Lewoleba - Pemerintah Daerah Kabupaten Lembata terus bekerja dalam diam meskipun banyak cibiran dan keraguan akan keseriusan pemerintah untuk memperbaiki tiang dolphin pelabuhan waijarang yang rusak akibat di senggol kapal Inerie 2.
Pendekatan, komunikasi dan koordinasi yang intensi ke pemerintah pusat terjawab sudah untuk segera memperbaiki pelabuhan Waijarang.
Usaha Pemda melalui instansi teknis dinas perhubungan dan berbagai pihak yang membantu akhirnya Person in Charge (pic) penanggung jawab pekerjaan konstruksi pelabuhan tiba di Lembata.
Informasi direkam media ini sudah ada dua tim yang di bawa pic ke Lembata setelah lelang proyek pekerjaan dilakukan.
Yohanes Dedeo Arimon kepala dinas perhubungan Lembata kepada media ini (23/7/2026) menjelaskan bahwa, saat ini sudah tiba 2 tim di Lembata.
Jhon Arimon demikian nahkoda dinas perhubungan ini mengatakan, dua tim ini akan lakukan survey untuk tentukan koordinat pelabuhan dan titik pancang.
Selain itu, putra Ende ini mengatakan, 2 tim juga lakukan pengujian daya dukung tanah dalam rangka mengetahui kedalaman tiang pancang.
PIC pekerjaan konstruksi pembangunan kepada kami menjelaskan, paling lambat pekerjaan ini akan diselesaikan dalam waktu 2 minggu kedepan, setelah data didapat akan dijadikan acuan untuk pekerjaan fisik konstruksinya.
"Proyek sudah dilelang dan pemenang sudah ada, sekarang tinggal action pekerjaan" terang Arimon.
Bagi alumni STPDN ini bahwa hasil ini menunjukan bahwa Pemda tidak diam, pihak nya terus melakukan pendekatan dan pendekatan juga koordinasi sehingga pemerintah pusat memberi jawab atas kebutuhan kita saat ini.
Semua kita berharap agar pelabuhan ini bisa segera kembali beroperasi agar kebutuhan masyarakat Lembata bisa terlayani.
Diakhir pertemuan dengan media ini, Jhon Arimon juga memberikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada semua pihak yang telah dengan caranya membantu sehingga perbaikan pelabuhan bisa segera di laksanakan.