Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Musrenbang RKPD 2027 Lembata, Bupati Tekankan Prioritas Anggaran Berbasis Data dan Kebutuhan Riil

Bupati menyoroti sejumlah tantangan utama pembangunan Lembata, antara lain kualitas sumber daya manusia, efektivitas tata kelola pemerintahan, keterbatasan layanan dasar, serta belum optimalnya pertumbuhan ekonomi produktif di tingkat desa dan kecamatan.

Indonesiasurya
Minggu, 08 Februari 2026 | 00:01:19 WIB
Foto

LEWOLEBA, - Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, menegaskan bahwa Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 tingkat kecamatan harus menjadi instrumen penyaring utama isu-isu strategis daerah, sekaligus dasar penajaman prioritas anggaran agar tidak terjebak pada program rutin yang minim dampak. 

Penegasan itu disampaikan Bupati kepada Camat se-Kabupaten Lembata saat pembukaan Musrenbang yang digelar secara daring, di aula gedung Anton Enga Tifaona, Kantor Bupati Lembata Kamis, 5 Februari 2026.

Acara ini turut dihadiri oleh Wakil Ketua I DPRD Lembata, Fransiskus Xaverius B. N (Ciku Namang), serta Asisten III Sekda Bidang Administrasi Umum Yohanes Berchmans Daniel Dai, yang mengikuti secara daring, dan Kepala Bappelitbangda Kabupaten Lembata, Mathias K. Beyeng.

Dalam sambutan tertulis yang dibacakan Sekretaris Daerah Paskalis Ola Tapo Bali, Bupati menyoroti sejumlah tantangan utama pembangunan Lembata, antara lain kualitas sumber daya manusia, efektivitas tata kelola pemerintahan, keterbatasan layanan dasar, serta belum optimalnya pertumbuhan ekonomi produktif di tingkat desa dan kecamatan. Karena itu, usulan program dari kecamatan diminta selaras dengan isu strategis tersebut dan tidak sekadar bersifat administratif.

Bupati juga menekankan bahwa keterbatasan fiskal daerah menuntut pemerintah lebih selektif dalam menetapkan prioritas anggaran.

Program yang diusulkan harus berbasis data, terukur, dan memiliki dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, terutama dalam penguatan ekonomi lokal, pelayanan publik, serta penurunan kesenjangan antarwilayah.

RKPD 2027, lanjut Bupati Kanis Tuaq, merupakan bagian penting dari pelaksanaan RPJMD Kabupaten Lembata 2025–2029 dan tahap awal RPJPD 2025–2045, dengan fokus pada penguatan fondasi transformasi pembangunan yang selaras dengan kebijakan pembangunan Provinsi NTT dan nasional.

Dengan tema pemantapan pembangunan SDM dan pemerintahan yang efektif, pemerintah daerah menargetkan perencanaan yang lebih fokus, inklusif, dan akuntabel agar APBD benar-benar menjadi alat percepatan pembangunan menuju Lembata yang maju, lestari, dan berdaya saing. (Prokompimkablembata)


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

Penumpang KM. Lambelu Loncat dari Kapal, Tim SAR Lakukan Pencarian di Perairan Pulau Pemana Sikka.

Lokasi kejadian diperkirakan berada di sekitar Perairan Pulau Pemana, Kabupaten Sikka, NTT, pada koordinat 8° 22.310'S

| Kamis, 16 Juli 2026
Temui Kepala Staf Kepresidenan, BPP DOB Dorong Provinsi Luwu Raya Masuk Agenda Strategis Nasional

Ketua Tim BPP DOB Provinsi Luwu Raya, H. Darwis Ismail, mengatakan pertemuan tersebut merupakan bagian dari ikhtiar me

| Selasa, 14 Juli 2026
Ahli Geothermal Luruskan Persepsi tentang WKP Mataloko dan Pemanfaatan Lahan PLTP

Berdasarkan data gambaran umum pengembangan PLTP Mataloko, luas WKP mencapai sekitar 996,2 hektare

| Selasa, 14 Juli 2026
Ahli Geothermal ITB: Pemanfaatan Air untuk Pengeboran PLTP Mataloko Bersifat Sementara

Pemanfaatan air Sungai Tiwu Bala untuk mendukung kegiatan pengeboran PLTP Mataloko telah memperoleh Izin Pengusahaan

| Senin, 13 Juli 2026
MPLS SMAN 1 Nagawutung TP 2026/2027 Resmi Dimulai, Wujudkan Sekolah Ramah dan Humanis

MPLS adalah ruang untuk mengenal lingkungan sekolah, membangun karakter, serta menumbuhkan semangat belajar

| Senin, 13 Juli 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 13