Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Partai Golkar Dorong Berdirinya Migran Center Di NTT, Minimalisir Tingginya PMI Di Nusa Tenggara Timur.

Sarmuji mengaku optimistis jika dengan kehadiran dua fasilitas tersebut akan menghapus praktik pengiriman PMI ilegal.

Indonesiasurya
Senin, 08 Desember 2025 | 12:13:41 WIB
Ilustrasi

Indonesiasurya.com || Kupang  - Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan salah satu provinsi dengan kasus PMI ilegal tertinggi di Indonesia memaksa pemerintah m cari solusi terbaik meminimalisir kasus ini.

Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, Muhammad Sarmuji menyebut Nusa Tenggara Timur (NTT) segera memiliki migran center sebagai upaya untuk menekan tingginya angka Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal asal NTT.

Kata dia, dibutuhkan intervensi serius untuk memastikan calon PMI memiliki keterampilan dan berangkat melalui jalur yang resmi.

“Pekerja Migran Indonesia yang berasal dari NTT cukup banyak. Kita berharap pekerja migran ke depan termasuk dari NTT sudah dibekali keterampilan, keahlian, dan pengetahuan yang baik,” ujar Sarmuji kepada media saat menghadiri Musda DPD Golkar NTT, Minggu 7 Desember 2025.

Menurut Sarmuji, Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Mukhtarudin yang juga kader Golkar, memiliki komitmen untuk mengatasi persoalan PMI, termasuk mendorong hadirnya fasilitas pendidikan vokasi.

“Apalagi sekarang menterinya dari Golkar, dan bapak Presiden sudah punya komitmen untuk membekali dengan pendidikan vokasional,” katanya.

Ia berharap fasilitas pendidikan vokasi juga dibangun di NTT sebagai pusat pelatihan calon PMI yang akan berangkat ke luar negeri.

Sarmuji menegaskan, keberadaan migran center dan pendidikan vokasi akan memastikan calon pekerja dari NTT berangkat secara legal dan mendapat perlindungan penuh dari negara.

“Mudah-mudahan ada vokasional yang ditempatkan di NTT, jadi pekerja migran yang dikirim keluar negeri adalah pekerja migran yang terlatih sekaligus untuk menghindarkan pekerja yang di luar jalur legal,” jelas Ketua Fraksi Golkar DPR RI itu.

Sarmuji mengaku optimistis jika dengan kehadiran dua fasilitas tersebut akan menghapus praktik pengiriman PMI ilegal.

“Tidak ada lagi yang ilegal. Karena kalau ilegal perlindungan hukumnya susah. Tapi dengan legalitasnya, insyaallah warga negara bisa mendapatkan perlindungan dengan baik,” pungkasnya.


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Terkini

Baramakassar Ucapkan Selamat atas Amanah Baru AKBP Yudha Widyatama Nugraha

Pengangkatan tersebut menjadi amanah sekaligus kepercayaan untuk mengemban tugas dan tanggung jawab dalam mendukung terc

| Kamis, 03 September 2026
Perkuat Perang Melawan AIDS, TBC, dan Malaria, Bupati Lembata Tegaskan Data dan Anggaran Harus Sejalan

Pemaparan data kita musti lebih selektif, lebih hati-hati terutama dalam penggalian data atau survei harus kredibel, dap

| Kamis, 03 September 2026
Semangat Hari Lahir Adhyaksa ke-81, Kapolres Kolaka Dorong Penegakan Hukum yang Humanis dan Berintegritas

Sinergi antara Polri dan Kejaksaan dinilai menjadi kunci dalam mewujudkan proses penegakan hukum yang profesional, trans

| Kamis, 03 September 2026
PMKRI Sambangi Penyintas Gempa Flores di Manggarai Barat, Salurkan Bantuan dan Serap Aspirasi Warga

Pendataan dan dokumentasi yang kami lakukan hari ini akan menjadi basis advokasi mendesak. Kami akan terus mendesak peme

| Kamis, 03 September 2026
Damailah di Perkemahan Langit

Puisi Mery Costantiana Lola

| Selasa, 01 September 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 13