ENDE, 10 Juli 2026 – Susana Wea Loy, mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Katolik Widya Mandira (Unwira) Kupang yang sedang melaksanakan Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) di Desa Rukuramba, Kecamatan Ende, Kabupaten Ende, melaksanakan kegiatan program kerja individinya tentang optimalisasi digital marketing dan branding produk BUMDes Desa Rukuramba.
Kegiatan ini ditujukan kepada pengurus BUMDes sebagai upaya menghidupkan kembali unit usaha desa melalui penguatan promosi berbasis digital.
Dalam kegiatan tersebut, Susana Wea Loy memberikan materi mengenai pentingnya digital marketing dan branding sebagai strategi untuk meningkatkan daya saing BUMDes. Pengurus BUMDes diberikan pemahaman tentang membangun identitas usaha, menciptakan citra yang profesional, serta memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi yang efektif di era digital.
Selain itu, Susana juga melatih pengurus BUMDes dalam membuat dan mengelola akun media sosial, yakni Instagram dan Facebook, sebagai media promosi resmi BUMDes Desa Rukuramba. Melalui pelatihan ini, pengurus diharapkan mampu memanfaatkan platform digital untuk memperkenalkan layanan dan potensi usaha BUMDes kepada masyarakat yang lebih luas.
Ketua BUMDes Desa Rukuramba menyampaikan bahwa unit usaha yang selama ini dijalankan adalah usaha cuci kendaraan. Namun, operasional usaha tersebut sempat mengalami kevakuman akibat kerusakan fasilitas serta berkurangnya tenaga kerja.
"BUMDes yang berjalan di sini adalah usaha cuci kendaraan. Awalnya berjalan dengan baik dan lancar, namun beberapa bulan terakhir mulai vakum karena fasilitas mulai rusak dan tenaga kerja semakin berkurang. Kami bersyukur karena sekarang BUMDes akan segera diaktifkan kembali, terlebih dengan adanya branding yang sudah dibuatkan oleh adik-adik mahasiswa untuk kami," ujar Ketua BUMDes Desa Rukuramba.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan usaha desa, Susana juga menyerahkan hasil branding BUMDes berupa logo dan identitas visual yang dapat digunakan sebagai media promosi. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat sekaligus memperkuat citra BUMDes sebagai unit usaha desa yang profesional dan siap berkembang.
Melalui program MBKM ini, mahasiswa FISIP Unwira Kupang tidak hanya mengaplikasikan ilmu komunikasi di lapangan, tetapi juga berkontribusi dalam mendorong transformasi digital BUMDes Desa Rukuramba.
Diharapkan, usaha cuci kendaraan yang menjadi unit usaha utama BUMDes dapat kembali beroperasi secara optimal dan menjadi sumber peningkatan ekonomi masyarakat desa.