Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Ketika Wakil Rakyat dan Kepala Daerah Absen: Kritik atas Ketimpangan Infrastruktur di Desa Tadalado

Kondisi ini bukan semata persoalan teknis pembangunan, melainkan cerminan lemahnya keberpihakan kebijakan serta minimnya fungsi representasi politik di tingkat daerah.

Indonesiasurya
Selasa, 16 Desember 2025 | 00:25:07 WIB
Foto

Indonesiasurya.com || TADALADO – Hampir delapan puluh tahun setelah kemerdekaan Republik Indonesia, masyarakat Desa Tadalado, khususnya di Dusun Riigete, masih menghadapi keterbatasan infrastruktur dasar berupa akses jalan dan listrik.


Kondisi ini bukan semata persoalan teknis pembangunan, melainkan cerminan lemahnya keberpihakan kebijakan serta minimnya fungsi representasi politik di tingkat daerah.


Sebagai wilayah yang berada dalam Daerah Pemilihan (Dapil) IV Kabupaten Sikka, Desa Tadalado seharusnya mendapatkan perhatian serius dari anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) yang memperoleh mandat politik dari wilayah tersebut. Namun, hingga saat ini, aspirasi masyarakat terkait pembangunan infrastruktur dasar belum terlihat diperjuangkan secara sungguh-sungguh dalam ruang-ruang kebijakan, baik melalui fungsi legislasi, penganggaran, maupun pengawasan.

Minimnya suara dan advokasi anggota DPRD Dapil IV terhadap persoalan Desa Tadalado menimbulkan pertanyaan serius mengenai efektivitas peran wakil rakyat dalam memperjuangkan kepentingan konstituennya. Dalam sistem demokrasi perwakilan, legitimasi politik tidak hanya diukur dari keterpilihan dalam pemilu, tetapi dari sejauh mana keberpihakan nyata terhadap kebutuhan dasar masyarakat.


Di sisi lain, perhatian Pemerintah Kabupaten Sikka di bawah kepemimpinan Bupati Sikka juga dinilai belum memadai. Pembangunan infrastruktur di Desa Tadalado belum menunjukkan prioritas yang jelas dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan daerah. Padahal, penyediaan jalan dan listrik merupakan prasyarat utama untuk membuka keterisolasian wilayah, menggerakkan ekonomi lokal, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa.


Kondisi ini bertentangan dengan amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah yang mewajibkan kepala daerah menjamin pemenuhan pelayanan dasar bagi masyarakat, serta Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa yang menegaskan bahwa pembangunan desa harus berorientasi pada kesejahteraan dan pemanfaatan potensi lokal. Lebih jauh, prinsip keadilan sosial sebagaimana termaktub dalam Pancasila dan UUD 1945 mengharuskan negara dan pemerintah daerah hadir secara aktif dalam menjawab kebutuhan masyarakat, terutama di wilayah yang tertinggal secara infrastruktur.


Dusun Riigete sesungguhnya memiliki potensi besar di sektor pertanian, pariwisata alam, dan sumber daya manusia. Namun, tanpa dukungan kebijakan dan keberanian politik dari DPRD serta komitmen serius dari pemerintah daerah, potensi tersebut akan terus terjebak dalam ketertinggalan struktural.

Masyarakat Desa Tadalado menuntut agar anggota DPRD Dapil IV Kabupaten Sikka segera menjalankan fungsi representasi politik secara nyata dengan menyuarakan aspirasi masyarakat desa dalam pembahasan kebijakan dan anggaran daerah. Selain itu, Bupati Sikka diharapkan menjadikan pembangunan infrastruktur Desa Tadalado sebagai prioritas dalam perencanaan pembangunan daerah, bukan sekadar janji normatif tanpa realisasi.


Pembangunan yang berkeadilan tidak dapat diwujudkan tanpa keberanian politik dan keberpihakan nyata kepada rakyat. Ketika wakil rakyat dan kepala daerah memilih diam, maka ketertinggalan desa bukan lagi sekadar persoalan anggaran, melainkan kegagalan moral dan politik dalam menjalankan amanat konstitusi.


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Terkini

Front keadilan rakyat Lembata gelar aksi, pemerintah diminta turunkan harga es batu, DPRD jangan diam.

Terkait Alfamart, Pemerintah berada pada posisi yang tidak bisa menolak dan tidak mudah menerima. Pemerintah mengambi

| Senin, 28 September 2026
Kampar B Juara Waijarang Cup, Kalahkan Kwela Watukobu 6-2 di Final

Klub yang dilatih oleh Mitos Latif dengan manajer Yonas Magang — seorang anggota Polri aktif — tampil solid sepanjan

| Senin, 28 September 2026
Kabar baik bagi 255 PPPK Paruh Waktu Lembata: Tetap Bekerja, TPP Dikaji

Meski anggaran terbatas, Bupati mengingatkan seluruh aparatur agar tidak menurunkan kualitas pelayanan. "Bekerjalah deng

| Minggu, 27 September 2026
Bupati Lembata Kaji Peluang Pemberian TPP ke 255 PPPK Paruh Waktu.

Selama saya memimpin bersama Wakil Bupati H. Muhamad Nasir, kami tidak akan memberhentikan PPPK Paruh Waktu, sepanjang

| Sabtu, 26 September 2026
Dinas Kesehatan Lembata gelar berbagai Kegiatan Peringati HKN ke-62 Tahun 2026

Peringatan ulang tahun kesehatan ini menjadi pengingat bagi kita semua, bahwa kesehatan adalah tanggung jawab bersama, b

| Sabtu, 26 September 2026
Dinas Pendidikan Lembata diduga Jebak Bupati terkait Mutasi Kepala Sekolah di Lembata.

Kondisi data yang tidak valid di Dapodik membawa dampak serius bagi nasib guru. Data yang tidak sinkron menyebabkan stat

| Jumat, 25 September 2026
Ground breaking KNMP Lembata Dimulai, Enam Lokasi Disiapkan, Target Rantai Ekonomi Nelayan Terintegrasi

Program tersebut menjadi bagian dari agenda KKP untuk membangun kawasan pesisir yang lebih produktif melalui penguatan s

| Jumat, 25 September 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 7