Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Menuju Indonesia Emas 2045, Lembata-NTT Perkuat Kolaborasi Pangan Lewat Rapat Koordinasi Virtual

Berbagai isu menarik seputar program prioritas Nelayan Tani Ternak menjadi inti pembicaraan. Diskusi yang berlangsung fokus pada berbagai inisiatif strategis yang telah dan akan digulirkan oleh Pemerintah Kabupaten Lembata, salah satunya adalah persoalan ketahanan pangan

Indonesiasurya
Sabtu, 20 September 2025 | 16:46:07 WIB
Foto

Indonesiasurya.com, Lewoleba - Kabupaten Lembata menunjukkan komitmen serius dalam mewujudkan kemandirian pangan. Melalui sebuah rapat koordinasi virtual yang intens bersama Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Pemerintah Kabupaten Lembata mematangkan strategi untuk menyambut program 'Senator Peduli Ketahanan Pangan'.

Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Bupati pada Jumat (19/9/2025) ini menjadi momentum krusial untuk menyelaraskan visi dan misi, memastikan bahwa program ketahanan pangan di Lembata selaras dengan inisiatif nasional menuju Indonesia Emas 2045.

​Rapat ini dihadiri langsung oleh Bupati P. Kanisius Tuaq, didampingi Plt. Kadis Pertanian dan perwakilan dari Bapelitbangda Kabupaten Lembata.

Berbagai isu menarik seputar program prioritas Nelayan Tani Ternak menjadi inti pembicaraan. Diskusi yang berlangsung fokus pada berbagai inisiatif strategis yang telah dan akan digulirkan oleh Pemerintah Kabupaten Lembata, salah satunya adalah persoalan ketahanan pangan.

​Dalam paparannya, Bupati Tuaq menegaskan bahwa ketahanan pangan di Lembata tidak hanya berkutat pada urusan produksi, melainkan sebuah ekosistem terpadu yang mencakup ketersediaan, akses, dan keterjangkauan pangan bagi seluruh masyarakat.

"Ketahanan pangan adalah soal menciptakan sebuah sistem yang menjamin setiap warga Lembata dapat mengakses pangan yang cukup dan terjangkau setiap saat," ujar Bupati.

​​Pemerintah Kabupaten Lembata telah merancang beberapa program kunci untuk mencapai tujuan tersebut. Salah satu inisiatif terdekat adalah program ternak mandiri 2026. Program ini akan memanfaatkan jagung lokal sebagai bahan baku utama pakan ternak, khususnya ayam pedaging.

Dengan strategi ini, jagung tidak hanya menjadi komoditas pangan, tetapi juga pendorong pertumbuhan sektor peternakan, menciptakan nilai ekonomi yang lebih tinggi dan berkelanjutan.

​Selain itu, Bupati juga memperkenalkan konsep food estate lahan kering terintegrasi. Kawasan ini dirancang untuk menggabungkan empat komoditas utama secara sinergis, menciptakan rantai nilai yang lebih luas dan meningkatkan daya saing daerah di sektor pangan.

Pendekatan terintegrasi ini diharapkan dapat mengoptimalkan pemanfaatan lahan dan sumber daya, sambil mengurangi ketergantungan pada satu jenis komoditas.

​Menyadari bahwa Lembata belum sepenuhnya mandiri dalam produksi beras, Bupati Tuaq menjelaskan langkah strategis berkolaborasi dengan Bulog. Kemitraan ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan pasokan beras yang stabil, sekaligus menjaga harga di tingkat yang wajar.

Upaya ini merupakan bentuk keseimbangan antara kepentingan petani, yang membutuhkan harga layak, dan masyarakat, yang memerlukan pangan terjangkau.

Karena itu, ​partisipasi aktif dalam kegiatan 'Senator Peduli Ketahanan Pangan' menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Lembata.

Tujuan akhir dari seluruh inisiatif ini adalah menjadikan Lembata mandiri dalam pangan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan memberikan kontribusi signifikan terhadap ketahanan pangan di tingkat provinsi maupun nasional, yang pada akhirnya tercapai visi Lembata Maju, Lestari dan Berdaya Saing. (prokompimkablembata)


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Terkini

Total Luas Lahan Terbakar di Lembata Capai 2.372,24 Hektare hingga September 2026

Pemantauan titik panas perlu diikuti dengan pemeriksaan langsung di lokasi. Upaya pencegahan dan penanganan harus meliba

| Kamis, 22 Oktober 2026
KPH Lembata: Karhutla 2026 Diproyeksikan Lebih Luas, Ini Penyebabnya

Sebagian besar pemicu kebakaran berkaitan dengan aktivitas manusia. Namun penyebab pasti setiap titik api tetap harus di

| Kamis, 22 Oktober 2026
KKO FC Kirim Surat Tegas ke ASKAB Lembata : Minta Sanksi Untuk Hidup FC dan Hentikan Jadwal Lanjutan

Berdasarkan MCM Pasal 8 Ayat 8, Kode Disiplin PSSI 2023 Pasal 28 Ayat 1 & 2, serta Pasal 58 tentang sikap tidak sportif/

| Rabu, 21 Oktober 2026
KISRUH LIGA II PSSI LEMBATA: KKO FC LAYANGKAN PENGADUAN, ASKAB DINILAI TIDAK PROFESIONAL

Syukur menjelaskan, saat wasit memutuskan penalti untuk KKO, pihak lawan memprotes. Seharusnya, jika wasit ragu, dapat m

| Rabu, 21 Oktober 2026
Ahmad Yohan: Politik Indah Jika Kita Bersama, Jangan Biarkan Syahwat Politik Rusak Pembangunan Lembata

Ahmad Yohan mengingatkan seluruh elemen bangsa agar tidak membiarkan kepentingan politik sesaat menghambat kemajuan daer

| Selasa, 20 Oktober 2026
Rakerda dan Pelantikan DPC PAN Lembata Resmi Digelar, Ahmad Yohan Hadir Langsung

Rakerda ini menjadi wadah penting bagi PAN Lembata untuk memperkuat soliditas organisasi, mengevaluasi program kerja yan

| Selasa, 20 Oktober 2026
Enam Unit Motor Terbakar di Depan SPBU Balauring Lembata, Polisi Masih Dalami Pelaku dan Motifnya

Sebagian besar motor tersebut sengaja ditinggal pemiliknya di sekitar SPBU karena digunakan untuk antri bahan bakar miny

| Selasa, 20 Oktober 2026
Warga Alap Atadei Lembata Hilang di Laut, Pencarian Masih Berlangsung

Warga melakukan pencarian dan menemukan sampan milik korban dalam keadaan kosong. Peralatan memancing masih ada di dalam

| Selasa, 20 Oktober 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 12