Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Wabup Lembata Buka Evaluasi Intervensi Spesifik Stunting: Tekankan Kolaborasi Menuju Zero Stunting

Wabup Nasir mengapresiasi kerja seluruh pihak yang telah berkontribusi menurunkan angka stunting selama beberapa tahun terakhir, namun tetap mengingatkan untuk terus berkolaborasi.

Indonesiasurya
Rabu, 26 November 2025 | 13:51:45 WIB
Foto

Indonesiasurya.com || Lembata - Wakil Bupati Lembata, H. Muhamad Nasir, membuka kegiatan Evaluasi Intervensi Spesifik Stunting Tingkat Kabupaten Lembata di Olympic Ballroom, Lewoleba, Rabu (26/11).

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat upaya percepatan penurunan stunting yang masih menjadi isu prioritas nasional.


Wabup Nasir mengapresiasi kerja seluruh pihak yang telah berkontribusi menurunkan angka stunting selama beberapa tahun terakhir, namun tetap mengingatkan untuk terus berkolaborasi.

"Penanganan stunting adalah gerakan bersama. Kita akan terus membangun kerja sama dan kolaborasi dengan seluruh stakeholder. Berbagai capaian yang kita raih jangan membuat kita lengah. Perjalanan kita masih panjang untuk mencapai zero stunting," tegasnya.

Stunting sendiri hingga kini masih menjadi masalah gizi kronis yang berdampak terhadap kualitas sumber daya manusia.

Secara nasional, Riskesdas (Riset Kesehatan Dasar) dari Badan Litbangkes tahun 2018 mencatat prevalensi stunting sebesar 30,8 persen. Melalui upaya berkelanjutan pemerintah, SSGI (Survei Status Gizi Indonesia) 2024 menunjukkan penurunan signifikan menjadi 19,8 persen, lebih rendah dari proyeksi Bappenas sebesar 20,1 persen dan mendekati standar WHO.

Di Kabupaten Lembata, prevalensi stunting menurun dari 15,9% (2022) menjadi 9,4% (2023) dan 6,8% (2024), namun masih ada disparitas wilayah yang perlu diatasi.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Rosadelima Tuto, melaporkan bahwa berdasarkan e-PPGBM (Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat) prevalensi stunting menurun, namun SSGI 2024 mencatat prevalensi stunting Lembata sebesar 25,7%, underweight 31,7%, dan wasting 21%.

Ke depan, pemerintah daerah akan terus memperkuat layanan kesehatan ibu dan anak, perbaikan data, serta pendekatan lapangan yang lebih presisi. "Mari terus kita jaga tren positif ini! Dengan bekerja lebih dekat dengan masyarakat, kita dapat mewujudkan Lembata yang Maju, Lestari, dan Berdaya Saing," pungkas Wabup Nasir.

Dengan kolaborasi yang semakin mantap, Pemerintah Kabupaten Lembata berharap percepatan penurunan stunting dapat terjadi merata di seluruh wilayah dan mendukung pencapaian target pembangunan daerah.

Hadir saat itu, Ketua Komisi III DPRD Lembata, Abdurrahman Muhammad, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Quintus Irenius Suciadi, Kadis Kesehatan, dr. Goerillya Huar Noning, Kadis P2PA, Maria Anastasia Bara Baje, dan unsur pendukung program stunting lainnya termasuk para Camat. (prokompimkablembata)


Bagikan

KOMENTAR (1)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Linus Lalun 26 November 2025 15:56:08

Semoga program mengentas stunting dapat berjalan dengan baik...

Indonesiasurya
Indonesiasurya
26 November 2025 16:06:32

@Linus Lalun, semiga



Berita Foto

Berita Terkini

PLTU Sambelia dan Infrastruktur Kelistrikan NTT Jadi Fokus PLN UIP Nusra Semester II 2026

Senior Manager Perencanaan PT PLN (Persero) UIP Nusra, Sugeng Santoso, mengatakan ketiga proyek tersebut merupakan bagia

| Senin, 20 Juli 2026
Hari Keempat TMMD : Pembukaan Jalan di Desa Sijarango Capai 41,50 Persen*

Dari pantauan di Lapangan, sejak pagi para anggota Satgas sudah melakukan berbagai persiapan untuk mengejar target pembu

| Minggu, 19 Juli 2026
Dibalik Seragam Loreng, Satgas TMMD Kodim 0210/TU Tingkatkan Keimanan Melalui Ibadah Minggu

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan emosional dan sosial antara TNI dan warga di lokasi pelaksan

| Minggu, 19 Juli 2026
PLN UIP Nusra Gelar Rapat Konsinyering, Kinerja Semester I 2026 Lampaui Target

General Manager PT PLN (Persero) UIP Nusra, RDW. Manurung, menyampaikan bahwa Nilai Kinerja Organisasi (NKO) Semester I

| Minggu, 19 Juli 2026
Listan Ingatkan Waspadai "Penumpang Gelap" dalam Perjuangan Provinsi Luwu Raya!

semakin dekat sebuah cita-cita diwujudkan, semakin besar pula kemungkinan munculnya pihak-pihak yang mencoba mengganggu

| Minggu, 19 Juli 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 12