Lembata - Gempa bumi kabupaten Flores Timur dengan kekuatan M 4,7 sejak Rabu malam hingga Kamis pagi (9/4/2026), tidak hanya merusak puluhan rumah di kabupaten Tersebut, daerah sekitar seperti kabupaten Lembata pun kena imbas guncangan tersebut.
Guncangan gempa bumi di kabupaten Lembata sejak, Selasa (8/4/2026) hingga Jumat (10/4/2026) dengan kekuatan, 1,6 hingga 2,7 magnitudo terasa kuat di kecamatan nagautun
Laporan badan penanggulangan bencana Daerah (BPBD ) kabupaten Lembata kurang lebih 31 rusak, talud pengaman pantai patah.
setelah diguncang 16 kali gempa, Desa Bobokerong, Kecamatan Nagawutung, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), dilaporkan mengalami kerusakan dan me inggalakn trauma.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Lembata, Andris Koban, mengatakan ada 31 rumah dilaporkan rusak akibat gempa.
"30 rumah warga yang mengalami kerusakan ringan dan satu rumah rusak berat," Jelas Andris Koban
Sementara, Kepala Desa Bobokerong, Mohamad Ismail, mengatakan pagi ini ada tiga laporan kerusakan rumah yang masuk.
"Pagi ini tiga lagi melapor ke desa. Jadi 34 rumah rusak yang dilaporkan resmi ke Pemdes Bobokerong," ujar Mohamad
Andris Koban mengungkapkan beberapa titik talud patah dan rusak. Tak cuma kerusakan fisik, warga juga mengalami trauma akibat getaran gempa yang dirasakan malam hari.
Sebagian warga memilih keluar dari rumah dan berkumpul di tempat terbuka karena khawatir terjadi gempa susulan," imbuhnya.
Andris mengimbau warga menghindari tembok, bangunan tinggi dan titik-titik yang membahayakan. "Tetap waspada akan kemungkinan gempa susulan," pungkasnya.