Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Akhiri Ketidakpastian Pengukuran Tanah, BPN Lembata Luncurkan Sistem FIFO Terjadwal

Pengukuran bidang tanah, yang menjadi salah satu tahapan penting dalam menghasilkan data pertanahan, kini dikelola berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan.

Indonesiasurya
Jumat, 28 Agustus 2026 | 08:23:53 WIB
Foto

LEWOLEBA — Kantor Pertanahan Kabupaten Lembata mulai mengubah pola pelayanan pengukuran bidang tanah dari waktu tak terjadwal menjadi lebih terstruktur.

Melalui peluncuran Transformasi Layanan Pertanahan Pengukuran Terjadwal yang dilakukan secara resmi di kantor Pertanahan Kabupaten Lembata pada Rabu, 27 Agustus 2026, masyarakat kini diarahkan memperoleh kepastian waktu pelayanan melalui sistem penjadwalan yang lebih terstruktur dan penerapan prinsip First In First Out (FIFO).

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Kantor Pertanahan Kabupaten Lembata meningkatkan kualitas, transparansi, efektivitas, dan kepastian pelayanan pertanahan. 

Pengukuran bidang tanah, yang menjadi salah satu tahapan penting dalam menghasilkan data pertanahan, kini dikelola berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan.

Setiap permohonan pengukuran akan diproses dengan memperhatikan kelengkapan administrasi dan kesiapan lapangan. 

Prinsip FIFO diterapkan sebagai upaya memastikan pelayanan berjalan secara tertib dan adil sesuai urutan permohonan yang telah memenuhi persyaratan.

Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Lembata, Yance Andrianus Talan, S.ST, saat peluncuran mengatakan perubahan tersebut tidak semata-mata berkaitan dengan sistem penjadwalan. 

Menurutnya, transformasi itu merupakan bagian dari upaya membangun budaya pelayanan yang lebih profesional, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

“Pengukuran terjadwal kita hadirkan untuk memberikan kepastian yang lebih baik kepada masyarakat. Masyarakat tidak hanya membutuhkan pelayanan yang cepat, tetapi juga membutuhkan informasi yang jelas mengenai kapan proses pengukuran akan dilaksanakan,” kata Yance.

Kepastian jadwal itu diharapkan memberi ruang bagi masyarakat untuk mempersiapkan kehadiran pemilik tanah dan para pihak yang berbatasan sebelum proses pengukuran dilakukan.

Dengan persiapan yang lebih baik, pelaksanaan pengukuran di lapangan diharapkan berjalan lebih efektif sekaligus meminimalkan berbagai kendala maupun potensi persoalan batas tanah.

Transformasi tersebut juga mengandalkan kolaborasi dengan pemerintah desa dan kelurahan serta Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT).

Pemerintah desa dan kelurahan diharapkan membantu koordinasi dan memastikan kesiapan masyarakat, sedangkan PPAT memperoleh kepastian tahapan pelayanan yang lebih jelas dalam mendukung berbagai proses pertanahan.

Lebih dari sekadar mempercepat pelayanan, sistem pengukuran terjadwal juga diarahkan untuk meningkatkan kualitas dan akurasi data pertanahan. 

Pengukuran yang dilakukan secara tertib dan terencana diharapkan menghasilkan data spasial yang semakin baik serta mendukung pengembangan sistem pelayanan pertanahan yang digital, terintegrasi, dan berbasis data berkualitas.

Yance mengatakan peluncuran sistem tersebut merupakan awal dari proses pembenahan pelayanan yang akan terus dievaluasi. 

Kantor Pertanahan Kabupaten Lembata akan memantau efektivitas pelaksanaan, mengidentifikasi kendala, dan membuka ruang penyempurnaan sistem ke depan.

“Transformasi pelayanan pertanahan pada akhirnya bukan hanya tentang sistem, jadwal, atau teknologi. Yang paling penting adalah bagaimana masyarakat mendapatkan pelayanan yang mudah, jelas, transparan, dan memberikan kepastian,” ujarnya.

Melalui sistem FIFO terjadwal, Kantor Pertanahan Kabupaten Lembata kini menempatkan kepastian waktu sebagai salah satu titik penting pembenahan pelayanan. 

Perubahan itu sekaligus menjadi upaya membangun layanan pertanahan yang lebih tertib, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

"Pengukuran Terjadwal, Pelayanan Lebih Pasti, Data Lebih Berkualitas, Masyarakat Lebih Terlayani," pungkas Yance Talan. (Dok.BPNLembata)


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Terkini

HUT ke-27 Lembata, Bupati Kanis Tegaskan Pembangunan Harus Berdampak Nyata

Peringatan tahun ini mengusung tema 'Dengan Semangat Taan Tou, Melangkah Bersama Mewujudkan Pemerintahan yang Efektif, S

| Selasa, 13 Oktober 2026
Bupati Kanis Tinjau Laboratorium Kesehatan Hewan Lembata, Pastikan Siap Beroperasi

"Laboratorium ini sangat penting untuk memantau kesehatan ternak, memastikan keamanan daging yang beredar, serta mengawa

| Rabu, 14 Oktober 2026
Dari Laporan Masyarakat hingga Penindakan, Satresmob Bareskrim Ungkap Kasus Curanmor

Tim Satresmob Bareskrim Polri yang dipimpin oleh Kanit 1 Satresmob Bareskrim Polri, Kombes Pol Harry Azhar, S.H., S.I.K.

| Selasa, 13 Oktober 2026
PT. Annisa Ahmada Buka Suara! Bantah Telantarkan Jemaah Umroh, Ungkap Masalah Vendor Tiket

Dalam surat klarifikasi bernomor 042/AAT/EXT/X/2026, PT Annisa Ahmada Travelindo menjelaskan kronologi permasalahan yang

| Selasa, 13 Oktober 2026
"Otonomi Harus Dirasakan Sampai ke Desa" — Lukman Laba Soroti Perayaan yang Terasa Jauh dari Masyarakat

Lukman menutup dengan harapan agar otonomi benar-benar hidup di hati setiap masyarakat, dari kota hingga ke desa-desa pa

| Senin, 12 Oktober 2026
HUT ke-27 Otonomi Lembata: Ketua DPRD Syafrudin Sira ; "Otonomi hanya judul namun, isinya nyaris tak ada"

Kita belum menjiwai secara penuh otonomi ini. Semangat Taan Tou — satu rasa — belum kita lakukan secara maksimal." U

| Senin, 12 Oktober 2026
Fransiskus Gewura akui, 27 Tahun Otonomi Lembata ada Kemajuan, tinggal Fokus ke Ekonomi Masyarakat

Poin tak kalah penting yang disampaikan Frans Gewura adalah menjaga keamanan dan ketertiban agar Lembata menjadi daerah

| Senin, 12 Oktober 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 6