Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Tukang Parkir Liar Kupang: Masalah Kecil yang Terus Membesar

Oleh: Quintus Febryono Ganggas UNWIRA Kupang

Indonesiasurya
Rabu, 10 Desember 2025 | 20:57:27 WIB
Ilustrasi

INDONESIASURYA.COM - KUPANG - Fenomena parkir liar di Kota Kupang secara perlahan menjadi masalah yang tidak bisa dipandang remeh lagi. Yang dulunya hanya muncul di beberapa tempat tertentu, kini hampir dapat dijumpai di seluruh daerah yang padat, seperti di depan toko-toko, pasar, pusat kuliner, hingga lokasi yang sebenarnya tidak memiliki tempat parkir resmi.

Kehadiran mereka sering dianggap sebagai “biaya wajar” untuk menitipkan kendaraan. Namun jika ditelusuri lebih jauh, parkir liar telah berkembang menjadi isu yang berkaitan dengan sosial, ekonomi, dan keamanan yang merugikan banyak orang.

Kehadiran tukang parkir liar tentu saja menciptakan rasa tidak nyaman dan ketidakpastian bagi masyarakat.

Banyak warga Kupang melaporkan bahwa mereka diminta membayar untuk parkir meskipun tidak ada karcis, tarif resmi, atau jaminan keamanan bagi kendaraan mereka. Lebih parahnya, beberapa tukang parkir liar menerapkan tarif yang sewenang-wenang.

Ada yang meminta "seikhlasnya", tapi jika diberi sedikit, pemilik kendaraan biasanya merasa tidak nyaman atau bersalah.

Situasi ini menjadikan aktivitas sehari-hari yang seharusnya mudahmenjadi penuh tekanan dan stress.

Adanya tukang parkir liar sebenarnya mencerminkan masalah sosial dan ekonomi yang ada dalam masyarakat. Tidak dapat dipungkiri, sebagian di antara mereka memilih pekerjaan ini karena rendahnya kesempatan kerja. Banyak yang hanya bermodal rompi, peluit, atau sekadar keberanian untuk berdiri di pinggir jalan. Keadaan ini menunjukkan bahwa pemerintah perlu menghadirkan lebih banyak program pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat yang tidak memiliki keterampilan formal.

Upaya penertiban tanpa solusi kongkret hanya akan mengalihkan masalah, bukan menyelesaikannya.

Selain itu, masalah parkir liar juga berkaitan dengan tertib lalu lintas dan keselamatan. Banyak lokasi yang dipenuhi dengan parkir yang tidak teratur menyebabkan kemacetan pada jam-jam sibuk, terutama di jalur-jalur penting seperti sekitar bundaran, sekolah, dan pusat perbelanjaan.

Ketidakteraturan ini tidak hanya mengganggu pengguna jalan lainnya tetapi juga meningkatkan kemungkinan terjadinya kecelakaan.

Masalah penegakan parkir ilegal di Kupang perlu dianggap sebagai isu yang serius dan memerlukan solusi yang menyeluruh. Pihak pemerintah harus menetapkan area parkir yang resmi, menyediakan karcis yang terukur, dan melaksanakan sistem parkir yang jelas.


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

Penumpang KM. Lambelu Loncat dari Kapal, Tim SAR Lakukan Pencarian di Perairan Pulau Pemana Sikka.

Lokasi kejadian diperkirakan berada di sekitar Perairan Pulau Pemana, Kabupaten Sikka, NTT, pada koordinat 8° 22.310'S

| Kamis, 16 Juli 2026
Temui Kepala Staf Kepresidenan, BPP DOB Dorong Provinsi Luwu Raya Masuk Agenda Strategis Nasional

Ketua Tim BPP DOB Provinsi Luwu Raya, H. Darwis Ismail, mengatakan pertemuan tersebut merupakan bagian dari ikhtiar me

| Selasa, 14 Juli 2026
Ahli Geothermal Luruskan Persepsi tentang WKP Mataloko dan Pemanfaatan Lahan PLTP

Berdasarkan data gambaran umum pengembangan PLTP Mataloko, luas WKP mencapai sekitar 996,2 hektare

| Selasa, 14 Juli 2026
Ahli Geothermal ITB: Pemanfaatan Air untuk Pengeboran PLTP Mataloko Bersifat Sementara

Pemanfaatan air Sungai Tiwu Bala untuk mendukung kegiatan pengeboran PLTP Mataloko telah memperoleh Izin Pengusahaan

| Senin, 13 Juli 2026
MPLS SMAN 1 Nagawutung TP 2026/2027 Resmi Dimulai, Wujudkan Sekolah Ramah dan Humanis

MPLS adalah ruang untuk mengenal lingkungan sekolah, membangun karakter, serta menumbuhkan semangat belajar

| Senin, 13 Juli 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 9