Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Pemprov NTT Dorong pengembangan Geothermal di Flores, PLN UIP Nusra Perkuat Komitmen Hadirkan Energi Bersih

Dalam operasionalnya, fluida panas bumi dimanfaatkan untuk menghasilkan uap sebagai penggerak turbin pembangkit listrik. Setelah digunakan, fluida tersebut dikembalikan kembali ke dalam reservoir untuk menjaga keberlanjutan sistem panas bumi.

Indonesiasurya
Jumat, 08 Mei 2026 | 11:20:34 WIB
Foto kegiatan dj sawah

Kupang, 07 Mei 2026 - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menilai pemanfaatan potensi geothermal di Pulau Flores menjadi langkah penting dalam menjawab tantangan krisis energi global yang hingga kini masih bergantung pada bahan bakar fosil.

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi NTT, Viktor Manek, S.Sos., M.Si, mengatakan NTT memiliki potensi energi baru terbarukan yang besar, terutama dari sektor panas bumi. Potensi tersebut dinilai perlu dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung keberlanjutan pasokan energi di masa depan.

“NTT memiliki potensi energi baru terbarukan yang sangat besar,” ujar Viktor.

Menurut Viktor, pemanfaatan geothermal telah terbukti memberikan manfaat di sejumlah daerah di Indonesia, seperti Dieng dan Manado. Karena itu, pengembangan panas bumi di Flores perlu dilakukan dengan dukungan teknologi yang memadai, perlindungan lingkungan yang ketat, pelibatan masyarakat, jaminan manfaat bagi warga sekitar, serta dukungan keamanan agar investasi dapat berjalan berkelanjutan.

Selain itu, Viktor menilai edukasi dan keterbukaan informasi kepada masyarakat menjadi faktor penting agar pengembangan geothermal dapat dipahami secara utuh. Dengan pemahaman yang baik, masyarakat diharapkan lebih siap mendukung pengembangan energi bersih yang tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi dan sosial.

Ia juga meluruskan kekhawatiran yang berkembang di masyarakat terkait anggapan bahwa geothermal dapat menimbulkan dampak seperti kasus lumpur Lapindo. Menurut Viktor, karakteristik geothermal sangat berbeda, baik dari sisi geologi maupun sistem operasionalnya.

“Potensi yang ada jika dimanfaatkan dengan baik akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat,” kata Viktor.

Viktor menjelaskan, sumber panas bumi berada di kawasan pegunungan dengan lapisan batuan keras pada kedalaman sekitar 1.000 hingga 3.000 meter. Kondisi tersebut berbeda dengan pengeboran migas pada lapisan lumpur lunak seperti yang terjadi pada kasus Lapindo.

Dalam operasionalnya, fluida panas bumi dimanfaatkan untuk menghasilkan uap sebagai penggerak turbin pembangkit listrik. Setelah digunakan, fluida tersebut dikembalikan kembali ke dalam reservoir untuk menjaga keberlanjutan sistem panas bumi.

Menurut Viktor, pengembangan geothermal akan memberikan manfaat luas bagi daerah, mulai dari memperkuat cadangan energi listrik, menarik investasi, membuka lapangan kerja, hingga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

Sementara itu, General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra), Rizki Aftarianto, menegaskan PLN terus berkomitmen mendukung pengembangan geothermal di Flores sebagai bagian dari upaya menghadirkan energi bersih yang andal sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Geothermal merupakan salah satu sumber energi bersih yang sangat potensial untuk mendukung ketahanan energi di Flores dan NTT secara umum. PLN berkomitmen memastikan pengembangannya dilakukan secara bertanggung jawab dengan memperhatikan aspek teknis, lingkungan, dan sosial, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Rizki.[]


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

BMP Sorong Selatan Bagikan Bendera Merah Putih Peringati HUT RI ke 81

Pembagian dan pemasangan bendara merah putih dalam rangka memperingati HUT RI ke 81

| Rabu, 12 Agustus 2026
Karhutla Mengancam, Kapolresta Gowa Ingatkan Warga: Jangan Main Api!

masyarakat diingatkan untuk tidak membuang puntung rokok sembarangan, tidak meninggalkan api di kawasan hutan maupun lah

| Senin, 10 Agustus 2026
Gebyar Aman Calistung, Cara Patungan Pancarkan Cahaya Anak

Kegiatan tersebut dirancang sebagai gerakan sederhana untuk memprovokasi dan membiasakan anak-anak sejak dini agar akrab

| Minggu, 09 Agustus 2026
Pemkab Lembata Launching Rumah Potong Unggas, Dorong Hilirisasi Peternakan dan Ekonomi Kerakyatan

Kehadiran fasilitas ini diharapkan mampu memperkuat mata rantai produksi unggas, meningkatkan kualitas pengolahan hasil

| Minggu, 09 Agustus 2026
Polemik Bildad Thonak, KKJ NTT-AJI Kupang Dorong Dewan Pers Perkuat Pengawasan

KKJ NTT dan AJI Kupang menilai munculnya sejumlah pemberitaan yang dianggap tendensius, provokatif, dan tidak berimbang

| Minggu, 09 Agustus 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 12