Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Di Lebatukan Bupati Lembata Tegaskan Soal Arah Pembangunan 5 Tahun

Kita mau pastikan, mereka yang menjual itu benar-benar hidup dari jagung titi, bukan sekadar sambilan.”

Indonesiasurya
Senin, 06 Oktober 2025 | 19:21:16 WIB
Foto

Indonesiasurya.com, Lembata -Bupati Lembata Petrus Kanisius Tuaq didampingi oleh Kepala Dinas Perikanan, Plt. Kepala Dinas Pertanian, Camat Lebatukan, serta Kepala Desa Tapobaran, menyempatkan diri bertemu dengan masyarakat di Kantor Desa Tapobaran dan berdialog langsung.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kanis menegaskan bahwa arah pembangunan Kabupaten Lembata dalam lima tahun ke depan akan difokuskan pada penguatan tiga sektor utama, yakni pertanian, peternakan, dan perikanan. .


“Saya mohon maaf karena kunjungan kali ini cukup singkat, namun saya tetap sempatkan waktu bertemu dengan masyarakat yang sudah menunggu. Kunjungan singkat ini

Saya ingin menyampaikan langsung arah program besar kita ke depan,” kata Bupati Kanis.


Ia menjelaskan bahwa di masa kepemimpinannya bersama Wakil Bupati H. Muhammad Nasir, pemerintah daerah kabupaten Lembata akan berkonsentrasi pada pembangunan sektor-sektor produktif yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat kecil.

“Fokus kita jelas: pertanian, peternakan, dan perikanan. Tapi tentu kita tidak melupakan aspek lain seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur. Karena tanpa infrastruktur yang baik, sektor-sektor ini juga tidak bisa berkembang,” tegasnya.

Menurut Bupati Kanisius Tuaq, bidang pendidikan dan kesehatan merupakan amanat undang-undang yang wajib dijalankan oleh setiap kepala daerah. Namun di luar itu, pemerintah juga memiliki janji politik dan visi misi untuk mengembangkan sektor riil secara menyeluruh- dari hulu hingga hilir.

“Kalau dulu kita hanya suruh masyarakat tanam atau piara, sekarang kita siapkan sampai ke pengolahan dan pemasarannya. Jadi bukan hanya produksi, tapi juga pemasaran hasilnya. contoh  seperti program pengembangan ayam pedaging lokal yang saat ini sudah mulai berjalan.

“Target kita tahun 2026, ayam pedaging tidak boleh lagi didatangkan dari luar Lembata. Sekarang sistemnya juga sudah berubah, tidak jual per ekor lagi, tapi jual timbang. Sehingga Peternak yang punya 500 atau 1.000 ekor bisa langsung antar ke lokasi penimbangan,”ungkap Bupati Kanis.

Selain sektor peternakan, Pemkab Lembata juga mulai memberikan perhatian pada pengolahan hasil pertanian lokal, salah satunya melalui pembelian jagung titi dari masyarakat.

“Mulai tanggal 12 Oktober nanti, pemerintah siap membeli jagung titi dari masyarakat. Tapi tentu dengan syarat, jagungnya harus pulut, tidak boleh dicampur air saat di titi, dan hasilnya harus bersih dan bagus,” jelas Bupati Kanis.

Bupati Kanis juga menghimbau kepada masyarakat yang berminat menjual hasil olahan jagung titi dapat mendaftar di Dinas Teknis. Pendaftaran ini penting agar pemerintah dapat memastikan pembelian dilakukan kepada pengrajin yang benar-benar menggantungkan hidup dari usaha tersebut.

“Kita mau pastikan, mereka yang menjual itu benar-benar hidup dari jagung titi, bukan sekadar sambilan.”

Dikatakannya arah pembangunan yang berbasis pada tiga sektor utama yakni: pertanian, peternakan, dan perikanan, merupakan langkah nyata menuju kemandirian ekonomi daerah. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus hadir, mendukung, dan memastikan agar setiap program benar-benar memberikan manfaat langsung bagi kesejahteraan masyarakat Lembata.(Kominfolembata)


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

Siapa Pelaku Pemotongan Rompong Nelayan Desa Balauring Lembata?

Meski ada kasak kusuk di tengah masyarakat, namun, belum ada cukup bukti tentang siapa dalang dibalik perbuatan tidak be

| Jumat, 17 April 2026
Jadi Agen BRI Link, Ama Sayang Akui Manfaat Positif Dan Keuntungan Ekonomi

selama melayani para pengguna jasa agen BRILink tidak pernah mendapatkan keluhan dan para pengguna jasa mengakui kecepat

| Jumat, 17 April 2026
Didukung IDEP, Barakat Gelar Workshop "Muro Moel Wutun" Libatkan Pemangku Adat Belen Raya Lewuhala.

Workshop ini menjadi ruang kolaborasi antara pengetahuan lokal dan kajian ilmiah terkait praktik Muro sebagai kearifan l

| Jumat, 17 April 2026
Pemda Lembata Serahkan Bantuan Kepada Korban Gempa Desa Babokerig Nagawutung

pentingnya penguatan mitigasi, terutama dengan adanya indikasi sesar aktif baru yang berpotensi menimbulkan risiko lanju

| Jumat, 17 April 2026
Kembangkan Program Jambu Mete, Pemda Lembata Bangun Sektor Perkebunan

Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas tanaman jambu mente sekaligus menyediakan sumb

| Jumat, 17 April 2026
ISU PENYALAHGUNAAN DANA BOS SMKN 2 GOWA MENGEMUKA,KEPSEK ALIM BAHARI BERI TANGGAPAN

Kami ingin memastikan kepada masyarakat bahwa penggunaan dana BOS di SMKN 2 Gowa selalu sesuai dengan aturan yang diteta

| Jumat, 17 April 2026
ISU PENYALAHGUNAAN DANA BOS SMKN 2 GOWA MENGEMUKA,

Kami ingin memastikan kepada masyarakat bahwa penggunaan dana BOS di SMKN 2 Gowa selalu sesuai dengan aturan yang diteta

| Jumat, 17 April 2026
BSKDN Validasi dan Verifikasi Kinerja Pemda Lembata Dalam Upaya, Turunkan Angka Pengangguran

Capaian ini merupakan hasil dari pelaksanaan berbagai program strategis, seperti pelatihan keterampilan kerja, pengemban

| Kamis, 16 April 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 8