Lewoleba - Dalam beberapa pekan terakhir, hasil pemantauan Kementerian Kesehatan menunjukkan peningkatan
proporsi positif influenza di Indonesia.
Pada minggu ke-36 (5-12 September 2026), proporsi positif influenza meningkat
menjadi 38% dari 22% pada minggu sebelumnya, kemudian menjadi 46% pada minggu ke-36 dalam data pemeriksaan
laboratorium yang dilaporkan hingga 19 September 2026.
Meskipun aktivitas influenza nasional masih berada pada kategori rendah, kondisi ini tetap perlu menjadi perhatian semua kita.
Influenza atau flu adalah infeksi penyakit menular akibat virus yang menyerang hidung, tenggorokan, serta paru-paru.
Akan hal tersebut dinas kesehatan Lembata yang di nahkodai plt. Bernadus B Punang menjelaskan bahwa, berdasarkan Data Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR) menunjukan bahwa dari Minggu 31 - 35 kasusnya berkisar rata -rata 32 kasus, di minggu 37 terjadi peningkatan sebanyak 93 kasus di bandingkan dengan Minggu ke 36 yakni 33 kasus, sedangkan Minggu 37 sebanyak 126 kasus, peningkatan ini se- iring dengan peningkatan erupsi Gunung ili Lewo Tolok.
Menurut Kadis kesehatan pihaknya telah mengambil langkah antisipasi.
Dinas sudah di lakukan :
1. Pembagian masker
2. Penyuluhan
3. Pelayanan kesehatan di puskesmas
"Ya kami lakukan pembagian masker, Penyuluhan Kesehatan disertai pelayanan kesehatan" pungkas Dokter Bernad.