Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Atadei Laboratorium Alam Yang Hidup. Berkat Sekaligus Ancaman

Panas bumi Atadei bagi sebagian pihak adalah berkat namun demikian, ada catatan yang mengingatkan tentang ancaman bahaya yang terbuka.

Indonesiasurya
Senin, 16 Februari 2026 | 11:50:45 WIB
Foto

Lembata - Keberadaan belasan gunung dan kerucut vulkanik di tanah Atadei menegaskan posisinya sebagai lumbung energi panas bumi dengan  ancaman bencana yang sangat tinggi sebabnya, pertimbangan mitigasi tingkat tinggi perlu diambil mengingat "lantai" Atadei berpijak di atas retakan sesar dan dapur magma yang masih menyisakan panas.


Struktur Bawah Tanah sangat rapuh, hal ini menjadi Fakta menarik yang terungkap dari data pengeboran

sumur landaian temperatur ATD-1 dan ATD-2. 


Pada sumur ATD-2, ditemukan fenomena loss of circulation (hilang sirkulasi) yang berulang pada kedalaman 81,5 m hingga 250,9 m. 


Dalam bahasa awam, hal ini menunjukkan bahwa batuan di bawah tanah tersebut sangat retak dan pecah-pecah. Meskipun mineral lempung di sana berfungsi sebagai cap rock (batuan penudung), akan tetapi banyaknya rekahan menandakan struktur tanah yang tidak masif, yang perlu diwaspadai dalam pembangunan infrastruktur berat.

Dari Digital Library ITB, dapat ditelusuri dokumen studi lapangan panas bumi yang memuat fakta mencengangkan mengenai kepadatan aktivitas vulkanik di kawasan seluas 31,2 km persegi ini


Demikian juga laporan geologi menjelaskan, wilayah Kecamatan Atadei dikepung belasan struktur gunung api yang dibelah oleh sesar-sesar aktif yang sangat berisiko. 


Dalam laporan tersebut juga diungkapkan bahwa Atadei berada di "jantung" aktivitas magmatik purba dan modern. Yang secara spesifik, dokumen tersebut mencatat adanya tiga gunung api aktif (Tipe A) yang mengepung lapangan panas bumi ini.


Namun, jika ditelusuri dari pusat-pusat erupsi yang membentuk lanskap Atadei, jumlahnya jauh lebih banyak. 


Berikut adalah deretan nama gunung dan pusat erupsi yang teridentifikasi dalam struktur geologi Atadei:


  • lle Kimok (di ujung utara)

  •  Ile Mauraja

  • lle Guakerada

  •  G. Atalojo (memiliki struktur kawah/kaldera)

  • lle Kedang

  • lle Lamakeba

  • lle Benolo

  • lle Werung

  • G. Hobal (di ujung selatan)

  • lle Watuwawer (pusat erupsi yang signifikan)

  • lle Bauraja

  • lle Kewiki

  • lle Watulolo


Total terdapat setidaknya 13 struktur vulkanik yang disebutkan berkontribusi pada pembentukan batuan dan aliran lava di kawasan ini.


Para ahli geologi memetakan deretan kerucut vulkanik yang tumbuh memanjang dari utara ke selatan, seolah membentuk tulang

punggung api.


Kerucut-kerucut vulkanik muda ini umumnya memiliki ketinggian 200 hingga 300 meter dari dataran sekitarnya, menciptakan topografi yang unik namun menantang.


Keindahan deretan gunung ini menyimpan risiko geologi yang nyata. Laporan geologi menyoroti bahwa kawasan ini dikontrol oleh struktur kelurusan (lineament) besar yang memotong hingga ke batuan dasar (basement).


1. Ancaman Sesar Aktif

Terdapat tiga sesar utama yang menjadi "jalan tol" bagi fluida panas dari perut bumi, namun juga menandakan ketidakstabilan tanah:


• Sesar Watuwawer (Sesar Normal)

• Sesar Lewo Kebingin

• Sesar Mauraja


2. Risiko Permukaan (Manifestasi Panas)

Risiko langsung bagi penduduk atau pengunjung adalah keberadaan tanah nanas (steaming around). dan fumarol. 


Di Watuwawer dan Lewo Kebingin,

suhu tanah tercatat mencapai 96°C hingga 98°C.

Tanpa pengawasan yang ketat, area ini sangat berbahaya karena tanah yang tampak biasa bisa jadi memiliki suhu mendekati titik didih.


Kecamatan Atadei hanya berjarak 45  dari ibu kota kabupaten Lembata, provinsi Nusa tenggara timur, disana bukan tanah tandus tanpa penghuni, ada masyarakat adat yang mendiami wilayah tersebut. 


Panas bumi Atadei bagi sebagian pihak adalah berkat namun demikian, ada catatan yang mengingatkan tentang ancaman bahaya yang terbuka.


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

SMAN 1 Nagawutung Tegaskan Komitmen pada Budaya Ilmiah Lewat Ujian KTI

Karya Tulis Ilmiah adalah ajang yang sangat bermartabat dalam posisi kita sebagai orang terpelajar,” tegasnya di hadap

| Senin, 02 Maret 2026
Nasir di Balauring: Dari Mimbar Ramadan, Wabup Lembata Bicara Iman, Algoritma, dan Pancasila

Dalam kultum yang disampaikannya, Wabup Nasir mengajak jamaah menengok kembali cara para pendiri bangsa merumuskan Indon

| Senin, 02 Maret 2026
Bulan Ramadan 1447 H, PLN Hadirkan Promo Tambah Daya Melalui PLN Mobile

layanan digital PLN Mobile untuk memastikan kecukupan daya listrik di rumah, sehingga aktivitas ibadah dan kebersamaan k

| Senin, 02 Maret 2026
Target Belum Terpenuhi, PT Krakatau Steel Percepat Pembangunan SPPG di Lembata

Proyek ini merupakan kolaborasi antara Badan Gizi Nasional dan PT Krakatau Steel, dengan lingkup pengerjaan mencakup pul

| Sabtu, 28 Februari 2026
Ramadan Penuh Berkah: Kapolres Bulukumba Borong Dagangan UMKM, Bagikan Gratis ke Pengendara

Takjil yang diborong tersebut kemudian dibagikan kepada para pengendara dan masyarakat yang melintas sebagai menu berbuk

| Sabtu, 28 Februari 2026
Wujud Kepedulian Sosial, YBM PLN Salurkan 45 Ribu Paket Bingkisan Sepanjang Ramadan 1447 H,

Program ini berasal dari zakat para pegawai muslim PLN yang dikelola secara amanah melalui YBM PLN

| Sabtu, 28 Februari 2026
Dari Knalpot ke Tajwid: Cara Nyeleneh Polisi Bulukumba Tertibkan Pengendara

Para pelanggar lalu lintas, khususnya pengendara yang tidak menggunakan helm, tidak hanya diberikan teguran, tetapi juga

| Sabtu, 28 Februari 2026
Tercium Aroma Tak Sedap Dari Rencana Investasi Garam Lembata, DPRD Buka Suara.

5 ribu hektar itu bukan lahan yang sedikit, dan anehnya semua di kedang, lalu desa yang memiliki lahan pada hamparan dib

| Jumat, 27 Februari 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 8