INDONESIASURYA.COM -
Kasus pencurian yang marak dan telah meresahkan masyarakat Lembata saat ini tengah ditangani secara serius oleh penyidik Polres Lembata.
Hal ini ungkap Kapolres Lembata, AKBP Nanang Wahyudi melalui Kasat., Reskrim IPTU. Muhamad Ciputra Abidin.,S.Tr.,K.,MSi (16/1/2026) diruang kerjanya.
Ciputra pada kesempatan tersebut meminta masyarakat untuk tidak mengadili secara sepihak para terpiriksa kasus dugaan pencurian yang melibatkan 10 anak.
"Kita harap agar jangan lagi ada bahasa yang liar di media sosial terhadap para terpiriksa Anak-anak ini masih berstatus terpiriksa
Pihak keluarga dari para terpiriksa juga sangat koperatif dan membantu kita membuat terang kasus ini.
Ciputra mengatakan, Kami ajak seluruh masyarakat agar bersabar, dan kami akan proses kasus ini secara terbuka agar terang benderang.
Ia menambahkan, terhadap kasus ini, secara psikologi Keluarga saksi sudah sangat tergangu sebab itu, saya tidak mau masyarakat ikut menghakimi. Percayalah pada proses yang kami pihak kepolisian lakukan jelas Ciputra.
"Kami sudah konsultasi dengan jaksa terkait konstruksi pasal dan pemberkasan" tambah kasat Reskrim Polres Lembata
Ciputra Abidin kepada media mengatakan, sudah memasuki hari ketiga para pihak yang di duga terlibat maupun. Mengetahui persoalan. Ini kami priksa, dan sejauh ini sudah 10 orang yang kami priksa.
Diantara para terperiksa ini, ada dua orang anak di bawah umur sementara sisanya merupakan orang dewasa akan tetapi kami tetap tegak lurus pada aturan berlaku.
Kami masih akan terus kembangkan kasus ini dari hasil identifikasi 10 laporan polisi terhadap beberapa saksi yang sedang dalam pemeriksaan. Kita juga sudah datangi beberapa tempat untuk melihat lokasi kejadian
Kita juga arahkan kepada para pihak yang merasa dirugikan untuk buat lapor polisi sehingga terkait persoalan ini kami dalam hingga tuntas.
Barang yang diduga diambil para terduga pelaku adalah, Ayam, sarung laptop, rokok sementara uang pecahan dua ribuan. Memang ada juga informasi pengambilan uang dalam jumlah besar namun itu masih didalami.
Kasat Ciputra mengatakan , para terpiriksa ini saling terkait satu dengan yang lain meskipun. Misalnya di satu lokasi si A tidak ikut namun dia tahu siapa pelakunya namun demikian. Kasat muda ini sayangkan beberapa postingan di medsos dengan editan terduga gunakan seragam polisi, ninja seolah-olah polisi menyuruh mereka melakukan ini.
Ciputra menegaskan empat hal kepada masyarakat yakni meminta masyarakat Tetap tenang dan percayakah proses ini pada pihak kepolisian Jangan menyebarkan informasi yang tidak bisa divalidasi kebenaran dan dalam proses ini kita kedepankan proses praduga tak bersalah.
"Kami pastikan kerja secara profesional dan akan update perkembangan."ungkap Ciputra Abidin
Kasat Yang saat menerangkan kepada media didampingi Oman salah satu penyidik menjelaskan pihaknya juga mendalami terkait dugaan adanya pembeli barang-barang hasil curian ini alias penadah namun demikian tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah.
"Saya tidak mau ada laporan polisi yang terlewatkan saat mendalami kasus ini ungkap kasat.
Kasat meminta kepada masyarakat jika ada informasi terkait tindak kriminal silakan lapor ke pihak kepolisian dan pasti akan ditindaklanjuti