Lembata - Masyarakat Kabupaten Lembata mendapatkan kesempatan langka untuk memperoleh paket sembako dengan harga hampir setengah dari nilai pasar.
Melalui program sosial “Terang Berkah Ramadan 1447 H”, PT PLN (Persero) ULP Lembata menawarkan paket sembako senilai Rp150 ribu hanya dengan harga Rp70 ribu per paket.
Namun, ketersediaan terbatas membuat warga harus segera datang, karena hanya disiapkan 1.200 paket dan program ini berlangsung selama tiga hari, mulai Kamis (5/3) hingga Sabtu (7/3/2026).
Pada acara pembukaan yang berlangsung di pelataran kantor PLN ULP Lembata yang dihadiri Wakil Bupati Lembata, H. Muhamad Nasir
unsur Forkopimda, tokoh agama, dan masyarakat penerima manfaat, Manager PT PLN (Persero) ULP Lembata, Vinsen Leonardo D. Putra, dalam sambutannya menekankan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial perusahaan yang memberi manfaat langsung kepada masyarakat, bukan sekadar penyedia energi listrik.
Investigasi media di lapangan menunjukkan bahwa paket sembako yang ditawarkan berisi kebutuhan pokok yang jika dibeli di pasar atau toko tradisional bisa mencapai Rp150 ribu.
“Dengan harga Rp70 ribu, masyarakat mendapatkan efisiensi signifikan,” kata Vinsen Leonardo.
Namun, keterbatasan stok menjadi tantangan nyata, dan antrean warga terlihat sejak pembukaan, menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap paket murah ini.
Program ini juga melibatkan sejumlah rumah ibadah di Lembata, termasuk Masjid Agung Lewoleba, Masjid Nur Salam Wangatoa, GMIT Solavide, dan Gereja Santa Maria Baneux, sebagai mitra distribusi sekaligus bagian dari strategi menyentuh seluruh lapisan masyarakat.
Selain sembako murah, dana yang terkumpul akan dikembalikan dalam bentuk bantuan pemasangan listrik baru untuk rumah pra-sejahtera dan fasilitas umum, menekankan kesinambungan manfaat sosial program.
Wakil Bupati Lembata, H. Muhamad Nasir, memberikan apresiasi atas program ini. Menurutnya, Ramadan bukan hanya momen spiritual, tetapi juga memperkuat kepedulian sosial dan solidaritas.
Ia menekankan bahwa energi listrik adalah fondasi pembangunan daerah, mendukung pertumbuhan ekonomi dan layanan publik.
Wabup Nasir juga menegaskan pentingnya kolaborasi pemerintah, PLN, dan masyarakat dalam membangun Lembata, yang dikenal dengan semangat lokal 'Ta’an Tou,' kebersamaan dan solidaritas sosial.
Program sembako murah PLN ULP Lembata ini tidak hanya meringankan beban masyarakat selama Ramadan, tetapi juga menjadi contoh bagaimana perusahaan BUMN dapat menghadirkan manfaat langsung dengan dampak sosial dan ekonomi yang jelas, meski terbatas jumlahnya. (Prokompimkablembata)