Ungkap Realita Sosial
| Local Edition | | | Todays News |
|---|
Sikap tersebut menuai kritik dari berbagai pihak. Pasalnya, sebagai pejabat publik, seorang camat dinilai wajib membuka
Konflik bermula ketika Berto Take mengoreksi keterangan tim kuasa hukum keluarga korban terkait jumlah terduga pelaku. B
berto take menjelaskan bahwa, kendati tidak terikat dengan kuasa kepada pihak manapun, sebagai advokat wajib memberikan
Pernyataan Bertolomeus Take menimbulkan kesan bahwa yang bersangkutan memiliki akses atau keterlibatan tertentu terhada
"Kami kecewa dengan kepemimpinan Kepala Madrasah karna dinilai tidak peduli dengan pendidikan dan keadaan ekonomi siswa.
Berto take kepada media ini berkomentar terkait dugaan kuasa hukum Keluarga Korban bahwa sekitar 10 orang terlibat dalam