Lewoleba — Rehabilitasi tiang dolphin Pelabuhan Waijarang yang rubuh akibat disenggol kapal ASDP Inerie hingga kini belum selesai. Kondisi ini mengganggu kelancaran transportasi laut, sehingga masyarakat mendesak agar perbaikan segera diselesaikan agar tidak semakin menyulitkan aktivitas warga.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lembata, Yohanes Arimon Dedeo, membenarkan pihaknya terus berkoordinasi dengan pihak ASDP guna mempercepat proses perbaikan.
"Pekerjaan sebenarnya sudah siap dilaksanakan, namun terdapat beberapa kendala yang membuat prosesnya belum berjalan lancar," ungkapnya.
Jadwal Perjalanan Material
Berdasarkan data yang diterima, jadwal pengiriman material dan tenaga kerja sebagai berikut:
- 5 September 2026: Tiang pancang dikirim dari Jakarta ke Surabaya
- 12 September 2026: Dikirim dari Surabaya menuju Lewoleba
- 22 September 2026: Material LCT dan tiang pancang telah tiba di Lewoleba
- 15 September 2026: Tenaga kerja sudah tiba di Lewoleba
Namun, kendala baru muncul pada 22 September 2026, di mana pihak KSOP Surabaya belum dapat mengeluarkan izin berlayar untuk kapal tugboat menuju Waijarang dikarenakan kondisi cuaca yang tidak mendukung.
Target Penyelesaian
Penyelesaian rehabilitasi Pelabuhan Waijarang ditargetkan selesai pada 26 November 2026. Masyarakat berharap kendala cuaca segera membaik sehingga proses perbaikan dapat segera dimulai dan berjalan sesuai jadwal, agar pelayanan transportasi laut kembali normal dan tidak lagi menyusahkan masyarakat.