Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Yayasan PAPHA Indonesia buat program pertanian untuk warga terdampak PLTP Atadei Lembata

Usai peluncuran program, PlT Kadis Pertanian Kabupaten Lembata Donatus Lajar, Direktur Yayasan PAPHA Indonesia Nar Hayon, Koordinator Program Yayasan PAPHA Indonesia Paul Dolu dan Manager PLN UPP Nusra III Kasirun langsung melakukan tanam perdana

Indonesiasurya
Kamis, 12 Desember 2024 | 10:13:09 WIB
Foto

Lewoleba,Indonesiasurya.com - PLN bekerja sama dengan Yayasan PAPHA Indonesia membuat program penguatan ekonomi bagi para petani atau warga yang terdampak proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Atadei di Desa Nubahaeraka, Atadei, Lembata.

Sosialisasi sekaligus peluncuran program penguatan ekonomi petani desa itu dilaksanakan di Pasar Baoraja, Desa Nubahaeraka, pada Kamis (12/12/2024).

Yayasan PAPHA Indonesia berikhtiar mendampingi dua kelompok tani yakni kelompok budi daya kacang tanah dan kelompok budi daya tanaman bio farmaca dari hilir hingga ke hulu.

Peluncuran program coorporate social responsibility (CSR) PLN dan dilaksanakan Yayasan PAPHA Indonesia dan Dinas Pertanian Kabupaten Lembata itu, dilakukan oleh Asisten II Setda Lembata sekaligus PlT Kadis Pertanian Kabupaten Lembata, Donatus Lajar.

Usai peluncuran program, PlT Kadis Pertanian Kabupaten Lembata Donatus Lajar, Direktur Yayasan PAPHA Indonesia Nar Hayon, Koordinator Program Yayasan PAPHA Indonesia Paul Dolu dan Manager PLN UPP Nusra III Kasirun langsung melakukan tanam perdana kacang tanah dan jahe di lokasi yang telah disediakan kelompok tani setempat.

Koordinator Program Yayasan PAPHA Indonesia Paul Dolu menjelaskan, setelah warga Desa Nubahaeraka menyerahkan lahan tanah untuk proyek PLTP 10 MW itu, warga akan kekurangan lahan pertanian yang selama ini sebagai sandaran hidup. Jika tidak segera diantisipasi, hal itu akan  berdampak pada ketahanan ekonomi keluarga.

Karena itu, kami memandang penting melakukan penguatan ekonomi petani yang terdampak proyek geotermal Atadei melalui budi daya kacang tanah dan tanaman bio farmaca. Kami bermimpi suatu ketika nanti kacang tanah dan tanaman bio farmaca menjadi ikon karena pengembangan dari hulu hingga ke hilir,” ujar Paul Dolu.

Ia menjelaskan, Yayasan PAPHA Indonesia menggandeng PLN untuk peduli dan memberi tanggung jawab sosial kepada masyarakat terdampak. Kali ini budi daya kacang tanah dan tanaman bio farmaca dapat menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat Nubahaeraka.

Paul berharap warga terdampak terus meningkatkan produktivitas guna meningkatkan ekonomi keluarga.

Sementara itu, Manager PLN UIP Nusra III, Kasirun berjanji siap membantu warga terdampak untuk peningkatan taraf hidup mereka melalui program CSR PLN.

“Saya datang di tempat ini, saya bangga disambut dengan upacara adat. Kami datang dan tetap akan menjaga adat budaya seperti ini. Ini kegiatan perdana program CSR PLN. Ada potensi yang dapat meningkatkan perekonomian warga terdampak. Kami mencanangkan penguatan budi daya pertanian kacang dan tanaman bio farmaca. Banyak yang bisa dilakukan. Ini Program CSR semester dua di akhir tahun,” paparnya.

Kasirun juga menandaskan, bantuan kepada warga terdampak itu akan berkelanjutan.

“Silakan sampaikan melalui Yayasan PAPHA Indonesia, apa lagi yang bisa kita berdayakan. Ini akan berlanjut. Ini baru masa prakonstruksi, konstruksi, sampai tahap operasi PLTP 10 Mw Atadei. Program CSR ada semacam kewajiban PLN untuk berdayakan masyarakat. Ada sektor pertanian, pendidikan dan lain-lain,” ujarnya.

Ia juga meminta dukungan warga dalam pengembangan PLTP Atadei 10 MW tersebut.

“Kami mohon untuk bisa diterima di sini. Terima kasih pemilik lahan yang sudah mengikhlaskan tanahnya untuk PLTP. Tinggal beberapa pemilik lagi. Kami berharap sisanya akan ikut mengikhlaskan tanahnya untuk kami gunakan. Bapak Presiden Prabowo Subianto sudah menginstruksikan Kita untuk swasembada energi, dan Lembata punya potensi untuk kemajuan daerah ini,” ungkap Kasirun.


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Terkini

Surat somasi beredar luas di medsos, Bupati Lembata Kanisius Tuaq "saya tidak mau menghakimi siapapun"

Saya menghormati hak setiap warga negara untuk menempuh jalur hukum. Namun saya tegaskan dengan sangat jelas: persoalan

| Minggu, 06 September 2026
Hama kutu putih serang tanaman di Lembata, dinas pertanian gerak cepat antisipasi penyebaran.

PLT kadis pertanian, Ade Hasan Yusuf kepada media ini melalui pesan singkat wa menulis, terkait serangan hama kutu putih

| Sabtu, 05 September 2026
Lima mobil operasional BPBD Lembata rusak, Siapa makan Anggaran perbaikan?

Kalau ada anggaran yang dikeluarkan tapi kendaraan belum juga bisa beroperasi, orang bisa berpersepsi jangan-jangan u

| Sabtu, 05 September 2026
Warga kota Lewoleba dukung wacana hadirnya Alfamart dan indomart di Lembata

Cristina Ischar Ladjar warga kota Lewoleba kepada media ini mengatakan bahwa dirinya mendukung kehadiran Alfamart dan In

| Sabtu, 05 September 2026
Dua Pelajar Diduga Curi HP Milik Siswa Saat Perkemahan, Polres Soppeng Bergerak Cepat

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian yang diperkirakan mencapai Rp5 juta. Selanjutnya, kejadian tersebut

| Sabtu, 05 September 2026
Baramakassar Ucapkan Selamat atas Amanah Baru AKBP Yudha Widyatama Nugraha

Pengangkatan tersebut menjadi amanah sekaligus kepercayaan untuk mengemban tugas dan tanggung jawab dalam mendukung terc

| Kamis, 03 September 2026
Perkuat Perang Melawan AIDS, TBC, dan Malaria, Bupati Lembata Tegaskan Data dan Anggaran Harus Sejalan

Pemaparan data kita musti lebih selektif, lebih hati-hati terutama dalam penggalian data atau survei harus kredibel, dap

| Kamis, 03 September 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 3