misa Syukur dan Pemberkatan alat kerja yang berlangsung di Sekretariat Bank Sampah Waikomo, Kelurahan Lewoleba Barat, Jumat (19/6/2026). 

Dalam sapaannya, Bupati Kanis Tuaq mengungkapkan keinginannya untuk memiliki semangat kerja yang sama seperti para petugas kebersihan. 

"Saya suka anak -anak muda ini, mereka tidak malu memungut sampah pekerjaan yang dianggap orang lain kotor, namun bank sampah ini telah menginspirasi kita, karena dari yang kotor menghasilkan kota yang bersih, hati yang bersih," ujar Bupati Kanis Tuaq. 

Menurut Bupati, pekerjaan mengelola sampah bukanlah pekerjaan rendahan, melainkan tugas yang sangat mulia karena mampu mengubah kondisi lingkungan menjadi lebih sehat dan nyaman bagi masyarakat. 

Ia menekankan bahwa di balik kesan 'kotor' saat bekerja, tersimpan hasil yang sangat bersih dan indah, baik secara fisik maupun batin. 

"Harus riang gembira, senyum. Orang bank sampah harus mengambil format ini menjadi pekerja-pekerja yang luar biasa," tegasnya. 

Perayaan Ekaristi pada kesempatan tersebut dipimpin langsung oleh Pastor Rumah Soferdy Waikomo, Pater Frans So. Dalam homilinya, Pater Frans So menekankan bahwa pekerjaan membersihkan lingkungan adalah bentuk nyata dari pelayanan dan pengabdian seperti yang dicontohkan Yesus Kristus. 

"Suatu hal yang luar biasa, kelompok sukarelawan ini mau melayani seperti Kristus melayani, menyelamatkan lingkungan hidup dan lingkungan masyarakat," kata Pater Frans So. 

Saat ini, Bank Sampah Cahaya Agate Waikomo telah memiliki 52 anggota yang beroperasi mulai pukul 03.00 dini hari. 

Dengan mengandalkan 8 unit bentor, mereka bekerja keras menyusuri gang-gang sempit di tujuh kelurahan kota Lewoleba untuk mengumpulkan sampah plastik dan barang rongsokan. 

Sejak diresmikan operasionalnya oleh Bupati pada Agustus 2025, lembaga ini telah melebarkan sayapnya ke tiga kecamatan, dengan target ekspansi hingga ke seluruh kecamatan di Kabupaten Lembata.

Merespons permohonan dukungan anggaran, penguatan armada dan skema  kerjasama yang melibatkan OMK di tiap lingkungan, yang disampaikan Pembina yang juga Anggotá DPRD, David Blasius Huglole Koban atau Capten Vigis, Bupati menyatakan dukungan dan akan memperhatikannya dengan mempertimbangkan kondisi fiskal daerah. Ia menegaskan komitmen pemerintah untuk terus mendukung program positif ini. 

"Selama matahari masih terbit di ufuk timur, kita tetap selalu bersama. Nelayan jaga di laut, petani menjaga tanahnya, peternak menjaga ternaknya sendiri, dan Cahaya Agate Waikomo menjadi matahari yang terus bersinar," pungkas Bupati.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Kabupaten Lembata, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Lurah Lewoleba Barat, serta seluruh jajaran pengurus dan anggota Bank Sampah. (Prokompimkablembata)


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

Dituding Menang Lelang Karena Intervensi Politik, Direktur CV. Nekad Bangun Mandiri, Firman Husen,

Jika kami dituding sebagai kontraktor pesanan Paket Tunas (Petrus Kanisius Tuaq dan Muhamad Nasir) Bupati dan Wakil Bu

| Selasa, 23 Juni 2026
Menguji Nyali Pemkab Barru Di Balik "Karpet Merah" PT Conch dan Dugaan Pelanggaran Hukum Ekologis

Kehadiran korporasi ini tidak lagi dipandang sebagai investasi, melainkan bentuk "penjajahan ekologis" yang dilegalkan o

| Selasa, 23 Juni 2026
Peringati Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Bulukumba Pimpin Ziarah dan Tabur Bunga di TMP Taccorong

Melalui kegiatan ini, kita mengenang jasa-jasa para pahlawan yang telah berkorban demi kemerdekaan dan keutuhan bangsa u

| Selasa, 23 Juni 2026
Program Electrifying Agriculture PLN UIP Nusra Tingkatkan Produktivitas dan Pendapatan Petani Desa Lungar

Dengan sistem elektrik ini pekerjaan menjadi lebih mudah dan hasil yang diperoleh juga berbeda jauh dibandingkan sebelum

| Selasa, 23 Juni 2026
PLN UIP Nusra Perkuat Koordinasi dengan BIN Daerah NTB Dukung Pembangunan Ketenagalistrikan

General Manager PT PLN (Persero) UIP Nusra, RDW. Manurung, menjelaskan bahwa dukungan dan sinergi dari seluruh pemangku

| Selasa, 23 Juni 2026
Mahasiswa MBKM FISIP UNWIRA Kupang Gelar Sosialisasi Stop Bullying di SMPK Wawonato

Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa-siswi SMPK Wawonato semakin memahami pentingnya membangun budaya pergaulan yang p

| Selasa, 23 Juni 2026
Proyek Infrastruktur Diduga Abaikan Keselamatan, APMP Jatim Minta Audit Menyeluruh

Peristiwa ini menjadi studi kasus penting untuk menguji implementasi prinsip akuntabilitas, transparansi, dan perlindung

| Selasa, 23 Juni 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 11