Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Pemda Lembata Duduk Bersama Perwakilan PT Pertamina Patra Niaga Fuel Maumere Mencari Solusi Atasi Persoalan BBM.

Bupati menegaskan bahwa persoalan distribusi BBM di Lembata sudah berlangsung lama dan kerap memicu keresahan publik. Ia menyatakan, praktik penyelewengan dan lemahnya pengawasan tidak boleh lagi dibiarkan.

Indonesiasurya
Senin, 23 Februari 2026 | 09:16:58 WIB
Foto

Lembata - Pemda Lembata terus mencari cara mengurai kelangkaan BBM yang kerap terjadi di wilayah satu pulau ini. Salah satu solusi dengan secara resmi menggelar operasi bersih-bersih tata kelola BBM subsidi.

Langkah tegas ini dipimpin langsung oleh Bupati Lembata P. Kanisius Tuaq, S.P., dengan melakukan pengawasan ketat, penertiban menyeluruh, serta percepatan operasional SPBU 51 sebagai standar baru pelayanan BBM di wilayah Lembata.

Penegasan ini disampaikan Bupati dalam rapat strategis yang berlangsung di Rumah Jabatan Bupati Lembata dan dihadiri Sekretaris Daerah Paskalis Ola Tapo Bali, A.P., M.T., para asisten daerah, pimpinan OPD terkait, serta perwakilan PT Pertamina Patra Niaga Fuel Maumere. Sabtu,( 21 /2/ 2026

Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa persoalan distribusi BBM di Lembata sudah berlangsung lama dan kerap memicu keresahan publik. Ia menyatakan, praktik penyelewengan dan lemahnya pengawasan tidak boleh lagi dibiarkan.

“Ini saatnya kita bersih-bersih. Tata kelola BBM harus ditertibkan dari hulu ke hilir. Tidak boleh ada ruang bagi mafia BBM. Negara harus hadir menjamin hak energi masyarakat,” tegas Bupati.
Kesempatan yang sama, Sales Branch Manager Patra Niaga Fuel Maumere, Muhamad Bayu Fadilah, memaparkan hasil monitoring lapangan selama dua hari di Lembata. Seluruh SPBU diwajibkan memperketat pengawasan dengan pemasangan CCTV yang mengarah langsung ke nozzle pengisian, dengan daya simpan rekaman minimal 30 hari.
Khusus SPBU PT Hikam, pengelola diminta segera melakukan pengadaan dan peningkatan sistem CCTV sebagai syarat mutlak peningkatan layanan. Selain itu, SPBU diwajibkan menyediakan jaringan internet aktif sebagai bagian dari sistem digitalisasi pengawasan distribusi BBM. Ungkapnya.
Pemerintah juga menetapkan jam operasional SPBU sebagai langkah penertiban pelayanan.  SPBU 204. 04. 01 beroperasi pukul 07.00–17.00 WITA, sementara SPBU,  203.07 melayani pukul 07.00–15.00 WITA.
Dalam aspek administrasi, penyaluran BBM untuk kapal nelayan dan kapal penumpang dievaluasi ketat. Surat rekomendasi disesuaikan dengan kapasitas kapal, sementara pengambilan BBM wajib dilakukan langsung oleh pemilik kapal melalui surat kuasa resmi. Pemerintah juga menetapkan jam layanan khusus untuk pengurusan rekomendasi.
Kembali Bupati Kanis menegaskan bahwa pengisian BBM hanya boleh dilakukan oleh operator resmi SPBU dan tidak boleh diwakilkan. Seluruh operator dan pengawas SPBU diwajibkan mengenakan seragam dan sepatu keselamatan (safety shoes) sebagai standar keselamatan kerja.

SPBU juga diwajibkan melakukan build up stock dengan menebus BBM non-subsidi (Pertamax atau Pertamina Dex) jika stok BBM tersisa di bawah 3.000 liter, demi menjaga stabilitas pasokan. Ujarnya.
Sebagai langkah strategis, Bupati Lembata mengatakan, Pemerintah Kabupaten Lembata mendorong percepatan pembangunan dan operasional SPBU 51. SPBU ini dirancang menjadi role model pelayanan sesuai SOP Pertamina, sekaligus instrumen kontrol terhadap kinerja SPBU lain.
“Kalau SPBU 51 sudah beroperasi, kita tidak ragu memberikan teguran keras hingga sanksi pemblokiran sementara bagi SPBU yang melanggar aturan. Tidak ada kompromi,” tegas Bupati.
Bupati juga menyoroti tantangan geografis Lembata sebagai daerah kepulauan yang sangat bergantung pada cuaca dan kelancaran transportasi laut. Kondisi ini menuntut sistem distribusi BBM yang lebih disiplin, transparan, dan terkoordinasi.

Rapat menghasilkan sejumlah poin tindak lanjut strategis, di antaranya penguatan pengawasan laut, digitalisasi distribusi, kontrol kuota BBM, serta opsi pengalihan kuota antar kabupaten demi menjamin ketersediaan pasokan energi bagi masyarakat Lembata.
Rapat ini menjadi komitmen bersama antara Pemerintah Kabupaten Lembata dan PT Pertamina Patra Niaga untuk menghadirkan sistem distribusi BBM yang bersih, tertib, transparan, dan berpihak kepada rakyat.
(Prokompim Pemkab Lembata)


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

SMAN 1 Nagawutung Tegaskan Komitmen pada Budaya Ilmiah Lewat Ujian KTI

Karya Tulis Ilmiah adalah ajang yang sangat bermartabat dalam posisi kita sebagai orang terpelajar,” tegasnya di hadap

| Senin, 02 Maret 2026
Nasir di Balauring: Dari Mimbar Ramadan, Wabup Lembata Bicara Iman, Algoritma, dan Pancasila

Dalam kultum yang disampaikannya, Wabup Nasir mengajak jamaah menengok kembali cara para pendiri bangsa merumuskan Indon

| Senin, 02 Maret 2026
Bulan Ramadan 1447 H, PLN Hadirkan Promo Tambah Daya Melalui PLN Mobile

layanan digital PLN Mobile untuk memastikan kecukupan daya listrik di rumah, sehingga aktivitas ibadah dan kebersamaan k

| Senin, 02 Maret 2026
Target Belum Terpenuhi, PT Krakatau Steel Percepat Pembangunan SPPG di Lembata

Proyek ini merupakan kolaborasi antara Badan Gizi Nasional dan PT Krakatau Steel, dengan lingkup pengerjaan mencakup pul

| Sabtu, 28 Februari 2026
Ramadan Penuh Berkah: Kapolres Bulukumba Borong Dagangan UMKM, Bagikan Gratis ke Pengendara

Takjil yang diborong tersebut kemudian dibagikan kepada para pengendara dan masyarakat yang melintas sebagai menu berbuk

| Sabtu, 28 Februari 2026
Wujud Kepedulian Sosial, YBM PLN Salurkan 45 Ribu Paket Bingkisan Sepanjang Ramadan 1447 H,

Program ini berasal dari zakat para pegawai muslim PLN yang dikelola secara amanah melalui YBM PLN

| Sabtu, 28 Februari 2026
Dari Knalpot ke Tajwid: Cara Nyeleneh Polisi Bulukumba Tertibkan Pengendara

Para pelanggar lalu lintas, khususnya pengendara yang tidak menggunakan helm, tidak hanya diberikan teguran, tetapi juga

| Sabtu, 28 Februari 2026
Tercium Aroma Tak Sedap Dari Rencana Investasi Garam Lembata, DPRD Buka Suara.

5 ribu hektar itu bukan lahan yang sedikit, dan anehnya semua di kedang, lalu desa yang memiliki lahan pada hamparan dib

| Jumat, 27 Februari 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 11