Ungkap Realita Sosial

Logo Banggainesia
Local Edition | | Todays News


Aliansi Peduli Lewotana Desa Dikesare Dan BPD Tantang Balik Kades, "Jika Berani, Silakan Proses Pemecatan"

Rafael Suban Ikun, saya minta, agar kepala desa sekarang untuk lebih dewasa dalam menghadapi persoalan. Dan tidak jadikan pihak yang kritis sebagai musuh

Indonesiasurya
Jumat, 07 Juni 2024 | 12:59:19 WIB
Mantan Kades Dikesare Rafael Suban Ikun

Lebatukan,Indonesiasurya.Com - Gertakan Kepala Desa Dikesare, kecamatan Lebatukan Kabupaten Lembata,, Fransisco Making yang meminta Penjabat Bupati Lembata untuk memecat BPD ditantang balik oleh anggota BPD Stefanus Nuba Purek yang juga adalah sekretaris Aliansi Peduli Lewotana Desa Dikesare. 

Baca juga ; https://indonesiasurya.com/diduga-gara-gara-pandangan-bpd-terkait-lkppd-belum-ditanggapi-bpd-dan-aliansi-peduli-lewotana-desa-dikesare-lapor-kades-ke-kejaksaan

Stefanus melalui sambungan telephon seluler(6/6/2024) mengatakan, Kepala desa Dikesare jangan anti kritik. tugas kami adalah melakukan kontrol terhadap  pelaksanaan APBDes.

Bagi tokoh muda desa Dikesare ini, pengaduan pihaknya ke kejaksaan itu terkait anggaran 2022-2023, jadi kalau bapak desa tidak ada masalah,  kenapa gusar? Kami hanya melaksanakan peran kami dalam mengkontrol pelaksanaan APBDes.

Lalau terkait pernyataan Bapak desa di media, meminta Penjabat Bupati Untuk pecat kami, pada kesempatan ini, saya mau tantang balik kepala desa, silakan saja proses untuk pecat kami. saya tidak takut jika untuk kebaikan desa. tegas Stefanus Purek.

Sebelumnya media ini, mengkonfirmasikan kepada mantan kepala desa Dikesare Rafael Suban Ikun (6/6/2024) terkait yang disampaikan kepala desa Dikesare Fransisco Making  bahwa, saat pelantikan pergantian kepala desa, dirinya (Sisko Making) hanya menerima map kosong berisi laporan desa lain, sementara memori jabatan mantan kepala desa kala itu tidak ada.

mantan kepala desa 3 periode, Rafael Suban Ikun menyayangkan pernyataan yang dilontarkan kepala desa.

"saya sangat menyayangkan sikap kepala desa dengan pernyataan yang bagi saya sangat tidak tepat" ujar Ikun 

Ini bukan sebuah pernyataan tapi saya tahu betul bagaimana di desa dikesare. ujar Rafel. Lebih jauh Suban Ikun mengatakan, sikap kritis BPD itu bukan baru sekarang tetapi, ketika saya menjabat sebagai kepala desa pun BPD, pernah buat Laporan ke Tipikor, dan bagi saya, inilah resiko jabatan. 

terkait yang terjadi hari ini, menurut saya hanya karena miskomunikasi antar para pihak. ya mungkin juga salah satunya karena kepala desa saat ini tinggalnya di Lewoleba bukan di kampung terang Rafael. 

Dijelaskan mantan kepala desa Dikesari 18 tahun ini bahwa, perseteruan dimulai ketika ada rapat di desa antara aparat desa dan BpD beberapa waktu lalu dimana, sangat emosional sampai-sampai meja biro milik desa pecah karena di pukul. Dan ketika itu sebagai tokoh, saya melerai dan menenangkan. Bagi saya urus desa itu, butuh kesabaran ektra ujar Ikun.

Sebagai mantan kepala desa, yang saya harapkan adalah adanya keharmonisan dalam penyelenggaraan pemerintahan desa. Terkait apa yang disampaikan. Kades kepada media bahwa, dimasa kepemimpinan saya ada temuan, memang itu saya akui. terkait hasil audit dan juga saya sudah dimintai keterangan soal temuan itu. rekomendasinya kembalikan dan sebagai mantan pejabat di desa saya bersedia dan sehingga saat ini, saya masih mencicil pengembalian keuangan yang ditemukan tim audit cerita ikun.

Bagi Rafael, peran seorang kades adalah mempertahankan yang sudah baik lalu, memperbaiki yang belum baik. kita hidup di kampung dalam komunitas sosial, tentu tidak semua hal akan sesuai rencana sehingga ruang kontrol tetap ada. dan itu hal biasa.

Jika yang lakukan kontrol itu adalah BPD dalam kapasitas sebagai lembaga di desa itu wajar. saya ketika jadi kepala desa juga di laporkan ke APH terang Rafael.

kenapa setiap pertemuan masyarakat dan aparat desa, saya selalu hadir karena saya akan terus berada di depan untuk menjaga wibawa kampung urai mantan kades.

Ditanya terkait ada dugaan desa tidak membayar pajak, Rafael Ikun menjelaskan bahwa, uang pajak tidak dibayar karena dipakai bendahara dan itu sudah ada pengakuan setelah di audit dan sementara dilakukan penyetoran kembali. Dan yang  perlu saya ingatkan bahwa, pajak terlambat dibayarkan atau disetor karena ada uang sejumlah 28 juta dipinjam pakai oleh kepala desa Uraian mantan kepala desa yang berkuasa selama 18 itu. 

Diakhir pertemuan media ini dengan mantan kepala desa dikesare di Hotel Olimpic saat sang mantan mengikuti kegiatan perubahan iklim, Rafael menegaskan bahwa, Sumber daya masyarakat di desa itu terbatas sehingga peran kepala desa membawa masyarakat ke arah yang lebih baik sangat penting.. itulah mengapa sebagai mantan saya minta, agar kepala desa sekarang untuk lebih dewasa dalam menghadapi persoalan. Dan tidak jadikan pihak yang kritis sebagai musuh. ***


Bagikan

KOMENTAR (0)

Alamat Email anda tidak akan ditampilkan. Wajib diisi untuk kolom *

Berita Foto

Berita Terkini

SMAN 1 Nagawutung Tegaskan Komitmen pada Budaya Ilmiah Lewat Ujian KTI

Karya Tulis Ilmiah adalah ajang yang sangat bermartabat dalam posisi kita sebagai orang terpelajar,” tegasnya di hadap

| Senin, 02 Maret 2026
Nasir di Balauring: Dari Mimbar Ramadan, Wabup Lembata Bicara Iman, Algoritma, dan Pancasila

Dalam kultum yang disampaikannya, Wabup Nasir mengajak jamaah menengok kembali cara para pendiri bangsa merumuskan Indon

| Senin, 02 Maret 2026
Bulan Ramadan 1447 H, PLN Hadirkan Promo Tambah Daya Melalui PLN Mobile

layanan digital PLN Mobile untuk memastikan kecukupan daya listrik di rumah, sehingga aktivitas ibadah dan kebersamaan k

| Senin, 02 Maret 2026
Target Belum Terpenuhi, PT Krakatau Steel Percepat Pembangunan SPPG di Lembata

Proyek ini merupakan kolaborasi antara Badan Gizi Nasional dan PT Krakatau Steel, dengan lingkup pengerjaan mencakup pul

| Sabtu, 28 Februari 2026
Ramadan Penuh Berkah: Kapolres Bulukumba Borong Dagangan UMKM, Bagikan Gratis ke Pengendara

Takjil yang diborong tersebut kemudian dibagikan kepada para pengendara dan masyarakat yang melintas sebagai menu berbuk

| Sabtu, 28 Februari 2026
Wujud Kepedulian Sosial, YBM PLN Salurkan 45 Ribu Paket Bingkisan Sepanjang Ramadan 1447 H,

Program ini berasal dari zakat para pegawai muslim PLN yang dikelola secara amanah melalui YBM PLN

| Sabtu, 28 Februari 2026
Dari Knalpot ke Tajwid: Cara Nyeleneh Polisi Bulukumba Tertibkan Pengendara

Para pelanggar lalu lintas, khususnya pengendara yang tidak menggunakan helm, tidak hanya diberikan teguran, tetapi juga

| Sabtu, 28 Februari 2026
Indeks Berita
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2026 Indonesia Surya
Allright Reserved
CONTACT US Lembata
Lembata, Nusa Tenggara Timur
Telp: +6281334640390
INDONESIA SURYA
Viewers Now: 10