Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


22 TAHUN ORGANISASI TALA IA YOGYAKARTA: INSTITUSIONALISASI DAN IMPERATIF KOLEKTIF PULANG KE LEWOTANAH LEMBATA

Fungsi awal organisasi perantauan adalah mitigasi keterasingan. Organisasi TALA IA telah berevolusi menjadi ekosistem kaderisasi. Kami tidak hanya mereproduksi hubungan sosial, tetapi juga mereproduksi kapasitas intelektual, manajerial, dan politik anggot

Indonesiasurya
Minggu, 14 Juni 2026 | 22:52:10 WIB
Foto bersama Organisasi TALA IA

YOGYAKARTA, 13 Juni 2026* – Memasuki usia ke-22, Organisasi TALA IA Yogyakarta menegaskan posisinya sebagai institusi yang produktif dalam memproduksi modal sosial, kaderisasi kepemimpinan, dan jembatan pengetahuan antara perantauan dan Lewotana Lembata. Perayaan HUT yang digelar di Yogyakarta menjadi ruang konsolidasi nilai, refleksi historis, sekaligus perumusan arah gerak kolektif Organisasi TALA IA ke depan.

Pernyataan resmi disampaikan oleh tiga narasumber dengan urutan yang merepresentasikan kesinambungan struktur organisasi: Donatus Asan Lamabelawa, Ketua TALA IA Yogyakarta; Oemar Bayu B.M, Ketua Panitia LDK dan Perayaan HUT ke-22; serta Syafuad Nur Rahmad alias Diego, perwakilan mantan pengurus Organisasi TALA IA yang hadir dalam rangkaian kegiatan.

Institusionalisasi Organisasi TALA IA dan Mekanisme Translasi Pengetahuan

Donatus Asan Lamabelawa, Ketua TALA IA Yogyakarta, menguraikan bahwa perjalanan 22 tahun Organisasi TALA IA merupakan proses institusionalisasi modal sosial yang berhasil mengonversi ikatan kekerabatan menjadi kapasitas kolektif yang dapat dimobilisasi untuk kepentingan organisasi.

“Fungsi awal organisasi perantauan adalah mitigasi keterasingan. Organisasi TALA IA telah berevolusi menjadi ekosistem kaderisasi. Kami tidak hanya mereproduksi hubungan sosial, tetapi juga mereproduksi kapasitas intelektual, manajerial, dan politik anggota,” ujarnya.

Donatus menjelaskan bahwa indikator keberhasilan tersebut terlihat dari sebaran alumni Organisasi TALA IA yang kini menduduki posisi strategis di sektor birokrasi, politik, pendidikan tinggi, profesi hukum sebagai Pengacara/Advokat, hingga dunia usaha di berbagai wilayah Nusantara. 

Akumulasi modal manusia dan sosial ini tidak memiliki nilai transformatif jika berhenti pada level organisasi di rantau. Tantangan utama Organisasi TALA IA adalah membangun mekanisme translasi yang sistematis antara pengetahuan yang diproduksi di ruang akademik Yogyakarta dan kebutuhan praksis pembangunan organisasi di Lewotana Lembata,” tegasnya.

Ia menambahkan, pemeliharaan memori kolektif melalui dokumentasi genealogi kepemimpinan periode 2004–2024 merupakan syarat penting untuk menjaga kontinuitas nilai dan mencegah amnesia institusional dalam tubuh Organisasi TALA IA. 

“Pulang ke Lewotanah Lembata bagi Organisasi TALA IA bukan sekadar nostalgia. Itu adalah imperatif politik dan organisasional. Tanpa mekanisme pulang yang terstruktur, organisasi berisiko menjadi ruang henti bagi potensi kader,” tutupnya.

Regenerasi Kepemimpinan Transformatif melalui Desain LDK Organisasi TALA IA

Oemar Bayu B.M, Ketua Panitia LDK dan Perayaan HUT ke-22, menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan tahun ini dirancang berbasis pada analisis kebutuhan regenerasi kepemimpinan yang mampu menjembatani konteks perantauan dan kebutuhan internal Organisasi TALA IA.

“LDK kami rancang dengan fokus pada tiga dimensi kompetensi: literasi kebijakan publik, manajemen organisasi nirlaba, dan etika kepemimpinan berbasis budaya Lembata. Tujuannya adalah menghasilkan kader Organisasi TALA IA yang mampu melakukan translasi wacana pembangunan nasional ke kebutuhan spesifik organisasi di Lewotana,” ujarnya.

Menurut Oemar, tema ‘pulang ke Lewotanah Lembata’ dioperasionalkan menjadi target capaian program kerja Organisasi TALA IA. LDK bukan sekadar pelatihan teknis, tetapi ruang pembentukan kesadaran historis dan tanggung jawab kolektif kader.

“Semangat gotong royong yang terlihat dalam persiapan perayaan ini adalah manifestasi dari _social capital bonding_ Organisasi TALA IA. Kohesi tersebut harus diarahkan pada agenda pembangunan organisasi yang berkelanjutan dan terukur di Lewotana,” jelasnya.

Refleksi Mantan Pengurus: Estafet, Relevansi, dan Dialog Antargenerasi dalam Organisasi TALA IA

Sebagai perwakilan mantan pengurus Organisasi TALA IA yang hadir mengikuti seluruh rangkaian kegiatan LDK dan HUT ke-22, Syafuad Nur Rahmad alias Diego* memberikan refleksi atas proses estafet kepemimpinan dan relevansi organisasi.

“Kehadiran kami di sini adalah tanggung jawab moral untuk memastikan estafet kepemimpinan berjalan tanpa memutus memori kolektif Organisasi TALA IA. Organisasi akan kehilangan legitimasinya jika tidak mampu memproduksi kader yang relevan dengan kebutuhan organisasi di Lewotana,” ujarnya.

Diego menilai tantangan terbesar Organisasi TALA IA adalah menjaga relevansi di tengah perubahan sosial-politik dan dinamika generasi. 

“Kami yang pernah mengurus di periode penguatan organisasi melihat bahwa semangat gotong royong Organisasi TALA IA masih hidup. Tugas generasi sekarang adalah mentransformasikan semangat itu menjadi program kerja yang sistematis dan menyentuh langsung kebutuhan struktural organisasi,” pesannya.

Ia menekankan bahwa kehadiran mantan pengurus berfungsi sebagai jembatan epistemik antara pengalaman praktis masa lalu dan tantangan kontekstual Organisasi TALA IA saat ini.

Rangkaian Acara dan Arah Gerak Strategis Organisasi TALA IA Ke Depan

Rangkaian perayaan diawali dengan Pembekalan Materi LDK untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan kader muda Organisasi TALA IA. Suasana kemudian beralih khidmat saat *Doa Syukur* dipanjatkan bersama sebagai bentuk refleksi atas 22 tahun perjalanan organisasi.

Kemeriahan budaya hadir melalui  Pertunjukan Tarian Daerah Lembata yang dibawakan anggota, sebelum acara ditutup dengan Pemotongan Tumpeng sebagai simbol kontinuitas, syukur, dan tekad baru.

Secara strategis, Organisasi TALA IA Yogyakarta menetapkan dua agenda utama ke depan: pelestarian dan dokumentasi budaya Lewotana di ruang perantauan, serta pembentukan unit kajian kecil yang berfungsi sebagai _think tank_ untuk mengkaji isu-isu pembangunan yang relevan dengan kebutuhan organisasi TALA IA.

“Jika kohesi internal Organisasi TALA IA tidak diarahkan pada agenda pulang dan membangun, maka organisasi akan menjadi ruang henti. Kami berkomitmen menjadikan pulang ke Lewotanah Lembata sebagai proyek kolektif yang sistematis, terukur, dan berkelanjutan untuk menjawab kebutuhan organisasi, Perayaan diakhiri dengan doa bersama untuk persatuan, keselamatan, dan masa depan Organisasi TALA IA yang lebih berkeadilan. tutup


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

Terapkan Irigasi Tetes, Desa Bean di Lembata Dijadikan Model Pertanian Efisien

Sistem ini sangat efisien. Selain mampu menghemat penggunaan air secara signifikan, irigasi tetes juga menjaga kelembapa

| Minggu, 14 Juni 2026
Mundur Setelah Sampaikan LKPJ, Petrus Gero Diganti Alexander Atawolo Jadi Ketua DPD II Golkar Lembata

Kami bicara bukan tentang kompetisi tapi tentang kerja, untuk membesarkan Golkar. Kami bicara tentang persaudaraan, buka

| Minggu, 14 Juni 2026
GMNI Sikka Tolak Pembangunan Fila Dan Galangan Kapal Di Wair Terang Maumere

GMNI melalui Iko Gobang menilai sosialisasi pada, Senin 13 Juni 2026 terkait, Edukasi Usaha Dan Atau / Kegiatan Pemban

| Sabtu, 13 Juni 2026
Albertus Greg Tan, Orang Muda Yang Bantu Bangun 215 Gereja Seluruh Indonesia

Ini tentang keikhlasan berbagi, Greg telah menjadi contoh yang baik bagi semua kita" ujar Ciku.

| Minggu, 14 Juni 2026
Mahasiswa Unwira Kupang Gelar Sosialisasi Tentang Kenakalan Remaja Di SDK Lewoleben Flores Timur

pentingnya membangun karakter yang baik, menjaga pergaulan yang sehat, serta meningkatkan disiplin dan tanggung jawab se

| Jumat, 12 Juni 2026
Berikan Kuliah Umum Di Unwira Kupang, M. Stephanie: Ajak Urus Pangan Berbasis Kearifan

eksplorasi dan pemanfaatan sumber daya pangan lokal harus dilakukan secara bertanggung jawab dan berorientasi jangka pan

| Jumat, 12 Juni 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 7