Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


7.4 Miliar Anggaran Pilkada Cair Sejak Desember, Gaji Dan Operasional PPK Dan PPS Belum Di Bayar. Kemana Uang Pilkada?

Anggaran yang sudah cair, 7.4 Miliar dengan Metode pencarian LS ke rekening KPU.

Indonesiasurya
Kamis, 04 Juli 2024 | 22:40:00 WIB
Ilustrasi pilkada serentak

Lewoleba,IndonesiaSurya.Com - Dana Operasional Dan gaji untuk PPK dan PPS yang saat ini memasuki masa pen coklit oleh pantarlih belum terbayarkan, padahal dana pilkada telah cair 40% atau senilai 7.4 miliar sejak Desember 2023 lalu. 

Lukman Suksin, Kepala Keuangan  Lembata kepada media ini (1/7/2024) mengatakan, anggaran untuk pilkada sudah dicairkan  40% dan untuk selanjutnya 60% sedang dalam proses pencairan.

Ditanya terkait besaran anggaran pilkada, Suksin mengatakan untuk seluruhnya sebesar 18 miliar. 

Anggaran yang sudah cair, 7.4 Miliar dengan Metode pencarian LS ke rekening KPU. 

Masih menurut Lukman yang dikonfirmasi kembali melalui Whatsup (4 Juli 2024) menjelaskan bahwa, Untuk anggaran 40 % sudah cair tanggal 19 Desember 2023 lalu sementara sisa 60 % juga sudah kami proses dan baru kami cairkan, 04 Juli 2024

Masyarakat pun bertanya jika anggaran pilkada sudah cair sejak 19 Desember 2023 lalu mengapa hingga kini operasional dan gaji PPK dan PPS belum di bayarkan?

Informasi berkembang di kalangan masyarakat mempertanyakan,  anggaran operasional dan Honor adhock selama beberapa bulan ini cukup besar, tentu juga berdampak pada bunga bank.

Bagi berbagai kalangan alasan bendahara baru pulang dari jakarta seperti dikatakan Ketua KPU pada media dengan judul https://indonesiasurya.com/honor-dan-operasional-ppk-pps-di-lembata-belum-dibayarkan-siapa-dapat-untung, kurang tepat karena, tugas di Jakarta itu berapa lama? sementara PPK dan PPS  dilantik sejak bulan mei, maka mestinya urusan terkait administrasi keuangan itu sudah harus disiapkan.

Sebelumnya Ketua KPU Lembata, Hermanus Tadon dihubungi (30/6/2024) menjelaskan, Untuk honor PPK akan di tindak lanjuti dalam  minggu pertama bulan Juli ini, dan Honor PPK bersumber dari Dana Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTT.

Lebih jauh Ketua KPU jelaskan, Sedangkan untuk honor PPS masih diproses oleh Bank NTT melalui CMS (Cash Management System) atau pembayaran melalui rekening dan BANK NTT juga masih memproses rekening pribadi masing-masing anggota PPS mungkin karena jumlah anggotanya banyak sehingga sedikit lebih lambat.

"Kami terus berkoordinasi dengan pihak BANK NTT agar bisa dipercepat" ungkap Herman.

Sekretaris KPU Kunradus Liwu belum berhasil ditemui untuk di konfirmasi perihal anggaran pilkada.


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Terkini

ALFAMART BEROPERASI DI LEMBATA

Peduli Pengentasan Stunting, Buka Perdana di Lembata Alfamart Bagi-bagi Telur & Paket Sembako Gratis

| Jumat, 16 Oktober 2026
GRAND OPENING ALFAMART Bermitra Pasarkan Produk UMKM Lembata

Regional Corporate Communications Manager Alfamart, Firly Firlandi mengatakan, kehadiran sejumlah produk UMKM di jaringa

| Jumat, 16 Oktober 2026
Tiga Desa Raih Predikat Perpustakaan Desa Terbaik di Lomba HUT ke-27 Otonomi Lembata

TBM Papirus menerapkan layanan terbuka. Pengunjung bebas memilih buku yang ingin dibaca atau dipinjam, lalu menghubungi

| Kamis, 15 Oktober 2026
Serah Terima Kepala Kemenag Haji dan Umrah Lembata, Wabup Nasir: Sinergi Kunci Pelayanan Terbaik

Dalam sambutannya, Wabup Nasir menegaskan pergantian ini bukan sekadar serah terima tugas rutin, melainkan momentum memp

| Kamis, 15 Oktober 2026
BLKK Otomotif Ile Lewotolok Nusantara Resmi Beroperasi: Bebas Biaya, Tanpa Batas Usia

Poin paling istimewa, pelatihan ini gratis dan tanpa batasan usia. Siapa pun yang berminat, berapapun usianya, boleh me

| Kamis, 15 Oktober 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 11